FusilatNews- Anies Baswedan sudah tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta sejak 16 Oktober 2022. Sejumlah loyalis atau pendukung Anies Baswedan satu per satu hengkang dari lingkungan Pemprov DKI.
Terbaru, relawan Anies yang mundur dari Pemprov DKI di bawah BUMD DKI adalah Geisz Chalifah. Sebelum Geisz, ada juga pendukung Anies yang lebih dulu hengkang dari lingkungan Pemprov DKI. Berikut Daftarnya :
1. Geisz Chalifah
Salah satu relawan Anies di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017, Geisz Chalifah mengundurkan diri sebagai komisaris Ancol. Geisz Chalifa mengajukan permohonan mengundurkan diri dari jabatannya. Menurut dia, permohonan tersebut diajukan kepada Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono sejak 2 Januari 2023.
Dia mengatakan dengan pengunduran dirinya bisa meringankan Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono.
“Situasi sangat baik komunikasi. Antar-direksi maupun dengan komisaris juga sangat kondusif. Akan lebih ringan bagi Pak Heru sebagai Pj gubernur dengan saya mundur lebih dahulu,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (18/1/2024).
Geisz mengatakan saat ini belum ada pergantian di jajaran direksi maupun komisaris Ancol. Hal itu lantaran Geisz mengajukan surat pengunduran diri lebih dulu.
Dia menuturkan surat pengunduran diri sudah diajukan pada 2 Januari 2023. Geisz mengatakan akan fokus membantu Anies Baswedan.
“Bantu-bantu Anies. Insyaallah (memenangkan Pak Anies),” ucapnya.
2. Sudirman Said
Sudirman Said resmi mundur dari jabatan Komisaris Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) pada Rabu, 11 Januari 2023. Sudirman Said sebenarnya sudah mengajukan pengunduran diri sebagai Komisaris Utama PT Transjakarta sejak November 2022 lalu. Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta baru menyetujui pengunduran diri mantan Menteri ESDM itu hari ini.
Sudirman Said yang ditemui di kantor Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta menyatakan senang dengan keputusan ini. “Alhamdulillah akhirnya saya mendapat surat persetujuan pengunduran diri. Suratnya sudah saya ajukan pada bulan Desember, ya,” kata Sudirman Said.
Sudirman Said juga mengajukan permohonan nonaktif dari jabatan Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI). Permohonan nonaktif ini disampaikan melalui rapat pleno pengurus PMI.
Saat itu, Sudirman Said mengaku pengunduran diri ini dilakukan lantaran akan membantu Anies Baswedan dalam Pemilu 2024. Jadi dia akan lebih fokus dan leluasa dalam menjalankan proses politik.
“Dalam waktu waktu mendatang kemungkinan saya akan lebih banyak membantu Pak Anies Baswedan dalam persiapan Pemilu 2024,” kata Sudirman Said pada Jumat (11/11/2022).
3. Tatak Ujiyati
Tatak Ujiyati tidak lagi menjabat sebagai anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Anies pada 16 Oktober 2022.
Selain itu, Â Tatak Ujiyati tak lagi menjabat sebagai Komisaris PT Light Rail Transit (LRT) Jakarta. Hal tersebut sebelumnya disampaikan Tatak melalui akun Twitternya, @tatakujiyati. Dia mengatakan telah purnatugas.
“Purna tugas. Alhamdulillah telah menyelesaikan tugas sebagai Komisaris di PT LRTJ. Membantu menjalankan perusahaan sesuai tujuan & mematuhi GCG. Terimakasih kepada Gubernur DKI, Pemprov DKI, PT Jakpro & PT LRT J yang telah memberi kesempatan untuk berkontribusi. Insyaallah LRTJ tetap jaya,” tulis Tatak
Lebih lanjut Tatak tak menjelaskan secara rinci alasan pencopotannya dari jabatan Komisaris PT LRT Jakarta. Tatak menyarankan agar alasan pencopotannya ditanyakan ke PT JakPro.
“Alasannya sila ditanyakan lgs kepada PT Jakpro. Saya menerima saja. Terimakasih sudah diberi kepercayaan memegang amanah selama ini dan alhamdulillah berjalan dengan baik,” kata Tatak
Berita Update Lainnya Ikuti Kami Di Google News

























