• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Caleg Gagal Jakarta I: Menpora Dito, Faldo Maldini, Yusuf Mansur, hingga Adik Ahok

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
March 14, 2024
in News, Pemilu, Politik
0
Caleg Gagal Jakarta I: Menpora Dito, Faldo Maldini, Yusuf Mansur, hingga Adik Ahok
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta-Fusilatnews.–Sejumlah tokoh terkenal hingga elite partai politik hampir dapat dipastikan gagal meraih kursi DPR di Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta I yang mencakup wilayah Jakarta Timur. Mereka terhenti dalam pertarungan karena kalah dalam perolehan suara atau partainya tidak mendapatkan kursi.

Hal ini terungkap setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hasil perolehan suara Pemilu Legislatif DPR RI 2024 Dapil Jakarta I dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional di Kantor KPU RI, Selasa (12/3/2024).

Di Dapil Jakarta I, terdapat enam kursi anggota DPR yang diperebutkan. Berdasarkan hasil konversi suara menjadi kursi menggunakan metode Sainte Lague, PKS berhasil memenangkan dua kursi, sementara PDIP, Gerindra, PKB, dan PAN masing-masing mendapatkan satu kursi.

Namun, dari 107 calon legislatif (caleg) yang diusung oleh 18 partai politik di dapil tersebut, hanya enam caleg dari lima partai yang berhasil memenangkan kursi DPR.

Berikut adalah daftar tokoh yang hampir pasti gagal melaju ke Senayan dari Dapil Jakarta I:

  1. Harry Basuki Tjahaja Purnama: Adalah adik dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Maju sebagai caleg PDIP, Harry hanya berhasil mengumpulkan 23.559 suara, kalah jauh dibandingkan dengan caleg PDIP lainnya.
  2. Ario Bimo Nandito Ariotedjo (Dito Ariotedjo): Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang juga merupakan caleg Partai Golkar nomor urut 1 di Dapil Jakarta I. Dito berhasil meraih suara terbanyak di antara caleg Golkar lainnya, yakni 55.560 suara, namun, partai tersebut tidak mendapatkan kursi DPR dari dapil tersebut.
  3. Wanda Hamidah: Mantan presenter yang juga merupakan caleg Golkar, kemungkinan gagal lagi masuk parlemen karena partainya tidak mendapatkan satu kursi pun di Dapil Jakarta I.
  4. Ahmad Ali: Wakil Ketua Umum Partai Nasdem dan Pelatih Kepala/Head Coach Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas Amin). Ahmad Ali berhasil mendapatkan 56.364 suara, namun Nasdem juga tidak mendapatkan kursi DPR dari dapil tersebut.
  5. Ayu Azhari: Salah satu artis yang menjadi caleg lewat PAN. Namun, raihan suara Ayu sebanyak 9.911 belum cukup untuk memenangkan satu kursi yang didapatkan PAN di Dapil Jakarta I.
  6. Faldo Maldini: Staf khusus bidang komunikasi dan media Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) yang mengantongi 56.725 suara sebagai caleg PSI. Namun, PSI tidak mendapatkan kursi DPR dari dapil tersebut.
  7. Yusuf Mansur: Ustadz yang baru-baru ini terjun ke dunia politik praktis sebagai caleg Perindo. Namun, raihan suaranya hanya 4.245 pemilih di Dapil Jakarta I, dan Perindo juga tidak mendapatkan kursi DPR dari dapil tersebut.
  8. Aiman Witjaksono: Jurnalis yang mengaku cuti agar bisa nyaleg lewat Perindo, namun juga gagal masuk parlemen karena partainya tidak mendapatkan kursi.
  9. Buni Yani: Sosok yang mendapat banyak sorotan saat Pilkada DKI Jakarta 2017 karena video kontroversialnya. Buni Yani kini menjadi caleg Partai Ummat, namun hanya meraih 3.967 suara dan partai tersebut juga tidak mendapatkan kursi DPR dari dapil tersebut.

Meskipun berbagai tokoh terkenal dan elite partai politik turut meramaikan bursa caleg di Dapil Jakarta I, hanya sedikit yang berhasil melangkah ke Senayan, meninggalkan banyak yang harus kembali memantapkan langkah politik mereka ke depan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sepanjang Tahun 2024 Pemerintah Berencana Impor Beras 3,6 Juta Ton

Next Post

Pengusaha Diminta Bayar THR Lebih Awal

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng
daerah

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya
News

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas
daerah

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Next Post
Pengusaha Diminta Bayar THR Lebih Awal

Pengusaha Diminta Bayar THR Lebih Awal

KASN: Sedikitnya 400 ASN Langgar Netralitas Pemilu

Presiden Terbitkan PP Nomor 14 Tentang THR, Gaji -13 PNS/ASN, Pensiunan dan Penerima Tunjangan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist