• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Law

Damai Hari Lubis Tegaskan Roy Suryo dan Rismon Sianipar Bukan Ahli TPUA, Melainkan Saksi

fusilat by fusilat
January 3, 2026
in Law, News, Politik
0
Kemendiknas Hanya Untuk Kepentingan Gibran Mendukung Cawapres
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta — Koordinator Advokat Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Damai Hari Lubis (DHL), meluruskan informasi yang beredar di ruang publik terkait keterlibatan Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dr. Tifa dalam polemik dugaan keabsahan ijazah Presiden Joko Widodo. DHL menegaskan bahwa Roy Suryo dan Rismon Sianipar bukan saksi ahli resmi TPUA, melainkan saksi, sebagaimana kerap keliru dinarasikan oleh sejumlah pihak.

Penegasan tersebut disampaikan DHL kepada Agusto Sulistio, aktivis dan penulis independen, melalui komunikasi telepon WhatsApp pada 31 Desember 2025.

Menurut DHL, keterlibatan Roy Suryo dan Rismon Sianipar sejak awal tidak pernah dalam kapasitas saksi ahli yang ditunjuk secara formal oleh TPUA. DHL menjelaskan, dirinya secara pribadi menghubungi Roy Suryo karena latar belakangnya sebagai pakar IT dan telematika, sekaligus karena Roy telah lama melakukan analisis terhadap dokumen ijazah Presiden Jokowi di ruang publik.

“Saya menghubungi Roy secara pribadi. Bukan sebagai saksi ahli TPUA, melainkan karena kapasitas keilmuannya dan karena analisisnya sudah lama beredar di publik,” ujar DHL.

DHL menambahkan, Roy Suryo kemudian diminta mengajak Rismon Sianipar, yang dikenal sebagai pakar digital forensik. Kehadiran Rismon dinilai penting semata-mata untuk membantu menjelaskan aspek teknis digital yang tidak sepenuhnya dikuasai internal TPUA.

“Kami membutuhkan penjelasan teknis. Itu saja. Tidak ada penunjukan ahli secara resmi,” tegasnya.

Lebih lanjut, DHL menekankan bahwa dalam perspektif hukum acara, perbedaan antara saksi dan saksi ahli bersifat prinsipil. Saksi ahli harus independen dan ditunjuk secara resmi, sementara dalam perkara ini, analisis Roy Suryo dan Rismon Sianipar telah lebih dahulu digunakan sebagai bahan kajian TPUA.

“Karena analisis mereka sudah dipakai sebelumnya dan terdapat keberpihakan kepada TPUA—sehingga tidak independen sebagaimana syarat saksi ahli—maka secara hukum posisinya lebih tepat disebut saksi, bukan ahli,” jelas DHL.

Terkait dr. Tifa, DHL menyatakan secara tegas bahwa dirinya tidak mengetahui, tidak pernah mengundang, dan tidak pernah berkoordinasi dengan yang bersangkutan terkait keterlibatan dalam agenda TPUA, termasuk kehadiran dalam kegiatan di Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Saya tidak pernah mengundang, tidak pernah meminta Roy mengajak, dan tidak pernah berkoordinasi soal kehadiran dr. Tifa,” katanya.

DHL mengungkapkan setidaknya dua alasan mengapa dr. Tifa tidak masuk dalam agenda TPUA. Pertama, bidang keilmuannya tidak relevan langsung dengan kebutuhan utama TPUA, yakni digital forensik ijazah. Kedua, DHL mengetahui adanya pernyataan dr. Tifa sebelumnya di media sosial yang dinilai meremehkan atau mencela aktivitas TPUA.

“Dalam perjuangan hukum yang serius dan panjang, tentu kami fokus pada kebutuhan utama,” ujarnya.

DHL mengaku terkejut dengan munculnya narasi di ruang publik yang menyebut Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dr. Tifa sebagai satu paket “ahli TPUA”. Menurutnya, narasi tersebut keliru dan berpotensi menyesatkan publik.

“Tidak ada pemberitahuan, tidak ada koordinasi, tiba-tiba muncul narasi seperti itu. Ini keliru,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa kesalahan penggunaan istilah dalam konteks hukum dapat berdampak serius, baik terhadap persepsi publik maupun implikasi hukum ke depan.

“Ini bukan konflik personal. Ini soal ketertiban hukum dan ketepatan istilah,” imbuh DHL.

DHL juga memastikan bahwa TPUA tidak pernah menerbitkan surat penunjukan, keputusan organisasi, maupun mandat formal yang menetapkan Roy Suryo, Rismon Sianipar, atau dr. Tifa sebagai saksi ahli. Bahkan, dalam sejumlah dokumen yang dikirim ke Mabes Polri, tidak terdapat tanda tangan DHL sebagai konseptor atas tambahan bukti yang menggunakan analisis mereka.

“Itu dilakukan oleh pihak lain tanpa koordinasi dengan saya,” ungkapnya.

Meski demikian, DHL menegaskan tetap menghargai analisis Roy Suryo dan Rismon Sianipar sebagai informasi publik yang dapat diuji secara ilmiah dan hukum, sepanjang tidak diklaim sebagai mandat resmi TPUA.

“Yang saya jaga adalah ketepatan posisi hukum dan kejujuran narasi,” katanya.

Menutup penjelasannya, DHL menegaskan bahwa TPUA tetap berjalan di jalur hukum, berbasis pada fakta persidangan serta putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), yakni vonis terhadap Bambang Tri Mulyono dan Gus Nur, yang dijadikan sebagai alat bukti sah.

“Tidak ada klaim ahli yang direkayasa, tidak ada drama personal. Jika ada yang berbicara di ruang publik, itu tidak otomatis mewakili organisasi. Semua harus diletakkan sesuai fungsi dan kapasitas hukumnya,” pungkas DHL.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prabowo di Persimpangan Sejarah: Membersihkan Warisan Nepotisme atau Tenggelam dalam Dinasti

Next Post

Demokrasi Pasar: Jika Menjadi Presiden Harus Jago Manipulasi Massa yang Bodoh

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi
Kecelakaan

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Next Post
Demokrasi Pasar: Jika Menjadi Presiden Harus Jago Manipulasi Massa yang Bodoh

Demokrasi Pasar: Jika Menjadi Presiden Harus Jago Manipulasi Massa yang Bodoh

Abolisi & Amnesti dari Prabowo: Awal Reformasi Hukum atau Sekadar Simbolik?

TUGAS MULIA PRESIDEN DI TANAH MERDEKA

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist