• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Fitnah Persekusi dan Upaya Membungkam Kebenaran

Antara Silaturahmi dan Fitnah: Klarifikasi Moral atas Kunjungan ke Solo

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
April 16, 2025
in Crime, Feature
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis

Di tengah riuhnya perdebatan publik mengenai keabsahan dokumen kenegaraan seorang Presiden, muncul pula isu yang cukup menyudutkan dan—bisa dikatakan—tidak jentel: tudingan bahwa akan terjadi persekusi terhadap tamu-tamu TPUA (Tim Pembela Ulama dan Aktivis) oleh sosok Hercules di Solo. Tuduhan ini bukan hanya absurd, tetapi juga sarat nuansa penggiringan opini yang tidak sehat.

Sebagai salah satu penggerak dan bagian dari inisiatif kedatangan TPUA ke Solo, saya meyakini bahwa narasi persekusi tersebut adalah propaganda yang sulit dipercaya. Mengapa? Karena Ketua TPUA, Eggi Sudjana, sendiri adalah salah satu penasihat dari GRIB, kelompok yang dikaitkan dengan Hercules. Logika sederhana pun bisa memahami: mana mungkin seseorang yang berada dalam lingkaran nasihat akan menjadi target ancaman dari orang yang masih berada dalam orbit yang sama?

Kedatangan kami ke Solo bukanlah untuk membuat gaduh, apalagi menciptakan kekacauan sebagaimana telah digambarkan oleh pihak-pihak yang terlalu mudah memprovokasi publik melalui asumsi. Kami sudah mengirimkan surat resmi—sebagai bentuk niat baik dan penghormatan administratif—untuk melakukan silaturahmi, bukan mencari musuh. Kami datang dengan satu niat: mencari kebenaran, agar fitnah yang selama ini beredar tidak terus hidup tanpa klarifikasi. Pertanyaannya sederhana: apakah ijazah Presiden Joko Widodo asli atau tidak? Itu saja. Tidak lebih, tidak kurang.

Kami percaya bahwa Polri, sebagai aparatur negara yang menjaga konstitusi dan melindungi hak warga negara, akan memberikan pengamanan yang wajar bagi tamu-tamu TPUA, termasuk dua tokoh yang turut hadir: Dr. Roy Suryo dan Dr. Rismon H. Sianipar. Apalagi, mayoritas peserta kami kali ini hanyalah kaum ibu-ibu. Mereka yang sama kemarin hadir di UGM, Yogyakarta, dalam kegiatan yang walaupun tidak memuaskan dari segi tanggapan institusi, tetap memperlihatkan bahwa pintu dialog belum sepenuhnya tertutup.

Lebih jauh, kami meyakini bahwa Presiden Republik Indonesia saat ini, Prabowo Subianto, tidak akan membiarkan tindakan persekusi dalam bentuk apapun terhadap rakyatnya—termasuk terhadap kelompok emak-emak, serta saya pribadi dan rekan-rekan yang datang dalam kapasitas moral, bukan politis. Saya sampaikan ini bukan tanpa landasan emosional, melainkan dari latar hubungan panjang kami sebagai loyalis beliau. Saya dan kawan-kawan pernah berdiri di barisan pendukung berat Prabowo, bahkan sejak Pilpres 2014 dan 2019. Meskipun sempat berseteru akibat rasa kecewa terhadap langkah politik beliau yang bergabung dengan sosok Jokowi, namun kini kami kembali menaruh harapan dan dukungan kepada Kabinet Merah Putih.

Dukungan kami tidak datang karena ambisi politik. Melainkan karena semangat menjaga marwah bangsa, menegakkan kebenaran, dan menghapuskan fitnah. Maka sungguh ironi jika niat suci ini dibalas dengan intimidasi atau bahkan penggiringan opini sesat.

Mencari kebenaran tidak boleh dianggap ancaman. Justru ketakutan akan kebenaran, itulah ancaman sejati bagi demokrasi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Liga Champion: Meski Keduanya Kalah,Barcelona dan  PSG Melaju Ke Semifinal 

Next Post

Surplus atau Silap? Menguak Misteri 5 Juta Ton Beras yang Menumpuk

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN
Crime

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?
Feature

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik
Feature

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026
Next Post
Bapanas Klaim Dua Pekan ke Depan Harga Beras Bisa Turun. Kelamaan

Surplus atau Silap? Menguak Misteri 5 Juta Ton Beras yang Menumpuk

Jejak Marcella Santoso: Di Balik Layar Skandal Suap Ketua PN Jaksel

Jejak Marcella Santoso: Di Balik Layar Skandal Suap Ketua PN Jaksel

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...