• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Japanese Supesharu

Fenomena Hikikomori: Kehidupan Anti Sosial yang Diderita Millennial Jepang

fusilat by fusilat
April 2, 2022
in Japanese Supesharu
0
Fenomena Hikikomori: Kehidupan Anti Sosial yang Diderita Millennial Jepang

Hikikomori biasanya memutus hubungan dengan teman-temannya. (Foto Science Focus)

Share on FacebookShare on Twitter

Manusia merupakan makhluk sosial, sehingga sangat wajar jika mereka hidup berkelompok dan menjalani aktivitas secara bersama-sama dengan yang lain.

Namun, apa jadinya jika mereka memilih untuk menarik diri dari kehidupan sosial dan tidak ingin lagi bertemu dengan banyak orang. Hal inilah yang menjadi fenomena yang banyak terjadi di negara Jepang.

Mereka menyebut beberapa orang yang menarik diri dari kehidupan sosial dan memilih untuk mengurung diri di kamar dengan sebutan hikikomori. Bahkan yang lebih parahnya, ada contoh kasus di mana beberapa penderitanya telah menarik diri selama berpuluh-puluh tahun.

Aktivitas yang sering mereka lakukan seorang diri adalah dengan menjelajah internet, membaca manga/komik jepang, dan tidur.

1. Siapa yang menderita penyakit ini?

Hikikomori: Kehidupan Anti Sosial yang Diderita Millennial Jepangobsessivecollectors.com

Kebanyakan orang yang menderita penyakit ini adalah para remaja yang berada pada kisaran usia 20-29 tahun. Bahkan ada beberapa kasus hikikomori di derita oleh orang yang telah berusia lebih dari 50 tahun, di mana ia telah puluhan tahun menarik diri dari lingkungan sosialnya.

Fakta selanjutnya menyebutkan bahwa penderita hikikomori ini lebih banyak di derita oleh laki-laki dibandingkan dengan perempuan. Mereka juga kebanyakan berasa dari keluarga yang berpendidikan tinggi.

2. Berapa persen penduduk Jepang yang menderita?

Hikikomori: Kehidupan Anti Sosial yang Diderita Millennial Jepangobsessivecollectors.com

Pihak NHK telah melakukan sebuah penelitian berkenaan dengan penderita Hikikomori ini. Dimana pada tahun 2005 saja, penduduk Jepang yang menderita Hikikomori mencapai angka diatas 1,6 juta orang. Perhitungan yang dilakukan NHK hampir sama dengan perhitungan Zenkoku Hikikomori KHJ Oya no Kai yang memperkirakan ada sekitar 1.636.000 penderita hikikomori di Jepang.

Bukan Cuma itu saja, Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang turut melakukan survei dan mengatakan bahwa sebanyak 1,2 persen warga Jepang pernah mengidap penyakit hikikomori ini.LANJUTKAN MEMBACA ARTIKEL DI BAWAH

3. Orang cerdas banyak yang memilih jadi Hikikomori

Hikikomori: Kehidupan Anti Sosial yang Diderita Millennial Jepangwww.japantimes.co.jp

Hal yang lebih memprihatinkannya lagi, banyak dari penderita hikikomori merupakan orang yang cerdas dan memiliki kompetensi yang sangat baik.

Kebanyakan yang menderita gangguan ini adalah para lulusan universitas. Jika banyak orang cerdas tapi enggan berpartisipasi dengan masyarakat tertentu hal ini sangat berpengaruh bagi perekonomian masa depan Jepang sendiri.

4. Penyabab hikikomori apa sih?

Hikikomori: Kehidupan Anti Sosial yang Diderita Millennial Jepangjapantoday.com

Salah satu penyebab terjadinya Hikikomori di Jepang adalah tekanan sosial yang menimpa para penderitanya. Sebagai contohnya karena kegagalan mereka untuk menjadi juara kelas, tidak lolos universitas favorit, dan jenis kegagalan yang lain.

Tekanan hidup inilah yang membuat para penderita Hikikomori lebih memilih untuk mengurung diri di kamar dan jauh dari keramaian masyarakat.

Hikikomori sebenarnya bukanlah sebuah penyakit yang dapat menular melainkan gejala gangguan sosial yang menimpa penderitanya. Dukungan moral dari orang terdekat dan keluarga sebenarnya sangat penting untuk mengurangi gejala Hikikomori.

Bersikap lapang dada dan menerima kenyataan dengan ikhlas diiringi dengan terus berjuang mendapatkan yang terbaik adalah cara yang lebih baik. Dibandingkan harus mengurung diri di kamar dan menjauhi kehidupan sosial.

Sumber

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KEBIJAKAN JOKOWI MEMBEBANI RAKYAT KECIL

Next Post

7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup

fusilat

fusilat

Related Posts

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar
Feature

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Cross Cultural

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup
Economy

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Next Post
7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup

7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup

Investor IKN Kabur, Kepala Bappenas Ungkap Sumber Dalam Negeri Memadai

Investor IKN Kabur, Kepala Bappenas Ungkap Sumber Dalam Negeri Memadai

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Teddy, Gay, dan Luth

by Karyudi Sutajah Putra
May 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta — Hubungan politik antara Amien Rais dan Prabowo...

Read more
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Qiamat Terjadi Ketika Tugas Dikerjakan Oleh Yang Bukan Akhlinya

May 3, 2026
Perang Iran Membakar Inflasi AS: Angka 3,6% Jadi Alarm Bahaya Ekonomi

Perang Iran Membakar Inflasi AS: Angka 3,6% Jadi Alarm Bahaya Ekonomi

May 3, 2026
Bobby Kertanegara: Simbol Transformasi Prabowo dari Kerasnya Medan Perang ke Kasih Sayang

Prabowo: Kritik Tak Digubris – Penderitaan Bangsa Lain Direduksi

May 3, 2026
Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

May 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist