Sukabumi,Fusilatnews – Korban meninggal dunia akibat bencana yang melanda Kabupaten Sukabumi terus bertambah. Hingga Minggu (9/12/2024), jumlah korban jiwa tercatat sebanyak 10 orang, sementara dua orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
“Jadi korban meninggal itu total 12, di mana 10 sudah ditemukan dan 2 masih dalam proses pencarian,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat konferensi pers di Kantor Pendopo Kabupaten Sukabumi usai rapat koordinasi penanganan bencana Sukabumi-Cianjur, Minggu (8/12/2024).
Pencarian Korban Hilang Tetap Dilanjutkan
Meski keluarga korban telah mengikhlaskan kepergian anggota keluarganya, Kepala BNPB menegaskan bahwa pencarian terhadap dua korban hilang akan terus dilakukan hingga beberapa hari mendatang. “Kami akan terus berupaya mencari korban hilang hingga beberapa hari ke depan,” ujarnya.
Ribuan Warga Mengungsi dan Kerusakan Meluas
Bencana yang terjadi di Kabupaten Sukabumi ini juga memaksa sebanyak 3.156 kepala keluarga (KK) mengungsi ke tempat yang lebih aman. Selain itu, ratusan rumah mengalami kerusakan, mulai dari tingkat berat hingga ringan.
“Di Sukabumi, tercatat rumah rusak berat ada 428 unit, rusak sedang 230, dan rusak ringan 672 rumah,” jelas Suharyanto.
Langkah Pemerintah dan BNPB
Pemerintah dan BNPB telah mengerahkan bantuan logistik dan mendirikan posko pengungsian untuk membantu para korban. Selain itu, pemerintah juga memastikan bahwa tim gabungan dari berbagai instansi akan terus bekerja sama untuk mempercepat proses evakuasi dan pemulihan di wilayah terdampak.
Bencana ini menjadi salah satu tantangan besar menjelang akhir tahun, dan pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan perhatian penuh dalam menangani dampak bencana di Kabupaten Sukabumi.
























