• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dukungan Demo “Indonesia Gelap” Kini Datang dari Australia

Ali Syarief by Ali Syarief
February 28, 2025
in Feature, Politik
0
Dukungan Demo “Indonesia Gelap” Kini Datang dari Australia
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Gelombang kritik terhadap kebijakan pemerintah Indonesia terus bergema, kali ini merambah hingga ke negeri seberang. Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Australia menyampaikan keprihatinan mereka atas kondisi krisis yang terjadi di Tanah Air, yang oleh para mahasiswa Indonesia disebut sebagai “Indonesia Gelap.” Mereka menilai bahwa sejumlah kebijakan terbaru pemerintah berpotensi merugikan rakyat, khususnya dalam sektor pendidikan.

Ketua Umum PPI Australia, Wildan Ali, menegaskan bahwa organisasi tersebut mendukung penuh peran aktif mahasiswa Indonesia dalam mengkritisi, mengawasi, dan mengawal kebijakan pemerintah. “Kami mendukung penuh peran aktif para pelajar Indonesia dalam mengkritisi, mengawasi, dan mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujarnya dalam pernyataan tertulis pada Jumat (21/2/2025).

Tuntutan PPI Australia kepada Pemerintah Indonesia

Sebagai bentuk komitmen mereka terhadap kualitas pendidikan dan kesejahteraan akademik di Indonesia, PPI Australia mengajukan beberapa tuntutan mendesak kepada pemerintah, di antaranya:

1. Pencairan Tunjangan Kinerja bagi Dosen dan Tenaga Pendidik

PPI Australia mendesak pemerintah agar segera mencairkan tunjangan kinerja bagi dosen dan tenaga pendidik yang telah tertunda selama bertahun-tahun. Menurut Wildan, hak-hak tersebut harus diberikan sebagaimana mestinya tanpa adanya keterlambatan atau pemotongan yang tidak adil. “Meskipun pemerintah telah mengalokasikan Rp 2,5 triliun untuk 33.957 dosen atau sepertiga dari total dosen ASN di Indonesia pada tahun 2025, kebijakan ini belum mencakup seluruh hak dosen yang tertunda pada tahun 2020-2024,” ungkapnya.

2. Keberlanjutan Pendanaan Bantuan Pendidikan dan Beasiswa

Pasal 31 Ayat (1) UUD 1945 menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. PPI Australia mengapresiasi langkah pemerintah dalam mempertahankan program bantuan pendidikan dan beasiswa, tetapi tetap menegaskan bahwa mereka akan menolak setiap kebijakan yang berpotensi menghapus atau mengurangi alokasi pendanaannya. “Kami akan dengan tegas menolak setiap kebijakan yang berpotensi menghapus atau mengurangi pendanaan bantuan pendidikan dan beasiswa bagi pelajar Indonesia, khususnya bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu,” tegas Wildan.

3. Pembatalan UU Minerba untuk Menjaga Independensi Akademik

PPI Australia juga menuntut pembatalan Undang-Undang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) yang baru disahkan pada 18 Februari 2025. Mereka menilai UU ini dapat mengancam independensi akademik dan prinsip Tridharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. “Kami mendukung bahwa Perguruan Tinggi harus tetap menjadi ruang kebebasan berpikir dan berinovasi tanpa adanya intervensi politik, kepentingan ekonomi, dan keuntungan pribadi,” ujar Wildan.

4. Evaluasi Komprehensif Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Meski mengapresiasi inisiatif pemerintah dalam menyediakan makanan bergizi bagi pelajar, PPI Australia menilai bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih jauh dari kata sempurna. Berbagai masalah telah terjadi, termasuk insiden keracunan di Sukoharjo dan Nunukan, serta kekhawatiran akan keamanan, kualitas, dan distribusi makanan. Oleh karena itu, PPI Australia mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi komprehensif guna memastikan transparansi dalam penggunaan anggaran serta pengawasan terhadap kualitas makanan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Harapan PPI Australia untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia

Dengan berbagai tuntutan yang diajukan, PPI Australia berharap pemerintah Indonesia tetap berkomitmen dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan akademik. Mereka menuntut agar kebijakan yang diambil lebih inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada masa depan generasi muda Indonesia.

“Kami berharap pemerintah akan terus berkomitmen dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan akademik, serta berharap kebijakan yang diambil semakin inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada masa depan generasi muda Indonesia,” pungkas Wildan.

Dukungan dari PPI Australia terhadap gerakan “Indonesia Gelap” menunjukkan bahwa keresahan terhadap kebijakan pemerintah tidak hanya dirasakan di dalam negeri, tetapi juga di kalangan mahasiswa Indonesia di luar negeri. Suara mereka menjadi bukti bahwa demokrasi dan kepedulian terhadap masa depan bangsa tidak mengenal batas geografis.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dewan Guru Besar UI: “Desertasi Bahlil Harus DiBatalkan”

Next Post

Penetapan Awal Ramadhan di Berbagai Negara dan Otoritas yang Berwenang

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
45 Negara Mulai Puasa Ramadhan pada Sabtu 2 April, Ini Daftarnya

Penetapan Awal Ramadhan di Berbagai Negara dan Otoritas yang Berwenang

Sidang Isbat Awal Ramadan 1446 H Diprediksi Alot, Pengumuman Berpotensi Delay

Sidang Isbat Awal Ramadan 1446 H Diprediksi Alot, Pengumuman Berpotensi Delay

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist