• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Buntut Darurat Militer, Eks Menteri Pertahanan Korsel Ditangkap!

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
December 9, 2024
in Crime, News
0
Buntut Darurat Militer, Eks Menteri Pertahanan Korsel Ditangkap!
Share on FacebookShare on Twitter

Seoul-Fusilatnews– Mantan Menteri Pertahanan Korea Selatan, Lee Jong-sup, resmi ditahan oleh pihak berwenang pada Senin (9/12) terkait keterlibatannya dalam dugaan konspirasi pelanggaran hukum selama penerapan darurat militer beberapa tahun lalu. Penahanan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menindaklanjuti penyelidikan terhadap dugaan penyalahgunaan kekuasaan oleh sejumlah pejabat tinggi negara.

Penahanan dan Tuduhan
Lee Jong-sup ditangkap setelah pengadilan Seoul menyetujui surat perintah penahanan yang diajukan oleh kejaksaan. Ia diduga memiliki peran dalam merancang dan menjalankan rencana penerapan darurat militer untuk menekan protes besar-besaran yang menuntut pengunduran diri presiden saat itu. Langkah ini, menurut jaksa, merupakan pelanggaran konstitusi karena bertujuan membungkam kebebasan sipil dan memperkuat kekuasaan rezim.

Dalam pernyataannya, juru bicara Kejaksaan Agung Korea Selatan menyatakan, “Kami memiliki bukti kuat bahwa Lee Jong-sup terlibat langsung dalam pengambilan keputusan yang melanggar hukum. Tindakan ini mengancam demokrasi dan tatanan konstitusional negara.”

Respons dan Reaksi
Penahanan ini memicu beragam reaksi di masyarakat. Kelompok pro-demokrasi memuji langkah pemerintah sebagai upaya membersihkan politik dari elemen yang dianggap antidemokratis. Namun, para pendukung Lee menilai tuduhan tersebut bermuatan politis, mengingat posisi strategisnya di pemerintahan sebelumnya.

Di sisi lain, Presiden Korea Selatan yang saat ini menjabat, Yoon Suk-yeol, menegaskan komitmennya untuk memastikan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu. “Tidak ada tempat bagi mereka yang mencoba merusak dasar-dasar demokrasi. Kami akan terus mendukung penegakan hukum yang adil,” ujarnya dalam konferensi pers.

Latar Belakang Darurat Militer
Darurat militer yang diterapkan beberapa tahun lalu mencuat setelah gelombang demonstrasi besar-besaran yang melibatkan ratusan ribu warga di berbagai kota. Demonstrasi tersebut dipicu oleh skandal korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan yang melibatkan pejabat tinggi, termasuk presiden kala itu. Militer dilibatkan untuk meredam aksi unjuk rasa, tetapi kebijakan tersebut dikritik tajam karena dianggap berlebihan dan melanggar hak asasi manusia.

Tindak Lanjut Penyelidikan
Selain Lee Jong-sup, beberapa pejabat tinggi lainnya juga sedang dalam penyelidikan terkait peristiwa yang sama. Kejaksaan berencana memanggil sejumlah saksi kunci dan menelusuri lebih jauh dokumen rahasia yang berkaitan dengan kebijakan darurat militer.

Kasus ini menjadi sorotan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di tingkat internasional, karena dianggap sebagai ujian bagi komitmen Korea Selatan terhadap demokrasi dan supremasi hukum.

Akankah Ada Babak Baru?
Penahanan Lee Jong-sup menandai babak baru dalam penanganan kasus-kasus yang berkaitan dengan pelanggaran kekuasaan. Masyarakat kini menanti apakah langkah ini akan menjadi titik balik menuju reformasi politik yang lebih mendalam di Korea Selatan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Korban Meninggal Bencana Sukabumi Bertambah Jadi 10, Dua Orang Masih Hilang

Next Post

Pendukung Pramono-Rano Deklarasikan Kemenangan di Bundaran HI, Anggota Jakmania Bergabung

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

daerah

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN
Crime

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Next Post
Pendukung Pramono-Rano Deklarasikan Kemenangan di Bundaran HI, Anggota Jakmania Bergabung

Pendukung Pramono-Rano Deklarasikan Kemenangan di Bundaran HI, Anggota Jakmania Bergabung

Analisis Pilkada Jakarta 2024: Kekalahan Telak Koalisi Besar, Kemenangan Solid PDIP

Analisis Pilkada Jakarta 2024: Kekalahan Telak Koalisi Besar, Kemenangan Solid PDIP

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist