Diduga ada indikasi korupsi dalam pengadaan kapal pesiar Gubernur Sultra senilai Rp 9,9 M. Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) bergerak mengusut dugaan korupsi pengadaan kapal pesiar Azimut 43 Atlantis yang digunakan Gubernur Sultra Ali Mazi.
Kendari – Fusilatnews _ Diduga ada indikasi korupsi dalam pengadaan kapal pesiar untuk Gubernur Sultra senilai Rp 9,9 M.
Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) bergerak mengusut dugaan korupsi pengadaan kapal pesiar Azimut 43 Atlantis yang digunakan Gubernur Sultra Ali Mazi.
Kapal pesiar ini dibeli senilai Rp 9,9 miliar tahun anggaran 2020 saat pandemi Covid-19, oleh Biro Umum Sekretariat Provinsi Sultra melalui proses tender di Biro Lelang.
Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, kasus ini dilaporkan karena diduga kemahalan
“Dilaporkan karena diduga terjadi kemahalan harga pembelian (mark up). Sudah 8 orang saksi yang diperiksa,” kata Kombes Pol Ferry Walintukan, pada Senin (26/6/).
Menurut Ferry kapal pesiar itu digunakan dari 2020 hingga sekarang. Meski begitu, kasus ini masih dalam tahap proses penyelidikan.
Kapal pesiar pribadi ini harganya berkisar Rp 4,2 hingga Rp 5,3 miliar. Pengadaan kapal buatan Italia ini sudah dihapus dari laman resmi lelang online LPSE Pemprov Sultra.
Kadis Kominfo Sultra, Ridwan Badallah saat dikonfirmasi mengatakan, belum mendapat informasi terkait hal ini. Dirinya akan mengklarifikasi masalah ini setelah mendapatkan informasi.
“Saya belum dapat informasi. Insyaallah (diklarifikasi setelah dapat informasi),” kata Ridwan Badallah.
Rencananya Polda Sulawesi Tenggara akan mengumumkan jumlah kerugian negara dari kasus dugaan korupsi pengadaan kapal mewah untuk Gubernur Ali Mazi
Kepala Sub Direktorat III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Plda Sultra AKBP Honesto R Desinglolo sudah meminta inspektorat untuk melakukan audit investigasi untuk mengetahui kerugian negarta dalam lelang pengadaan kapal tersebut























