FusilatNews- Kamaruddin Simajuntak, pengacara keluarga Brigadir J, mengungkap adanya dugaan Brigadir J tidak disiksa di rumah Ferdy Sambo. Hal itu adalah karena dia mendapat informasi bahwa Brigadir J sempat dibawa ke tempat lain sebelum dibawa ke Duren Tiga.
“Ada informasi masuk ke saya, sebelum masuk ke Duren Tiga ini dibawa dulu ke Paminal Mabes Polri. [Siapa?] Almarhum ini (Brigadir J),” ujar Kamaruddin dikutip dari tayangan Hotroom MetroTV, dikutip CNNIndonesia.com Jumat (12/8).
Kamaruddin meminta kamera pengawas (CCTV) di Mabes Polri untuk segera diperiksa. Pasalnya, di sanalah lokasi yang diduga sebagai tempat penyiksaan.
Selain itu, Kamaruddin juga mengaku mendapat informasi Brigadir J sempat dibawa ke Paminal Mabes Polri sebelum ke Duren Tiga.
“Makanya saya minta periksa CCTV Mabes Polri itu, periksa segera, jangan dicopot dulu. Karena dugaan penyiksaan-penyiksaan itu dilakukan di sana,” imbuh dia.
Adapun penyiksaan diduga dilakukan agar Brigadir J mau mengaku soal aduannya kepada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
“Jadi dia disiksa untuk mendapatkan pengakuan. Sampai semua membuka handphone-nya. Itu makanya handphone-nya itu sejak 16.25 itu masih read, sejak itu sudah dimatikan semua,” jelasnya.
Dia mengaku telah mendapat banyak pengaduan terkait kegiatan minum minuman keras setiap sore serta tembak menembak di kantor Paminal Polri tersebut.
amaruddin juga mengungkap pengaduan soal adanya alat-alat yang diduga untuk penyiksaan-penyiksaan, seperti mematahkan jari-jari di sana. Hal itu, klaim dia, juga dialami oleh polisi-polisi lain yang mengadu kepadanya.
Sebelumnya, kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak ungkap dugaan motif Irjen Ferdy Sambo tega bunuh Brigadir J.
Dugaan motif itu ia sampaikan saat menjadi bintang tamu acara yang dipandu oleh Hotman paris.
Dalam acara talkshow itu, Kamaruddin mengungkap beberapa dugaan motif Irjen Sambo tega menghabisi Brigadir J.
Kamaruddin menduga, jika perkara ini ada kaitannya dengan wanita, tata kelola sabu-sabu dan tata kelola judi.
“Kalau ibu Putri itu tidak selingkuh. Tetapi perkara ini memang ada kaitannya dengan perempuan, ada kaitannya dengan tata kelola sabu-sabu, miras dan judi,” ungkap Kamaruddin.
“Maksudnya apa miras dan judi?,” tanya Hotman kaget.
“Ada yang memberi informasi ke saya, bahwa semua ini ada kaitannya sama judi, ada dengan tata kelola sabu-sabu, bisnis,”
“Apa ada dugaan keterlibatan Pak Irjen Pol Sambo?,” tanya Hotman.
“Jadi kesimpulan saudara motivasinya pertama ada dugaan terkait konten sensitif,” timpal Hotman Paris.
“Ada konten wanita, ada konten tata kelola sabu-sabu, ada konten tata kelola judi, dan bisnis lainnya,” papar Kamaruddin.





















