• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

MK dan KPK: ‘Anak Kandung’ Jokowi dalam Politik Nepotisme?

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
January 15, 2025
in Feature, Politik
0
Jokowi Jamin Pemerintah Tidak Akan Hapus Daya Listrik 450VA
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Damai Hari Lubis – Mujahid 212.

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara 62/PUU-XXI/2023, yang dibacakan oleh Ketua MK Suhartoyo pada Kamis (2/1/2025), mengabulkan seluruh materi Judicial Review (JR) tersebut. Dalam putusan ini, MK menyatakan bahwa ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden dalam UU RI Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu—yang menetapkan minimal 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional—bertentangan dengan UUD 1945.

Sebagai konsekuensi dari putusan MK yang bersifat final and binding, DPR dan Presiden Prabowo wajib merevisi UU Pemilu berdasarkan keputusan tersebut.

Namun, pandangan publik terhadap MK tidak lepas dari bayang-bayang skeptisisme. Bagi sebagian kalangan, MK dan KPK dianggap identik dengan pengaruh Jokowi. Hal ini didasarkan pada beberapa keputusan kontroversial, seperti putusan yang mengizinkan Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden meskipun usianya kurang dari batas minimum, serta hubungan nepotisme dengan Ketua MK Anwar Usman, yang merupakan paman Gibran.

Sementara itu, ketidakpercayaan terhadap KPK muncul dari dugaan kasus korupsi yang melibatkan Gibran, Kaesang, dan Bobby Nasution, yang hingga kini belum ditindaklanjuti. Laporan tersebut seolah “menghilang di udara.” Publik pun mulai melihat pola politik Jokowi yang diduga menggunakan institusi seperti MK dan KPK untuk mendukung agenda politik keluarganya.

Dengan dinamika ini, wajar jika banyak yang pesimistis terhadap Pilpres 2029. Ada kekhawatiran bahwa Gibran, Kaesang, atau Bobby akan maju sebagai kandidat presiden atau wakil presiden, didukung oleh kekuatan oligarki dan kendaraan politik partai kecil yang disulap menjadi besar—seperti partai yang kini dipimpin Kaesang.

Di sisi lain, partai-partai besar di luar lingkaran kekuasaan “Raja Jawa” berpotensi menjadi target operasi KPK. Fenomena ini mengingatkan pada kasus-kasus sebelumnya, seperti yang menimpa Hasto Kristiyanto dan isu yang menyeret Anies Baswedan jelang Pilpres 2024. Jika pola ini terus berlanjut, demokrasi Indonesia mungkin menghadapi degradasi serius.

Demokrasi liberal yang seolah bebas, namun berujung pada penderitaan kolektif, hanyalah pesta pora semu. Partai-partai baru yang muncul tanpa basis ideologi kuat hanya akan menjadi alat tawar-menawar politik dan uang.

Pada akhirnya, rakyat lagi-lagi menjadi korban. Revolusi mental ala Jokowi, ditambah keputusan MK yang kontroversial, hanya melahirkan politik oportunis yang mengorbankan kepentingan bangsa. Dengan adanya indikasi seperti ini, apakah kita sedang menuju fase “celaka 13” dalam demokrasi Indonesia?

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menko Airlangga: Pagar Laut di Pesisir Tangerang, Banten, Bukan Bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Next Post

BULOG SIAP BELI DENGAN HPP GABAH DAN BERAS BARU

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Indonesia Among the Unhappiest Countries in South-East Asia

BULOG SIAP BELI DENGAN HPP GABAH DAN BERAS BARU

Senator Komeng: Melawak untuk Jawa Barat

Senator Komeng: Melawak untuk Jawa Barat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...