• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dibalik Pengangkatan Wiranto, Natalius Pigai, dan Raja Julian oleh Prabowo: Ketulusan atau Agenda Lain?

Ali Syarief by Ali Syarief
October 24, 2024
in Feature, Tokoh/Figur
0
Share on FacebookShare on Twitter

Pengangkatan figur-figur kontroversial oleh Prabowo Subianto ke dalam koalisi dan jajarannya menimbulkan banyak tanda tanya. Di antaranya adalah Wiranto, mantan Panglima ABRI yang memecat Prabowo dari militer; Natalius Pigai, seorang aktivis HAM yang secara tegas menentang pelanggaran HAM 1998; dan Raja Julian dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang dalam pandangan publik sering melontarkan kritik keras yang terkadang terkesan melecehkan Prabowo. Terlepas dari masa lalu yang penuh ketegangan antara mereka, Prabowo tetap mengangkat mereka dalam koalisinya. Hal ini mengundang spekulasi: apakah ini langkah ketulusan atau ada agenda tersembunyi yang lebih besar?

Wiranto dan Prabowo: Dari Lawan Menjadi Kawan

Wiranto, yang pernah menjadi figur kunci di balik pemecatan Prabowo dari TNI setelah peristiwa kerusuhan 1998, tiba-tiba muncul sebagai bagian dari koalisi yang mendukung Prabowo. Dalam berbagai wawancara, Prabowo mengakui bahwa dialah yang dipecat oleh Wiranto, sebuah fakta yang tidak bisa dipungkiri. Namun, apa yang terlihat ganjil adalah bagaimana dua tokoh dengan latar belakang konflik yang begitu tajam bisa bersatu kembali dalam arena politik.

Pertanyaannya, apakah ini murni karena semangat rekonsiliasi atau ada strategi politik yang lebih dalam? Mengingat pengaruh dan jaringan yang dimiliki Wiranto, terutama di kalangan militer dan elit politik lama, bisa jadi Prabowo melihat aliansi ini sebagai cara untuk memperluas basis dukungannya di berbagai lapisan kekuasaan. Dari perspektif seorang jenderal, kemampuan untuk mengelola konflik masa lalu dan mengubahnya menjadi kekuatan politik adalah salah satu aspek penting dari kepemimpinan strategis. Namun, pertanyaan apakah ini adalah rekonsiliasi yang tulus atau bagian dari strategi untuk memperkuat pijakan kekuasaan masih tetap menjadi teka-teki.

Natalius Pigai dan Pelanggaran HAM 1998

Natalius Pigai, yang dikenal sebagai aktivis HAM vokal, secara terang-terangan menuduh keterlibatan Prabowo dalam pelanggaran HAM saat kerusuhan 1998. Dalam berbagai kesempatan, Pigai menegaskan bahwa ia mengetahui siapa saja yang terlibat dalam tragedi tersebut, dan Prabowo selalu menjadi salah satu nama yang disorot.

Namun, dengan masuknya Pigai ke dalam lingkaran koalisi Prabowo, situasi menjadi semakin rumit. Apakah Pigai kini melihat Prabowo sebagai sosok yang telah berubah ataukah ada kesepakatan politik yang mengorbankan prinsip-prinsip yang sebelumnya ia pegang? Ini memunculkan dilema etis bagi Pigai, dan bagi Prabowo, ini mungkin menunjukkan kemampuannya untuk mengatasi kritik paling tajam dan merangkul musuh lama demi kepentingan politik yang lebih besar.

Dari perspektif seorang jenderal, ini mencerminkan sikap taktis yang memungkinkan fleksibilitas dalam menghadapi kritik, tetapi juga memunculkan pertanyaan apakah Prabowo benar-benar peduli pada isu pelanggaran HAM atau hanya ingin menenangkan kelompok-kelompok kritis. Jika ini adalah soal taktik, maka perilaku ini menegaskan pentingnya kemampuan diplomasi seorang jenderal untuk menyeimbangkan kepentingan yang saling bertentangan, baik di medan perang maupun di medan politik.

Raja Julian: Satir dan Kritik Terhadap Prabowo

Raja Julian, figur yang diasosiasikan dengan kritik tajam dan satir melalui media sosial, sering melecehkan Prabowo di masa lalu. Kritik yang ia sampaikan kerap kali tidak hanya soal politik, tetapi juga melebar ke aspek-aspek pribadi, memperolok kepribadian sang jenderal. Namun, Julian kini berada di bawah payung koalisi Prabowo.

Pengangkatan Julian tampaknya lebih bersifat simbolis, menunjukkan bahwa Prabowo mampu merangkul semua kritik, bahkan yang paling sarkastis sekalipun. Dalam konteks kepemimpinan seorang jenderal di masa damai, hal ini menunjukkan keterbukaan dalam menerima perbedaan pendapat dan mampu menyatukan berbagai suara, baik yang mendukung maupun yang menghujatnya.

Namun, apakah ini tanda ketulusan atau hanya langkah pragmatis untuk merangkul suara-suara kritis agar tidak menjadi ancaman di masa depan? Dalam dunia politik, sering kali langkah-langkah seperti ini lebih strategis daripada emosional. Prabowo mungkin ingin menunjukkan bahwa ia di atas segala kritik dan mampu menjadikan lawan sebagai kawan. Namun, di balik itu semua, kemungkinan ada perhitungan politik yang lebih mendalam, terutama dalam menghadapi pemilu dan memperluas jangkauan dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Ketulusan atau Agenda Lain?

Langkah Prabowo dalam mengangkat tokoh-tokoh yang secara historis berada di pihak berlawanan menimbulkan tanda tanya: apakah ini langkah ketulusan seorang jenderal yang telah matang, ataukah ini bagian dari agenda politik yang lebih besar? Prabowo mungkin ingin menampilkan dirinya sebagai sosok yang telah mampu mengatasi masa lalunya, yang kini lebih fokus pada masa depan bangsa. Namun, di sisi lain, kita tidak bisa menutup mata terhadap kemungkinan bahwa ini adalah strategi untuk merangkul berbagai elemen, baik lawan maupun kawan, demi kepentingan politik pribadi.

Seperti halnya seorang jenderal di masa damai yang harus memelihara stabilitas, mengelola konflik, dan merencanakan masa depan pasukannya, Prabowo menunjukkan kemampuan serupa dalam politik. Ia mampu menyusun strategi yang kompleks, memanfaatkan masa lalu untuk meraih dukungan di masa kini. Pertanyaan apakah ini didasari ketulusan atau agenda tersembunyi hanya akan terjawab seiring waktu, terutama jika kita melihat bagaimana Prabowo dan tokoh-tokoh ini berinteraksi dalam dinamika politik ke depan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tinggal Tunggu Arahan Pusat, Pj Gubernur Jakarta Pastikan Anggaran Makan Bergizi Gratis Siap

Next Post

Tim Merah Putih di Akmil Magelang: “Membentuk Kerja Sama dan Yes Sir” di Bawah Asuhan Militer

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Tim Merah Putih di Akmil Magelang: “Membentuk Kerja Sama dan Yes Sir” di Bawah Asuhan Militer

Tim Merah Putih di Akmil Magelang: "Membentuk Kerja Sama dan Yes Sir" di Bawah Asuhan Militer

Tim Siber Polda Kepri Berhasil Ungkap Kasus Promosi Judi Online di Batam

Tim Siber Polda Kepri Berhasil Ungkap Kasus Promosi Judi Online di Batam

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...