• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Surplus atau Silap? Menguak Misteri 5 Juta Ton Beras yang Menumpuk

fusilat by fusilat
April 16, 2025
in Economy, Feature
0
Bapanas Klaim Dua Pekan ke Depan Harga Beras Bisa Turun. Kelamaan
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastaatmadja-Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat

Dalam jagat perberasan nasional, kata “surplus” kerap menjadi jargon manis yang menyejukkan telinga. Surplus beras berarti produksi lebih besar daripada konsumsi. Dalam konteks ideal, ini menunjukkan keberhasilan swasembada, peningkatan kesejahteraan petani, hingga potensi ekspor. Tetapi benarkah surplus selalu membawa kabar baik?

Pernyataan Kepala Badan Pangan Nasional yang menyebut Indonesia akan mengalami surplus beras hingga 5 juta ton—berkat penyerapan gabah petani sebanyak 3 juta ton ditambah cadangan pemerintah sebesar 2,25 juta ton—tentu patut diapresiasi. Namun di balik angka yang impresif itu, tersimpan tanya besar: siapkah kita mengelolanya dengan baik?

Surplus: Anugerah yang Berpotensi Menjadi Petaka

Di atas kertas, surplus beras memiliki sederet manfaat:

  1. Menjamin ketersediaan pangan nasional.
  2. Membuka peluang ekspor dan menambah devisa.
  3. Mengurangi ketergantungan impor.
  4. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.
  5. Menjaga stabilitas harga beras di pasar.
  6. Meningkatkan ketahanan dan kedaulatan pangan.

Namun, surplus tanpa manajemen penyimpanan yang mumpuni justru dapat berbalik arah menjadi krisis terselubung. Beras bukan barang tahan lama. Ia rentan rusak bila disimpan dalam kondisi yang tidak sesuai standar.

Kasus ditemukannya beras berkutu di gudang Bulog Yogyakarta beberapa bulan lalu menjadi alarm serius. SOP boleh ada, tetapi keteledoran dan keterbatasan fasilitas penyimpanan bisa merusak hasil jerih payah petani yang sudah susah payah memproduksi gabah.

Tantangan di Balik Euforia

Pertanyaannya sekarang, apakah pemerintah benar-benar telah menyiapkan infrastruktur penyimpanan yang memadai? Apakah Bulog memiliki gudang yang cukup dan sesuai standar untuk menyimpan beras sebanyak itu?

Jangan sampai kita menyambut surplus dengan gegap gempita, tetapi lupa menyiapkan skenario penyimpanan jangka panjang. Dalam praktiknya, bisa jadi Bulog harus menyewa gudang-gudang non-standar yang rawan kelembapan, kutu, dan kerusakan.

Enam Langkah Strategis Pelestarian Surplus

Agar surplus ini berkelanjutan dan bukan hanya tren musiman, ada enam hal krusial yang harus segera dilakukan:

  1. Modernisasi gudang penyimpanan, termasuk pengendalian suhu dan kelembapan.
  2. Manajemen stok yang cermat, berdasarkan data konsumsi dan distribusi real-time.
  3. Teknologi monitoring dan pelabelan batch, untuk mencegah expired massal.
  4. Pengawasan ketat terhadap petugas gudang, untuk menghindari kelalaian.
  5. Penguatan infrastruktur distribusi, termasuk jalan dan transportasi.
  6. Kebijakan harga dan insentif, yang mendukung keseimbangan pasar dan petani.

Tanpa itu semua, surplus 5 juta ton hanya akan menjadi angka kosmetik yang menutupi potensi tragedi: pembusukan massal, kerugian negara, dan terpuruknya kepercayaan publik.

Akhir Kata

Surplus beras memang prestasi, tapi jangan sampai menjadi jebakan manajemen. Pemerintah harus berpikir dua langkah ke depan: bukan hanya bagaimana memproduksi dan menyerap, tetapi juga bagaimana merawat dan menyelamatkan hasil panen itu hingga benar-benar memberi manfaat nyata bagi rakyat.

Semoga surplus ini benar-benar menjadi berkah yang menghidupi, bukan kutukan yang menenggelamkan.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Fitnah Persekusi dan Upaya Membungkam Kebenaran

Next Post

Jejak Marcella Santoso: Di Balik Layar Skandal Suap Ketua PN Jaksel

fusilat

fusilat

Related Posts

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?
Feature

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik
Feature

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026
Feature

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Next Post
Jejak Marcella Santoso: Di Balik Layar Skandal Suap Ketua PN Jaksel

Jejak Marcella Santoso: Di Balik Layar Skandal Suap Ketua PN Jaksel

Melalui Korupsi Lahan,Taipan Duta Palma Grup, Surya Darmadi, Diduga Rugikan Negara Rp 2,2 Triliun

Melalui Korupsi Lahan,Taipan Duta Palma Grup, Surya Darmadi, Diduga Rugikan Negara Rp 2,2 Triliun

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...