Jakarta, 27/05/22. Sebagai event international yang paling bergensi saat ini, maka setiap penyelenggaraan Formula E, bukan saja hanya sebagai prestasi khusus Balapan, tetapi menjadi banyak melahirkan manfaat, terutama berkaitan dengan business dan promosi Produk dan Jasa, juga sebagai pendapatan devisa negara.
Ketua Komite Penyelenggara Formula E Jakarta Ahmad Sahroni mengatakan pihaknya mendapatkan sponsor senilai Rp 100 miliar dari salah satu grup perusahaan hiburan dalam negeri. “Ada satu grup entertainment memberikan Rp100 miliar. Nanti saya beri tahu namanya, itu dari dalam negeri,” kata Sahroni di Jakarta International Velodrome (JIV), dikutip dari Antara, Kamis (26/5/2022). Kendati demikian, politisi Partai Nasdem itu belum membeberkan nama perusahaan hiburan yang menyuntikkan dana untuk perhelatan ajang balap mobil listrik itu pada 4 Juni 2022.
Sebelumnya Managing Director Formula E Jakarta Gunung Kartiko menjelaskan, saat ini penyelenggaraan Formula E 2022 di Ancol memiliki beragam sponsor yang belum bisa dipublikasikan secara detail. Gunung hanya menyebutkan bahwa sponsor pergelaran balap mobil listrik itu berasal dari industri yang beragam.
“Alhamdulillah sponsorship sudah ada beberapa, cukup banyak. Dari sisi industri, saya bisa sampaikan bahwa cukup beragam yang menjadi sponsor kami,” kata Gunung saat ditemui di lokasi sirkuit Formula E Jakarta, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (19/5/2022). Gunung menyebutkan, sponsor tersebut di antaranya datang dari bank lokal, bank swasta, dan perusahaan digital. “Kemudian electricity company, perusahaan listrik ya, FnB (food and beverage) ada juga beberapa, kami juga ada hospitality perhotelan, kemudian dari sisi kesehatan ada, telco company, dan otomotif,” papar Gunung.
Sejak memulai debutnya di lapangan Olympic Park di Beijing pada tahun 2014, Formula E telah berkembang menjadi merek hiburan global dengan motorsport sebagai jantungnya. Sekarang, dengan 12 tim dan 24 pembalap di grid, kejuaraan tersebut telah menjadi tujuan bagi tim motorsport dan bakat balap terbaik dunia.
“Bagi Indonesia, E-Prix 2022 lebih dari sekadar ajang balap, tetapi juga pesan kepada seluruh dunia bahwa Indonesia sedang memulihkan diri pascapandemi COVID-19,” kata Soesatyo. “Kami siap menyambut wisatawan dan investor kembali ke tanah air, dan ini akan mendukung rencana pemulihan ekonomi pemerintah pascapandemi.”
Sekjen IMI Ahmad Sahroni juga mengungkapkan optimismenya terhadap ajang Formula E di ibu kota. “Di Formula E, teknologi kendaraan listrik ditempatkan di depan dan tengah, yang merupakan tujuan utama pemerintah. Acara ini akan memberikan momentum kepada masyarakat dengan jumlah konsumen yang beralih ke EV di Indonesia masih agak rendah. Pemerintah terus mengintensifkan insentif EV, dan E-Prix akan menjadi bagian dari normalisasi mobil listrik skala besar di masyarakat,” kata Sahroni.
Namun, anggota DPR itu menambahkan bahwa salah satu sponsor itu adalah perusahaan hiburan yang dibentuk konsorsium. “Kami dengan para sponsor yang tadi salah satunya adalah konsorsium entertainment company,” katanya. Tak hanya dari perusahaan hiburan, Sahroni menyebutkan, Formula E Jakarta juga mendapat dukungan sponsor dari salah satu perusahaan kosmetik senilai Rp 5 miliar.
Sedangkan terkait sponsor perusahaan bir, ia kembali menegaskan bahwa itu merupakan sponsor global dari Formula E Operation (FEO). “Itu minuman di global, global itu langsung pusat FEO yang punya, untuk di dalam negeri kan partnernya beda. Bukan urusan di dalam negeri. Masa urusan mereka kami ikut campur?” katanya.

























