• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dalam hal Kenaikan Harga BBM, Presiden Jokowi Menjadi Si Raja Tega

fusilat by fusilat
September 8, 2022
in Feature
0
Isu Reshuffle, Elite PDIP: Menteri Kita Aman dan Rabu Pahing Hari Baik

Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan kelima dengan Bupati se-Indonesia di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/2). Pertemuan dengan Bupati Wilayah Jawa dan Maluku serta Gubernur di Pulau Jawa tersebut dilakukan agar rencana pembangunan nasional bisa sejalan dengan kebijakan di seluruh daerah. ANTARA FOTO/Andika Wahyu/Rei/pd/15.

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Tito Roesbandi

KPI menilai Presiden Jokowi sangat “ngotot” untuk menaikkan harga BBM, dengan harga tinggi sekali mencapai lebih 30%. Kenaikan ini akan membuat semua harga akan terkatrol naik secara luar biasa.

Walaupun para analis ekonomi dan pengamat kebijakan publik sudah mewanti-wanti bahwa argumentasi pemerintah tentang angka subsidi Rp 502 triliun tersebut suatu kebohongan. Tidak sesuai dengan apa yang tercantum dan realisasi APBN.

Presiden Jokowi menjadi “si raja tega” dalam situasi ekonomi rakyat sedang dalam krisis karena di hantam pandemi Covid-19 selama dua tahun lebih.

Penambalan APBN yang “katanya bocor” diletakkan kepada pundak rakyat, yang sudah terbebani kemiskinan karena banyaknya terjadi PHK selama pandemi Covid-19. Banyak perusahaan/usaha UMKM tutup, dan gulung tikar. Adalah suatu kekeliruan dari pemerintah Jokowi.

Narasi pemerintah karena APBN “bocor” karena subsidi BBM terus meningkat, padahal data per Juli 2022 menunjukkan APBN masih surplus cukup besar, lebih dari Rp 100 triliun.

Begitu juga tentang argumentasi bahwa pengalihan melalui BLT rakyat miskin akan tertolong juga tidak benar. BLT bersifat sementara dan berjangka waktu (bagaikan memakan gula-gula). Sedangkan harga-harga akan tetap tinggi bisa-bisa akan menjadi permanen.

BLT hanya diperuntukkan bagi keluarga pra sejahtera yang datanya dari tahun-ketahun tidak berubah. BLT hanya berfungsi sebagai “suap” pemerintah kepada rakyat tak berdaya supaya tidak melakukan aksi.

Padahal akibat pandemi status ekonomi rakyat sudah banyak berubah. Karena semua asset sudah mereka jual. Bahkan ada yang sudah bergelimang utang/ pinjol untuk mempertahankan hidup tadinya keluarga ekonomi menengah menjadi miskin.

Tadinya keluarga dengan kategori miskin menjadi pra sejahtera. Dipastikan mereka yang berubah satus tersebut, tidak terdatakan sebagai penerima BLT.

Ketika usaha rakyat masih tertatih berusaha  merangkak untuk kembali normal. Di siang bolong dihantam palu godam “kenekatan” Jokowi dengan menaikan harga BBM, tanpa peduli kondisi rakyat yang sudah menderita.

Termasuk para buruh, pegawai PNS/ASN, TNI/Polri golongan menengah bawah, dengan gaji tidak naik. Semua harga melambung naik tinggi sekali. Juga tidak termasuk mendapat gula-gula, sementara harga BBM sudak naik secara meroket.

Banyak pilihan kebijakan yang bisa diambil oleh rezim Jokowi agar rakyat tidak menderita. Kewajiban pemerintah yang sesuai butir Pancasila dan konstitusi UUD, untuk keadilan sosial dan menyejahterakan rakyat, bukan kebijakan mengorbankan dan memiskinkan rakyat.

Ke satu, melalui audit investigasi efisiensi dan efektivitas Pertamina meningkatkan keuntungan Pertamina, yang juga menjadi janji Jokowi pada masa kampanye. Namun yang terjadi Pertamina in efisiensi kalah jauh dengan Petronas.

Kedua, memilih menyetop proyek infrastuktur yang jor-joran dan banyak yang sudah merugi. Ketiga, menghentikan proyek menara gading seperti kereta cepat dan proyek Ibukota Negara baru yang membebani APBN. Namun ternyata Jokowi lebih suka memilih membuat rakyat Indonesia menderita.

Untuk hal tersebut KPI berpendapat, negara telah salah urus oleh Presiden Jokowi. Perlu dilakukan perubahan cepat melalui revolusi ekonomi dan politik agar Indonesia terhindar menjadi negara gagal (failure state). 

Tito Roesbandi Ketua Umum Komite Peduli Indonesia

Dikutip Rmol.id Senin, 05 September 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Tak Begitu Optimis Tentang Menghidupkan Kembali JCPOA

Next Post

“Tritura” Massa Buruh Demo Kenaikan Harga BBM di DPR, Apa Saja?

fusilat

fusilat

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
“Tritura” Massa Buruh Demo Kenaikan Harga BBM di DPR, Apa Saja?

“Tritura” Massa Buruh Demo Kenaikan Harga BBM di DPR, Apa Saja?

PM Boris Johnson Pamit Kpd Ratu Elizabeth II

PM Boris Johnson Pamit Kpd Ratu Elizabeth II

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist