• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dolar Hampir Menyentuh Rp17.000, Akankah Melahirkan Negara dalam Keadaan Darurat?

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
June 18, 2024
in Feature, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat Hukum & Politik Mujahid 212

Pendahuluan

Topik mengenai nilai tukar dolar terhadap rupiah ini tentu menjadi ranah para pakar ekonomi. Efek dari kenaikan dolar terhadap rupiah memiliki dampak signifikan di berbagai sektor, terutama dunia usaha di Indonesia. Hal ini juga bisa berimplikasi pada situasi politik yang bisa memicu kekhawatiran akan terjadi peristiwa seperti tahun 1998, di mana krisis ekonomi menyebabkan likuidasi perbankan dan akhirnya melahirkan era reformasi dengan berbagai perubahan hukum yang signifikan.

Namun, bagi orang awam atau yang tidak memiliki disiplin ilmu ekonomi, kondisi ini dapat menimbulkan kekhawatiran. Pasca tumbangnya Orde Baru, mentalitas bangsa ternyata tidak membaik, bahkan semakin buruk, terutama di era pemerintahan Jokowi. Pembangunan ekonomi tampak semakin terpuruk dan tidak memiliki arah yang jelas karena ketiadaan pedoman kerja (pemerintah tanpa GBHN). Ditambah lagi, korupsi semakin merajalela dibandingkan dengan era Orde Baru. Pembangunan pun semakin ruwet dan kusut.

Apa yang bisa terjadi dengan gejala menurunnya rupiah terhadap dolar? Apakah ini akan melahirkan pemerintahan yang lemah, dan apakah akan ada inisiatif dari petinggi eksekutif untuk menyatakan negara dalam keadaan darurat? Jika dianalisis dari aspek ekonomi, politik, dan hukum berdasarkan beberapa referensi berita minggu ini:

  • DetikFinance: Dolar AS Bisa Tembus Rp17.000
  • Kompas: Jokowi – Dunia Menuju Neraka Iklim

Pembahasan Negara Darurat dari Berbagai Aspek

Ada beberapa kondisi dan metode untuk memberlakukan negara dalam keadaan darurat:

  1. Darurat sipil
  2. Darurat militer
  3. Triumvirat (kategori darurat)

Penyebab Status Darurat Sipil

Darurat sipil dapat diberlakukan jika terjadi peristiwa seperti:

  • Bencana Alam: Situasi ini terjadi karena keadaan alam yang buruk, seperti banjir atau kekeringan.
  • Kegagalan Teknis: Misalnya, pemadaman listrik yang disebabkan oleh kebakaran atau ledakan pada instalasi penting negara.
  • Huru Hara: Situasi dan kondisi negara yang mengalami kekacauan besar.

Penyebab Status Darurat Militer

Darurat militer atau martial law diberlakukan selain karena peristiwa yang menyebabkan darurat sipil, juga ketika otoritas sipil dianggap tidak mampu mengatasi situasi. Contoh darurat militer di Indonesia adalah penerapan darurat militer di Aceh pada tahun 2003-2004 untuk memberantas separatis GAM, dan pada tahun 1948 dengan dibentuknya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) oleh Sjafruddin Prawiranegara.

Dasar Hukum

Landasan konstitusional untuk menetapkan negara atau wilayah dalam keadaan bahaya terdapat dalam Pasal 12 UUD 1945, yang menyebutkan bahwa presiden dapat menyatakan keadaan bahaya dan akibatnya ditetapkan dengan undang-undang.

Triumvirat

Triumvirat adalah keadaan di mana negara dipimpin sementara oleh tiga orang pemangku jabatan, yaitu Menhan, Mendagri, dan Menlu, jika presiden dan wakil presiden berhalangan tetap.

Kesimpulan

Melihat dari berbagai kemungkinan, kekhawatiran akan suasana darurat di negeri ini bisa saja tidak terjadi, terutama karena hubungan harmonis antara presiden Jokowi dengan unsur-unsur legislatif. Meski begitu, dengan ancaman kekeringan global yang telah diingatkan oleh Presiden Jokowi, masyarakat harus tetap waspada dan siap menghadapi segala kemungkinan, termasuk potensi negara dalam keadaan darurat. Masyarakat dan TNI harus bersatu menjaga stabilitas dan keamanan negara.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jemaah Haji Gembira Sambut Hujan di Mekkah di Tengah Peringatan Cuaca Panas

Next Post

Operasi Pengejaran OPM Berlanjut, Prajurit TNI Tembak Seorang Desertir

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Operasi Pengejaran OPM Berlanjut, Prajurit TNI Tembak Seorang Desertir

Operasi Pengejaran OPM Berlanjut, Prajurit TNI Tembak Seorang Desertir

Diduga Membuat Laporan Palsu, Iptu Rudiana Dilaporkan Kuasa Hukum Saka Tatal Ke Polres Cirebon

Diduga Membuat Laporan Palsu, Iptu Rudiana Dilaporkan Kuasa Hukum Saka Tatal Ke Polres Cirebon

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...