• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Diametral Kepentingan 3 Negara di KTT G20 vs Mimpi Indonesia

fusilat by fusilat
November 7, 2022
in Feature
0
Diametral Kepentingan 3 Negara di KTT G20 vs Mimpi Indonesia

KTT G20

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Chris Komari

Vladimir Putin tidak akan berani datang pada G-20 meeting di Bali karena faktor keselamatan, berbahaya bagi dirinya. Ancaman assassination di dalam negeri saja sudah begitu tinggi, apalagi di luar RUSSIA. 143 negara di PBB condemning Russia yang telah annexed 4 daerah milik Ukraina secara illegal, yakni Luhanks, Donetks, Zaporizhzhia dan Kherson.

President Ukraina Zelenskyy akan menghadiri pertemuan G-20 lewat virtual, karena faktor keselamatan diri juga. In time of war, tidak mungkin seorang kepala negara keluar dari negaranya.

Bila Vladimir Putin hadir pada meeting G-20 hanya akan menjadi TARGET criticism bagi mayoritas anggota G-20.

Belum lagi nanti harus mendengar pidato President Ukraina Zelenskyy, yang most likely (kemungkinan besar) akan memutar video clips attrocities, rapes, tortures, destructions dan killings innocent civilians, babies and children untuk menunjukkan kepada dunia akan kejahatan perang Vladimir Putin di Ukraina.

Dengan perhitungan itu, President Russia Vladimir Putin tidak akan hadir pada pertemuan G-20 di Bali….!!! Karena tidak ada untungnya bagi Vladimir Putin dan berbahaya sekali bagi keselamatan dirinya.

Ekonomi RRC CHINA saat mulai nyungsep…!!!Xi Jinping tidak akan pernah berani melakukan military invasion ke TAIWAN karena ada negara USA yg akan melindungi TAIWAN secara militer.

Xi Jinping berkoar-koar akan menyatukan TAIWAN dengan mainland CHINA dengan cara apapun, termasuk kekuataan militer PLA, hanyalah untuk kebutuhan politik dalam negeri.

Xi Jinping harus kelihatan kuat dan berani melawan USA, meski secara ekonomi sudah mulai nyungsep dan secara militer, tentara PLA belum pernah teruji dalam perang besar melawan negara besar, seperti USA.

Apa yg terjadi dengan RUSSIA saat ini yg menghadapi sangsi ekonomi dari BARAT, membuat Xi Jinping mikir 100x untuk berani melakukan invasi militer ke TAIWAN.

Sekali CHINA kena sangsi ekonomi dari BARAT, ekonomi China akan masuk toilet lebih cepat dibanding Russia, karena 85% pembeli dan importers barang-barang dari RRC CHINA adalah THE WEST.

Karena itu, untuk menyelamatkan ekonomi CHINA dari collapsing, maka Xi Jinping akan kompromi dengan tuntutan USA, asal Xi Jinping bisa menyelamatkan perekonomian di CHINA….!!!

Diplomats Indonesia masih 76 ngimpi ingin membuat pertemuan G-20 sukses dan menghasilkan resolution, dengan membuka dialog antara:

1). Presiden Xi Jinping dan Presiden Biden
2). Presiden Vladimir Putin dan Presiden Biden.

The issue is not about having an open dialog one-on-one meeting.

That opportunity for open dialog by phone or one-on-one is wide open that can be arranged by UNITED NATION (UN) or, other nations such as TURKEY.

The underlying issue is not that, Indonesia…!!!

The underlying issue is the “military invasion of Russia” in Ukraine that threaten the national security of all European countries…!!!

Unless Indonesian diplomats understand this, I don’t think they can understand the interest of THE WEST, especially USA, NATO & EUROPEAN UNION in these geopolitical conflicts.

A). GLOBALIZATION SUDAH BERAKHIR.

Diplomats, akademisi dan Presiden Jokowi masih 76 ngimpi bahwasanya geopolitik dunia sekarang ini masih sama seperti sebelum perang di Ukraina terjadi.

Itu kepercayaan, observation wishful thinking dan pikiran 76 ngimpi.

Ketika Vladimir Putin Russia melakukan invasi militer di Ukraina, the rule base of international order sudah hilang, sudah rusak, sudah tidak ada lagi karena PBB tidak mampu menegakkan international laws untuk melawan Russia, sehingga peran PBB sekarang ini menjadi tidak berarti (meaningless)…!!!
….
Invasi militer Vladimir Putin Russia di Ukraina adalah akhir dari globalism, multilateralism dan akhir dari peran PBB sebagai universal multilateralism body.

Akan tertapi karena masih belum ada pengganti PBB, maka peran PBB masih dipertahankan meski hanya ceremonial, hanya symbolic, photo ops dan diplomasi basa basi saja..!!!

Secara prinsip peran PBB sudah hilang. A new world order has emerged…!!!

A new COLD WAR has started…!!!

Itulah mengapa sekarang muncul blok-blok baru sebagai konsekwensi logis dari hilangnya peran PBB. Globalization telah pecah menjadi small multilateralism…???

Kata multilateralism itu memiliki pengertian yg simple dan broad. In contrast, atau berbeda jauh dengan pengertian bilateralism dan unilateralism.

Pengertian sederhananya, multilateralism means coordinated diplomatic interaction of three or more countries, sudah bisa disebut multilateralism.

Jadi NATO itu satu bentuk multilateralism.
ASEAN, OPEC dan BRICS juga bentuk multilateralism.

Tetapi pengertian multilateralism secara broad dan complex adalah PBB itu sendiri.

Konsep dibalik dibentuknya PBB adalah untuk menciptakan “universal multilateralism under one big umbrella”, supaya blok-blok kecil dan medium dari berbagai negara itu, bila terjadi conflicts bisa dijembatani dalam satu umbrella PBB dengan 5 big permanent members sebagai BIG BOSSES di U.N Security Council.

Masalah utama di PBB adalah ketika ada 1 anggota permanent security council yg melakukan VETO.

Atau justru anggota permanent member U.N Security Council yg melakukan pelanggaran terhadap hukum international yg disebut “the rule base of international order”.

Contoh nyata seperti yg kini dilakukan oleh Vladimir Putin Russia dengan melakukan invasi militer di Ukraina, melanggar international law and order…!!!

Inilah yg menjadi tantangan baru PBB.

Bagaimana dengan serangan NATO dan USA di Iraq, Iran, Afghanistan, Bosnia, Kosovo, Kibya, Nicaragua, dll….???

Tidak ada perang (WAR) yg bisa diterima oleh mereka yg mencintai perdamaian, peace and security. Semua negara yg ikut dalam perang memiliki alasan, kepentingan dan justifikasi masing-masing.

Tetapi ada 1 hal yg membedakan antara perang Vladimir Putin di Ukraina dengan perang yg dilakukan oleh NATO dan USA.

NATO dan USA berperang untuk kepentingan geopolitik global, dan tidak untuk “mencaplok” territory negara lain seperti yg dilakukan oleh Russia dan Vladimir Putin di Ukraina.

1). NATO tidak pernah memaksa satu negara untuk join NATO. Mereka joint NATO karena keinginan negara itu sendiri untuk mendapatkan perlindungan militer dari NATO.

2). Selama 74 tahun USA dan NATO melakukan perang di berbagai negara, tidak satupun negara lain yg dicaplok territorial nya Dan dijadikan negara bagian baru (STATE) yg ke #51, #52 atau #53.

Beda dengan kebijakan imperialism dan expansion Russia dan Vladimir Putin.

Russia dan Vladimir Putin sering mencaplok territorial negara tetangga, dan Ukraina bukan yg pertama kali.

Siapa yg berani punishing Russia dan Vladimir Putin for invading Ukraine…???

PBB menjadi powerless untuk berani melawan Russia dan Vladimir Putin.

The rule base of international order has been broken and UNITED NATIONS (UN) can’t do nothing about it to punish Russia and Vladimir Putin…!!!

Dengan kondisi geopolitik baru seperti itu, maka the rule base of international order yg dibuat setelah perang dunia II dan menjadi basis perdamaian dunia selama 74 tahun, sudah pecah, rusak dan broken…!!!

Russia and Vladimir Putin has broken the international law and order dengan melakukan invasi militer ke Ukraina….!!!

The world order has now changed…!!

Bagaimana mengembalikan tata hukum international dan universal multilateralism lagi….???

Kondisi geopolitik sekarang ini, khususnya pelanggaran hukum international oleh Russia di Ukraina yg mengancam national security negara UNI EROPA, harus dipecahkan.

1). Menegakkan kembali the rule base of international order, yg selama 74 tahun terakhir telah dijalankan oleh PBB dengan baik.

Tidak mungkin universal multilateralism bisa dijamin, bila the rule base of international order tidak bisa ditegakkan.

2). Satu-satunya cara untuk menempuh tujuan itu adalah to defeat Vladimir Putin dan Russia di Ukraina.

Karena selama Vladimir Putin dan Russia menang di Ukraina, national security negara EROPA terancam dan the rule base of international order has “BROKEN”, dan peran PBB menjadi meaningless…!!!

3). Tindakan NATO, USA dan UNI EROPA plus Australia dan Canada (54 negara) secara unity melakukan sangsi ekonomi terhadap Russia adalah bentuk dari BLOK BARU yg muncul sebagai akibat dan konsekwensi dari tindakan Russia dan Vladimir Putin “breaking” the rule base of international order.
……
4). Bila Vladimir Putin hilang dari percaturan politik dunia, defeated atau stepping down, atau kejadian lain terhadap diri Vladimir Putin, baru the rule base of international order bisa ditegakkan to guarantee multilateralism bisa berjalan lagi, mungkin dengan berbagai new twists di Security Council di PBB.

Selama Vladimir Putin berkuasa, akan sulit mengembalikan multilateralism, khususnya universal multilateralism.

Tanpa jaminan itu, universal multilateralism yg muncul didunia hanya sementara, seporadic, mudah terjadi conflicts, regional, akan muncul banyak blok-blok baru dan tidak ada “UNIVERSAL MULTILATERALISM” under one big umbrella seperti PBB.
…..
This is the new world order saat ini, entah disukai atau tidak. Tapi itulah faktanya.

Yg berpikir globalization masih ada dan tetap berjalan, itu orangnya lagi 76 ngimpi…!!!

Sekarang ini dengan military invasion Russia di Ukraina, “globalization” sudah berakhir.

Apakah pemimpin Indonesia seperti Presiden Jokowi, Menlu Retno dan Menkeu Sri Mulyani masih tidak bisa melihat that globalization has gone for good….???

Dengan invasi militer Russia di Ukraina itu, the rule base of international order sudah “rusak”, sudah tidak ada, sudah broken dan PBB tidak berdaya untuk menghukum Russia.

Karena itulah, dunia dan geopolitik global saat ini sudah pecah dan muncul blok-blok baru, karena peran PBB menjadi tidak berarti (meaningless).

1). THE WEST (54 negara, NATO, G7, USA, EUROPEAN UNION, AUSTRALIA, CANADA, dll) membentuk blok baru untuk melawan Russia dengan sangsi ekonomi, embargo dan military alliances.

2). RUSSIA dan CHINA ingin membentuk blok baru untuk melawan hegemony THE WEST + BRICS countries.

3). Negara TIMUR TENGAH, OPEC dan ASEAN bingung untuk memilih alliances dan banyak yg terjepit diantara 2 kepentingan, yakni kepentingan ekonomi dan pertahanan.

4). Saat ini SAUDI ARABIA ingin bergabung dengan BRICS, mungkin BRICS menjadi ABRICS atau ASBRICS.

5). Begitu juga Swedia dan Finlandia kini bergabung dengan NATO dan EUROPEAN UNION secara militer dan dalam koordinasi pertahanan militer di EROPA.

The world has changed and globalization has gone for good…!!!

Bila pemimpin, akademisi dan diplomat Indonesia seperti Presiden Jokowi, Menlu Retno atau Menkeu Sri Mulyani berharap membuat perubahan geopolitik atau menghasilkan resolution dari pertemuan G-20 yg significant, maka the underlying issue yg mengancam “national security” negara EROPA (EUROPEAN UNION) harus dipecahkan dulu.

Tanpa memecahkan the threats and the underlying issue yg mengancam national security negara EROPA sehingga THE WEST mengeluarkan sangsi ekonomi terhadap Russia, maka nggak usah 76 ngimpi akan menghasilkan significant resolution dari pertemuan G-20 di Bali.

At best hanya akan menjadi pertemuan RONDO-20..!!!

Ingat:

1). Dialog itu selalu terbuka lewat back channels, lewat pihak ketiga dan indirect diplomacy, tetapi selalu gagal untuk menemukan compromised solution.

Pintu dialog itu tetap ada dan terbuka.

MENHAN USA Austin, sering menelphone Menhan Russia, ketika muncul potensi yg membahayakan akan terjadi perang nuclear.

Jokowi berpikir dengan dibukanya dialog antara Presiden Zelenskyy dan Presiden Vladimir Putin, perubahan geopolitik akan mudah terjadi….!!!

If that easy, Turkey sudah melakukannya berkali-kali…!!!

Yg menjadi masalah utama bukan tidak adanya keterbukaan atau pintu dialog, tetapi the Russia’s invasion di Ukraina yg mengancam nasional security negara EROPA dan tuntutan Presiden Vladimir Putin yg tidak mungkin bisa diterima oleh rakyat Ukraina dan Presiden Zelenskyy.

The underlying issues itulah yg harus dipecahkan oleh Presiden Jokowi, Menlu Retno atau Menkeu Sri Mulyani, bila ingin membuat perubahan geopolitik di dunia dan menghasilkan significant resolution dari pertemuan G-20 di Bali.

Kepercayaan THE WEST terhadap Russia saat ini sudah berubah dan ancaman kekuataan militer Russia terhadap nasional security negara UNI EROPA kini menjadi prioritas utama, bagi NATO, USA dan EUROPEAN UNION.

Selama kondisi geopolitik dunia itu tidak berubah, the new COLD-WAR antara THE WEST Vs. RUSSIA dan CHINA, antara G7 Vs. BRICS akan terus berlangsung.

As of right now, globalization has gone….!!!

Chris Komari | Activist Democracy | Activist Forum Tanah Air (FTA) USA & Global

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PDIP Unggul-Nasdem Anjlok: Hasil Survey Politik Tidak Mentukan “Taqdir”

Next Post

Napak Tilas Perjuangan Helen Keller

fusilat

fusilat

Related Posts

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain
Feature

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026
Next Post
Napak Tilas Perjuangan Helen Keller

Napak Tilas Perjuangan Helen Keller

Setelah Beberapa Bulan Mereda, Kini Pasien Covid – 19 Meningkat Kembali

Setelah Beberapa Bulan Mereda, Kini Pasien Covid - 19 Meningkat Kembali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Tak pernah kita menyaksikan Jusuf Kalla seemosional...

Read more
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

April 19, 2026
JK dan Keris Mpu Gandring

JK dan Keris Mpu Gandring

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist