Jakarta – FusilatNews Mantan Duta Besar RI untuk Ukraina, Prof. Yudi Chrisnandi, menyatakan bahwa Raden Mas Margono Djojohadikusumo pantas dianugerahi gelar Pahlawan Nasional atas jasa dan perannya dalam membangun Indonesia. Hal itu disampaikan dalam seminar bertajuk “Pengusulan Pahlawan Nasional Margono Djojohadikusumo dan Perannya Membangun Indonesia”, yang diselenggarakan oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) pimpinan Firdaus, di Media Center, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, menjelang peringatan Supersemar 2025.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah profesor dan tokoh dari Forum Insan Cita/Alumni HMI yang dikoordinir oleh Sudjana Sulaiman. Dalam sambutannya, Yudi Chrisnandi, yang juga merupakan anggota KAHMI, menegaskan bahwa pengusulan gelar Pahlawan Nasional berasal dari masyarakat, sementara keputusan akhir berada di tangan Presiden.
“Gelar Pahlawan Nasional tidak hanya diberikan kepada tokoh militer, tapi juga kepada mereka yang memiliki prestasi dan inovasi besar di bidangnya masing-masing, seperti keilmuan yang membawa manfaat besar bagi kemanusiaan,” ujar Yudi.
Ia menambahkan bahwa rekam jejak Margono sebagai pendiri Bank Indonesia dan anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) merupakan bukti kuat atas kontribusinya terhadap bangsa.
Yudi datang menyusul setelah panel diskusi dimulai, mendampingi para panelis seperti Prof. Alamsyah, Prof. Agus Mulyana, Prof. Albertus Wahyu, Romo Chrisanctus, dan moderator Devi Taurisa.
Seminar ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Sosial serta mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, di antaranya Bank Mandiri, BNI, BTI, dan BTN. Hadir pula panitia pelaksana Johanes Handoyo dari Komunitas Katolik dan Jamal dari organisasi Forkabi.
Dengan semakin kuatnya dorongan dari masyarakat dan akademisi, pengusulan Margono Djojohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional diharapkan dapat segera diwujudkan.






















