• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Epilog – KOMUNIKASI Pejabat Urakan Pasca Ndasmu

Ali Syarief by Ali Syarief
March 9, 2025
in Feature, Layanan Publik, Politik
0
Epilog – KOMUNIKASI Pejabat Urakan Pasca Ndasmu
Share on FacebookShare on Twitter

Penyelenggara negara, apalagi yg dipilih rakyat, wajib mendengar krn untuk itulah mereka dipilih, tapi reaksi yg dipilih ini, justru memperlihatkan aroganasi, krn kekuasaan sdh di tangan, ya reaksi nya ndas atawa kau yg gelap lap lap, Moslim Basya..

FusilatNews – Komunikasi bukan sekadar berkata-kata, tetapi tentang bagaimana kita memberi ruang untuk mendengar. Bukan mendengar sekadar menangkap suara, melainkan memahami maksud di baliknya. Ada kebahagiaan dalam mendengar—seperti saat seorang anak pertama kali menyebut kata “ibu” atau “ayah.” Namun, mendengar tanpa memahami hanya menjadikan komunikasi sebagai ajang adu suara, bukan pertukaran makna.

Sering kali, reaksi lebih cepat dari pemahaman. Lihat saja bagaimana tagar #kaburajadulu ditanggapi. Bukannya direnungkan, justru langsung dibalas dengan amarah: “Kalau mau pergi, jangan kembali!” atau “Ini soal nasionalisme!” Padahal, di balik kata-kata itu, ada kecemasan, ada harapan yang mulai pudar. Begitu pula dengan ungkapan tentang kegelapan di negeri ini—alih-alih bertanya mengapa seseorang merasa demikian, justru yang muncul adalah pembelaan defensif: “Bukan Indonesia yang gelap, tapi kamu!” Seolah-olah kritik adalah ancaman, bukan ajakan untuk berpikir.

Empati adalah jantung dari komunikasi yang sehat. Jika kita terus-menerus menutup telinga dan hanya sibuk menyusun jawaban, maka yang terjadi bukan percakapan, melainkan pertarungan. Kita kehilangan kesempatan untuk memahami, untuk melihat dari sudut pandang yang berbeda.

Anak muda hari ini berbicara dengan cara mereka sendiri. Tidak frontal, tetapi tetap tajam. Tidak kasar, tetapi tetap menggugah. Nasionalisme bukanlah perkara siapa yang paling keras berteriak di depan panggung, tetapi siapa yang benar-benar berbuat untuk negeri ini, meski tanpa sorotan.

Kita hidup di era di mana suara semakin banyak, tetapi makna semakin langka. Seperti kata Stephen R. Covey, “Most people do not listen with the intent to understand; they listen with the intent to reply.” Jika kita terus mendengar hanya untuk membalas, bukan untuk memahami, maka bukan komunikasi yang kita bangun, melainkan dinding pemisah. Pertanyaannya, apakah kita masih punya keberanian untuk mendengar yang tak ingin kita dengar?

 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Agenda Reformasi Kedua: Menuntaskan Perjuangan yang Tertunda – Apa Itu?

Next Post

Dorong RPJMD Inklusif, Setara Institute Rilis Alat Kebijakan Adopsi Inklusi Sosial

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026
Feature

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah
Feature

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026
Next Post
Dorong RPJMD Inklusif, Setara Institute Rilis Alat Kebijakan Adopsi Inklusi Sosial

Dorong RPJMD Inklusif, Setara Institute Rilis Alat Kebijakan Adopsi Inklusi Sosial

Menkeu Singgung Nama Gayus Tambunan dan Angin Pratikno Dalam Penjelasan Terkait Pergerakan Uang Rp300 Triliun

Laporan APBN Periode Januari 2025 Belum Dirilis, Timbukan Banyak Tandatanya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tangkap Tiyo Ardianto!
Feature

Tangkap Tiyo Ardianto!

by Karyudi Sutajah Putra
June 16, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta -  Dalam hati mungkin Tiyo Ardianto memang ingin...

Read more
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

June 16, 2026

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist