• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Charta Politika: Bandingkan Jokowi dan Era SBY, Apa Kata Demokrat?

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
December 25, 2022
in News, Politik
0
Dimana Poin Unggul Jokowi Dan SBY?
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,Fusilatnews.— “Orang lapar itu nyata, orang tidak punya pekerjaan juga nyata. Ini bukan masalah persepsi, tapi fakta yang nyata. Tidak bisa ditanya sekarang lebih baik daripada dulu atau tidak,” kata Renanda dalam pernyataan tertulisnya pada Sabtu, 24 Desember 2022. Demikian bantahan keras dari Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Renanda Bachtar mengungkapkan bahwa perbandingan kinerja Jokowi dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpotensi bias dan menyesatkan. Rilis terbut disampaikan, berkaitan dengan Ssurvei Charta Politika yang membandingkan kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mendapat tanggapan keras dari Partai Demokrat.

Selanjutnya disampaikan bahwa mengukur keberhasilan kinerja pemerintah bukan berdasarkan perkataan seseorang atau via survei, tetapi berdasarkan data. “Pakai fakta, bukan persepsi,” kata Renanda.

Pada uraian lain, dia menilai, bahwa pengukuran kinerja pemerintah harus berbasis kepada indicator-indikator kondisi fundamental ekonomi secara factual; berapa pertumbuhan ekonomi, bagaimana angka dan rasio pengangguran, tingkat inflasi, neraca pembayaran, kekuatan fiskal, makro – mikro ekonomi, kekuatan cadangan devisa, debt to GDP ratio, dan lain-lain.

“Sekali lagi, jangan mendagangkan persepsi untuk memuja-muji pemerintah demi tujuan dan kepentingan politik,” kata Renanda. Kemudian, katanya, jika ingin membandingkan dapat dihitung dengan angka penurunan orang miskin selama 10 tahun era SBY yang tercatat hampir 6 persen poin. Sedangkan era Jokowi, dalam 5 tahun pertama hanya mampu mengurangi 1 persenan poin. Bahkan pada periode ke-2 pemerintahan, penurunan tingkat kemiskinan di era Jokowi makin kedodoran.

“Fakta, bukan persepsi,” katanya.

Tidak hanya itu, terdapat juga indikator ekonomi baik makro maupun mikro, seperti APBN pada era SBY yang dapat ditingkatkan 4 kali lipat, dari 400-an triliun saat hand over dari era Megawati, menjadi 1.800-an di era SBY. Dibandingkan era Jokowi, bahkan sebelum pandemi, selama lima tahun memerintah hanya mampu naik 400-an triliun.

“Ini kita pakai angka sebelum pandemi saja, karena kalau setelah pandemi makin jauh jaraknya,” ujarnya. Oleh karena itu, dia mengutarakan bahwa era Pemerintahan SBY jauh lebih baik dalam mengelola ekonomi negeri ini. Jauh lebih baik dalam memastikan kemiskinan dan pengangguran yang turun drastis.

Menurut Renanda, pencapaian kinerja ekonomi nasional era SBY merupakan hasil dari keseriusan kebijakan atau politik anggaran SBY yang berhasil mengelola dan mengkapitalisasi peluang yang ada. Faktanya lagi, SBY berhasil melewati badai krisis ekonomi yang menerpa Indonesia pada 2008 dan situasi ekonomi yang tidak mudah di 2012.

Pada era Jokowi, pemerintah melarang ekspor dan membuat belasan juta petani sawit nasional menderita saat booming harga kelapa sawit dunia. 

“Jangan salahkan situasi ekonomi dunia, kalau situasi ekonomi dunia lagi bagus dan bisa menguntungkan kita, tapi pemerintah sekarang malah memilih kebijakan yang merugikan rakyat,” tuturnya.

Oleh karena itu, survei yang membandingkan 8 tahun kinerja Jokowi dengan 10 tahun pemerintahan SBY, terlebih dengan basis persepsi, amat sangat berpotensi bias dan menyesatkan.

Hal ini juga harus diukur dengan pencapaian kinerja Jokowi pada 2023 dan 2024 nanti. Dengan kondisi fundamental ekonomi negara yang tidak menggembirakan saat ini, situasi ekonomi bisa semakin memburuk ke depan.

“Walhasil, capaian kinerja Jokowi bisa semakin terpaut jauh dengan pencapaian di era SBY. Proyek penggiringan opini ini juga harus dihentikan. Jangan dijadikan pembenaran dari ketidakbecusan pemerintah mengelola ekonomi,” ujarnya. Sebelumnya, lembaga survei Charta Politika merilis hasil survei terkait pandangan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi dengan era SBY. Hasilnya, 47,5% responden menganggap pemerintahan Jokowi lebih baik ketimbang era SBY.

Survei yang digelar pada 8-16 Desember 2022 itu dilakukan dengan wawancara tatap muka secara langsung menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel sebanyak 1.220 responden yang tersebar di 34 provinsi. Sampel dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± 2,83% pada tingkat kepercayaan 95%.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Medan Tempur Timur-Barat Akan Beralih dari Bahan Bakar Fosil ke Logam

Next Post

Penundaan Pemilu 2024 Kejahatan Elite Politik Antek Oligarki

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar
Feature

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Sahroni Desak Hukuman Berat untuk Syekh Ahmad Al Misry jika Terbukti Lecehkan Santri
Crime

Sahroni Desak Hukuman Berat untuk Syekh Ahmad Al Misry jika Terbukti Lecehkan Santri

April 25, 2026
Next Post
Mayoritas Publik Tak Setuju Capres 2024 Harus Orang Jawa, Nah Kan?

Penundaan Pemilu 2024 Kejahatan Elite Politik Antek Oligarki

Ironis Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Turun di Padalarang

Disrupsi Kereta Cepat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist