“Mudah-mudahan nanti kalau sudah waktunya pas (diumumkan cawapresnya),” .
Yogjakarta – Fusilatnews – Saat berada di Yogyakarta, Senin (/24/7) untuk mengunjungi bekas sekolahnya SMP Negeri 5 Kota Yogyakarta yang berulangtahun ke-72. Sambil menkmati sarapan di Legend Cafe awal pekan ini “Ya kalau (soal cawapres) diberitahu dulu nanti tidak jadi kejutan lagi,” kata Anies.
Disamping itu Anies juga menanggapi kunjungannya yang kebetulan bersamaan dengan kunjungan AHY. Saat ditanya apakah kebetulan itu menjadi momen yang tepat mengumumkan cawapres, Anies masih mengelak dengan mengatakan
“Mudah-mudahan nanti kalau sudah waktunya pas (diumumkan cawapresnya),” .
Kedatangan Anies ke Yogyakarta ini hanya berselang empat hari pascalawatan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.
Dalam lawatan AHY ke Yogya pada Kamis 20 Juli lalu juga mengunjungi kafe yang sama dengan Anies.
Soal ciri sosok cawapresnya apakah yang mengantarkan saat Anies menunaikan ibadah haji ke Mekkah, Anies hanya menjawab singkat, “Insya Allah,” kata dia.
Anies meminta masyarakat bersabar soal sosok cawapres yang akan ia pilih. “Kami sekarang fokus kepada tema-tema yang menyangkut kepentingan masyarakat, untuk cawapres nanti ada waktunya sendiri,” kata dia.
Anies mengatakan pihaknya saat ini bekerja menyiapkan agenda-agenda yang terkait dengan perubahan.
“Kami ingin (tawarkan) perubahan, dari biaya hidup yang tinggi menjadi biaya hidup yang terjangkau, lapangan pekerjaan yang sulit menjadi lapangan pekerjaan yang mudah, kesempatan belajar yang terbatas menjadi lebih luas,” kata Anies.
Anies, menegaskan saat ini lagi fokus pada perubahan-perubahan yang ingin dirasakan pada level rumah tangga masyarakat.
“Perubahan itu bukan soal politik di Jakarta tapi perubahan itu adalah perubahan yang terkiat dengan kegiatan di rumah tangga,” ujar dia.
Ia mengatakan, ingin mewujudkan agar yang menjadi aspirasi mayoritas masyarakat di Indonesia seperti penegakan hukum, pemberantasan korupsi dikerjakan secara serius.
“Kami fokus di situ sekarang, karena itulah yang sesungguhnya dirasakan oleh masyarakat,” ujar Anies.
Anies mengatakan ide perubahan itu bukan soal politik nasional. Tapi ingin perubahan kondisi hidup keluarga-keluarga di Indonesia.
























