Jakarta-Fusilatnews.--Acara Tahlilan 40 hari Dr Taufik Hidayat suami dari dr Ulla Nuchrawati ( Calon DPD DKI) dengan menghadirkan Prof Dien Syamsudin – Pimpinan pusat Muhamadiyah – dirumah duka jalan Buluh Perindu Durian Sawit, Pondok Bambu, Jakarta timur, 23 Desember 2023 malam yang lalu.
Dalam uraiannya, Din Syamdusin menyampaikan “Ulla sedang diuji oleh Allah Swt, ketika kini sedang berjuang untuk menjadi anggota DPD dari DKI. Ini sama dengan perisitiwa seperti ketika Nabi Muammad Saw sedang melakukan jihad ditinggal wafat oleh istri tercinta Siti Chadijah.
Saya kenal dan bertemu terakhir dengan almarhum Taufik Hidayat, suami Ulla, ketika saya menyampaikan sambutan di pernikahan putra-putrinya, tambahnya
Taziah tu, tidak terikat dengan waktu. Boleh kapan saja. Saya teringat dirumah saya yang sering dijadikan tempat Pengajian Orbit Icmi, mengingatkan bila berdoa itu hendaknya dengan khusyu. Upayakan selalu hadirkan kebaikan wajah mendiang ke syurga, sehingga ada yang turut berdoa duka cita mungkin dirinya tersadarkan dengan dosa-dosa. Ruh itu tidak wafat. Ia hanya terpisah dengan jasmani, karena usai wafat ada kehidupan baru lagi.
Karena itu bila yang masih hidup mendoakan bahagia kepada yang wafat, apalagi banyak yang medoakannya panjang akan menunda siksanya.
Dien yang juga kordinator Gerakan kembali ke UUD 45 Asli, mengatakan, Ula senior saya di Golkar. Sejak di Pergerakan Indonesia maju yang saya Pimpin dan Ulla adalah Bendaharanya. Ia sering kerumah saya di pondok labu dan kenal dengan Prof Marwah Daud Ibrahim di markaz Golkar Slipi.
Siang tadi saya lepas santri Pesantren modern internasional Dea Malela, nama gelar kakek kami (Ismail Dea Malela) yang berasal dari Gowa, Makassar, berhijrah ke Sumbawa pada 1746, 6 tahun kemudian (1752) Dea ditangkap dan dibuang oleh Belanda ke Afrika Selatan dan beliau menjadi imam pertama di Simons town, makamnya diantara kramat Afrika Selatan.
Pesantren Dea warisan Kakek saya didirikan tujuh tahun lalu di dusun tempat Ismail Dea Malela pernah tinggal. Dinisbatkan kepada beliau karena kefigurannya sebagai ulama/ dai dari Gowa,.
Akhiri ceramahnya, Din Syamsudin mengingatkan kita berada ditahun politik 2023 ini menghadapi Pilpres 2024 wajib meneruskan risalah Nabi Muhammad Saw.
Sambitan dari shohibul bait, Ulla Nuchrowati, teramat bersyukur, kehadiran Prof Dien Syamsudin yang amat sibuk road show, terutama bisa memberikan tausiah pencerahan warga KKSS (Kerukunan Keluarga Sulsel Pimpinan Notaris Mukhlis Patahna SH. * Mahdi





















