• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dari Jakarta, Medan, Terus ke Seluruh Indonesia

fusilat by fusilat
November 6, 2022
in Feature
0
Dari Jakarta, Medan, Terus ke Seluruh Indonesia

Anies Baswedan disambut meriah ribuan warga saat tiba di Bandara Kuala Namu Internasional (KNIA) Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat pagi (4/11)/Ist

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : R Kholis Majdi

INI yang sering diperbincangkan banyak orang. Anies Baswedan punya waktu paling luang dan panjang untuk berkampanye. Di saat kandidat lain terikat dengan jabatan, Anies bisa keliling Indonesia. Menyapa seluruh rakyat dengan semua gagasan untuk Indonesia masa depan.

Rekam jejak Anies membuatnya diterima di semua tempat. Bukan saja prestasi, tapi kemampuan Anies menyelesaikan banyak masalah di ibukota dengan cara-cara yang dianggap elegan membuat rakyat mengapresiasinya.

Cara Anies menghadapi serangan dan tekanan dari pihak lawan, dari yang halus sampai yang kasar, menambah empati rakyat semakin besar.

Anies disambut begitu meriah dan gegap gempita di berbagai tempat. Seolah pilpres sudah dekat. Padahal masih lebih dari setahun lagi.

Anies hadir dengan wajah perubahan. Semua orang tahu dan menyadari itu. Itulah yang dibuktikan Anies di Jakarta. Itulah legacy Anies ketika membenahi ibukota. Mereka, rakyat yang menginginkan perubahan punya ekspektasi besar terhadap Anies.

Anies pasti paham, bahwa pemilu masih lama. Dia pasti atur napas agar tenaganya cukup untuk menjangkau rakyat di seluruh Tanah Air. Gagasan-gagasan yang diungkapkan Anies masih terbatas dan diatur ritmenya agar tidak mudah dibaca lebih awal oleh lawan kemudian diplagiasi atau dicari kelemahannya.

Masyarakat Jakarta, sudah pasti dukung Anies. Sebanyak 83 persen masyarakat Jakarta yang dilayani Anies sewaktu gubernur DKI sudah merasa puas. Anies sadar bawa dia bukan hanya milik warga Jakarta. Anies sudah dianggap milik seluruh rakyat Indonesia yang menginginkan adanya perubahan.

Lihat antusiasme masyarakat Medan hari ini. Ini mengingatkan kita pada peristiwa Ramadan di Universitas Gadjah Mada alias UGM. Anies hadir disambut layaknya seorang presiden. Begitu juga di Makassar. Jauh lebih meriah. Hanya karena kalah jumlah kamera dengan di Jogja, tidak terlalu viral.

Hari ini di Medan, Anies disambut sangat meriah. Puluhan ribu masyarakat antusias menyambutnya. Mulai kedatangan di bandara sampai ke tempat acara. Boleh dibilang ini sungguh luar biasa.

Sambutan di Medan hari ini mematahkan asumsi bahwa Anies selesai gubernur sudah tidak punya panggung lagi. Kenyataannya justru sebaliknya. Panggung Anies lebih lebar dan lebih tinggi. Panggung Anies tersedia dimana-mana setelah tidak terikat aturan sebagai gubernur.

Anies punya kelonggaran waktu. Anies juga bisa bicara dalam posisinya sebagai kandidat calon presiden. Anies tidak lagi bicara Jakarta, tapi Anies saat ini bicara tentang Indonesia masa depan.

Hingga 19 Oktober 2023, jadwal dibukanya pendaftaran pilpres, Anies punya waktu setahun untuk kampanye. Ini yang tidak dimiliki oleh kandidat lain. Para kepala daerah atau menteri harus curi-curi waktu jika ingin melakukan kampanye terselubung. Karena mereka terikat dengan sumpah jabatan.

Lahirnya wacana para menteri tidak perlu mengambil cuti ketika musim kampanye pilpres, sepertinya didorong karena fenomena Anies yang waktunya sedemikian bebas untuk berkampanye. Masyarakat memgasumsikan bahwa rencana kebijakan tersebut dalam rangka untuk mengimbangi Anies.

Dilihat polanya, selalu muncul kebijakan dan keputusan, bahkan aturan baru sebagai reaksi terhadap dinamika Anies.

Kali ini, baru Nasdem yang deklarasi Anies. Nasdem mengambil momen untuk branding partai dengan memanfaatkan heroisme Anies. Simbiosis mutualisme. Keduanya, yaitu Anies dan Nasdem, saling mengambil kesempatan dan keuntungan.

Jauh lebih besar massanya yang akan menyambut Anies jika PKS dan Demokrat juga segera mendeklarasikan Anies. Kalau tiga partai ini bergerak bersama para simpul-simpul relawan Anies dan start lebih awal, maka Indonesia akan masuk dalam suasana kampanye walaupun belum ada jadualnya. Kendati kemungkinan akan ada reaksi dari KPU dan pihak kepolisian.

Jika tiga partai, yaitu Nasdem, PKS, dan Demokrat lebih awal memberi panggung buat kampanye Anies, ini akan mempercepat laju elektabilitas. Ini kemungkinan akan sulit dikejar oleh kandidat lain.

Elektabilitas yang semakin tinggi memungkinkan partai-partai lain tidak punya pilihan kecuali ikut segera bergabung dengan koalisi pendukung Anies.

Kalau Anies massif dukungan dan terlalu tinggi elektabilitasnya, jauh jaraknya dengan kandidat lain, maka parpol lain akan segera merapat dan ikut barisan pengusung Anies. Di sini Anies telah memenangkan rute politik. 

R Kholis Majdi pemerhati sosial politik

Dikutip Rmol.id Minggu, 06 November 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Malaysia Mulai Masuk Kampanye Pemilu – Persaingan Makin Ketat

Next Post

Nama Kabareskrim Ada di Diagram Dugaan Perwira Polri Peras Pembeli Jam Mewah, Ini Kata Mahfud Md

fusilat

fusilat

Related Posts

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?
Feature

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik
Feature

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026
Feature

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Next Post
Berkas Perkara Belum Lengkap, Bareskrim Bolak-balik Urus KSP Indosurya, Kok Bisa?

Nama Kabareskrim Ada di Diagram Dugaan Perwira Polri Peras Pembeli Jam Mewah, Ini Kata Mahfud Md

Sikap Biden bersumpah Sangsi Arab Saudi Dilawan Saudi Arabia

Pangeran Arab Saudi Investor Terbesar ke-2 Twitter, AS Kebakaran Jenggot

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist