Jakarta – FusilatNews – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menetapkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Keputusan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, yang mencantumkan IKN sebagai salah satu dari 77 PSN.
Penetapan ini menegaskan komitmen pemerintahan Prabowo untuk melanjutkan dan mempercepat pembangunan IKN sebagai simbol kemajuan serta pemerataan pembangunan di Indonesia. Dengan status PSN, proyek ini akan memperoleh dukungan penuh dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta sektor swasta.
IKN sebagai PSN dan Prioritas Nasional
Dalam Perpres No. 12 Tahun 2025, PSN mencakup proyek-proyek strategis yang memiliki dampak signifikan terhadap pembangunan nasional. Beberapa program utama yang masuk dalam daftar PSN selain IKN antara lain:
✅ Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
✅ Proyek swasembada pangan, energi, dan air
✅ Hilirisasi industri
✅ Pembangunan infrastruktur dan konektivitas nasional
✅ Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)
Dari 77 proyek yang ditetapkan sebagai PSN, 48 di antaranya merupakan proyek lanjutan (carry over) dari periode sebelumnya, termasuk IKN. Hal ini menunjukkan bahwa proyek ibu kota baru tetap menjadi prioritas nasional dan akan terus dilaksanakan dengan dukungan kebijakan serta alokasi anggaran yang memadai.
Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa daftar PSN ini bersifat indikatif, yang berarti masih dapat mengalami perubahan, penyesuaian, atau penambahan berdasarkan evaluasi berkala. Faktor yang menjadi pertimbangan dalam penyesuaian PSN meliputi:
- Kesiapan proyek dalam implementasi teknis
- Ketersediaan pendanaan
- Tingkat urgensi dan dampak ekonomi
- Persetujuan Presiden dan kementerian terkait
Harapan terhadap Pembangunan IKN
Dengan ditetapkannya IKN sebagai PSN, diharapkan pembangunan ibu kota baru ini dapat berjalan lebih terarah, lancar, dan efisien, dengan dukungan penuh dari semua pemangku kepentingan. Pemerintah juga menargetkan agar IKN menjadi kota modern yang berkelanjutan dan layak huni, serta dapat mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju pada tahun 2045.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha, akademisi, dan masyarakat, sangat penting untuk memastikan bahwa proyek ini dapat terealisasi dengan optimal dan memberikan manfaat luas bagi seluruh rakyat Indonesia.


























