Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat yang “mengendalikan dan memiliki” Gaza yang terkepung akan menjadi hal yang baik, sekali lagi melontarkan usulan yang telah diajukannya beberapa kali selama minggu-minggu awal pemerintahannya.
“Memiliki kekuatan seperti Amerika Serikat di sana, yang mengendalikan dan memiliki Jalur Gaza, akan menjadi hal yang baik,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih setelah bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Trump mengatakan bahwa upaya untuk membebaskan sandera yang ditahan oleh Hamas sedang berlangsung, tetapi mengatakan bahwa mengamankan pembebasan semua sandera adalah “proses yang panjang.”
Ketika ditanya apakah ia akan menepati janjinya selama kampanye presiden untuk mengakhiri perang di Gaza, Trump berkata: “Saya ingin melihat perang berhenti, dan saya pikir perang akan berhenti pada suatu titik, itu tidak akan terjadi dalam waktu yang terlalu lama.”
Ratusan demonstran pro-Palestina berkumpul di New York untuk menyerukan diakhirinya genosida Gaza
Ratusan demonstran pro-Palestina berkumpul di Kota New York untuk menyerukan diakhirinya genosida Israel di Gaza yang terkepung.
Para demonstran menutup Grand Central Terminal di Manhattan.
Sambil mengibarkan bendera Palestina, mereka juga menyerukan diakhirinya dukungan Amerika terhadap Israel.
Netanyahu mengatakan Israel tengah menggodok kesepakatan baru pembebasan sandera Gaza
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam pertemuan di Gedung Putih dengan Presiden Donald Trump bahwa negosiasi baru tengah dilakukan dengan tujuan membebaskan lebih banyak sandera dari Gaza yang terkepung.
“Kami tengah menggodok kesepakatan lain yang kami harap akan berhasil, dan kami berkomitmen untuk membebaskan semua sandera,” kata Netanyahu kepada wartawan di Ruang Oval.
Houthi Yaman targetkan lokasi militer Israel, kapal perang AS di Laut Merah
Houthi Yaman mengatakan mereka menargetkan lokasi militer di Israel dan menyerang dua kapal perusak AS di Laut Merah, tak lama setelah tentara Israel mengatakan telah mencegat pesawat nirawak yang diluncurkan dari timur.
Kelompok itu “melaksanakan operasi militer yang menargetkan target militer Israel di wilayah pendudukan Yaffa (Tel Aviv) menggunakan pesawat nirawak ‘Yaffa’,” kata juru bicara militer Houthi Yahya Saree dalam sebuah pernyataan video.
Houthi juga menargetkan “dua kapal perusak AS dengan beberapa rudal jelajah dan pesawat nirawak” di Laut Merah, tambahnya.
Pemukim Israel menyerang dan melukai empat warga Palestina di al Khalil
Pemukim ilegal Israel menyerang dan melukai empat warga Palestina di sebuah desa di kota al Khalil di Tepi Barat yang diduduki.
Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa timnya memindahkan empat warga Palestina yang terluka ke sebuah rumah sakit setelah pemukim Israel menyerang mereka di desa Umm al-Khair, Masafer Yatta, selatan al Khalil.
Para saksi mengatakan bahwa para pemukim menggunakan tongkat dan pentungan untuk menyerang warga Palestina.
AS mencabut visa 5 mahasiswa Harvard dan lulusan baru
Universitas Harvard melaporkan bahwa dalam tiga hari terakhir, pemerintah AS mencabut visa pelajar tiga mahasiswa saat ini dan dua lulusan baru.
Kantor Internasional Harvard menemukan pencabutan tersebut selama peninjauan catatan rutin dan sejak itu merujuk individu yang terdampak ke bantuan hukum. Baru-baru ini terungkap bahwa pemerintahan Trump memiliki kebijakan mencabut visa pelajar tetapi tidak memberi tahu para mahasiswa, yang kemudian dapat menentang keputusan tersebut.
Duta Besar Israel untuk Ethiopia diusir dari konferensi genosida Rwanda
Duta Besar Israel untuk Ethiopia Avraham Neguise diusir dari konferensi tentang genosida Rwanda yang diselenggarakan oleh Uni Afrika di ibu kota Ethiopia, Addis Ababa.
Sebuah pernyataan Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa Neguise diusir setelah negara-negara anggota menolak untuk berpartisipasi bersamanya dalam konferensi tersebut.






















