Jakarta-Fusilatnews,.—Romo Magnies Soeseno, yang beritanya diturunkan Fusilatnews terdahulu, ditanggapi Damai Hari Lubis (DHL), “sebagai pendapat yang keliru”. Guru besar Magnis Soeseno tersebut mengatakan, mengkritik partai politik yang lebih sibuk urus koalisi dan pencalonan presiden tanpa mengemukakan gagasan berarti jelang Pemilu 2024.
“Terus terang saja sampai sekarang yang kita lihat terutama dalam pembicaraan berbagai kombinasi capres dan cawapres, dapat membuat kita ragu-ragu,” kata Romo Magnis dalam papaparannya “Yang terus dibicarakan hanya siapa (capres), dengan (cawapres) siapa, dukungan dari partai mana, dan sebagainya,” lanjut dia.
Padahal, esensi dalam kompetisi seperti pemilu adalah persaingan gagasan. Magnis mengkritik, partai politik sebagai peserta pemilu mestinya peka terhadap berbagai isu yang menjadi masalah kebangsaan.
DHL, kemudian menyangkal pendapat Guru Besar Filsafat tersebut, “Pendapat Pasteur Keliru Ada Gagasan Besar dari Tiga Partai PKS, NASDEM & Demokrat”. “Hemat kami lebih baik Pasteur kritik yang dibutuhkan bangsa ini kepada penguasa pemerintahan yang sedang berjalan saja”, tambahnya.
Dikatakan lebih lanjut, “Apakah anda tidak dapat menemukan bahan kritikan untuk Jokowi, yang amat banyak dirasakan publik dan bangsa ini atas berbagai macam kekeliruannya, selaku pemimpin atau penguasa saat ini!?
Sebaliknya, justru ketiga partai koalisi perubahan tersebut, yang pastinya sedang konsen terhadap berbagai dari gejala-gejala kemunduran mental atau moralitas sosial yang tengah dialami bangsa ini, serta tengah berpikir tentang gagasan besar perihal konseptual solutif, apa yang sebaiknya dilakukan untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa kedepan.
Para tokoh-tokoh dari partai politik tersebut adalah ; PKS. NASDEM, Partai Demokrat termasuk Partai UMMAT, sedang merumuskan apa yang terbaik untuk bangs aini kedepan, pasca regime Jokowi saat ini, yang sedang dilanda berbagai kemelut korupsi dan persoalan intigritas bangsa.
Memang tahapan Pemilu kita, baru pada proses penjaringan Caleg dan September 23 yang akan datang, baru dibuka pendaftaran Para Capres dan Cawapres 24. Dalam system Presidential, gagasan, idea dan program-program yanag akan dilaksanakan oleh pemenang Capres 24, yang akan datang adalah Program yang di gagas oleh masing-masing paket kandidat Capres tersebut.
Jadi pendapat anda sementara ini keliru Pasteur.
Tim Hukum DPP. AREA FOR RI.1.





















