• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Forum Ekonomi Dunia dan Potensi Krisis Global 2023

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
January 31, 2023
in Economy, Feature
0
KINI SAUDI TAMPIL DALAM PERCATURAN DUNIA

Menteri Negara urusan Perdagangan Luar Negeri Uni Emirat Arab Tsani bin Ahmad az-Zayudi saat berbicara di Forum Ekonomi Dunia 2022 di Kota Davos, Swiss. (Word Economic Forum)

Share on FacebookShare on Twitter


Oleh: Anggito Abimanyu

Jakarta – Setiap tahun World Economic Forum (WEF) digelar di Davos, Swiss. Bersamaan dengan WEF, diterbitkanlah laporan perkembangan ekonomi dan risiko global. Dalam laporannya, Risiko Global 2023 mengindentifikasi beberapa potensi risiko paling berat yang mungkin kita hadapi selama dekade berikutnya. Dikatakan bahwa dunia menghadapi serangkaian risiko yang terasa sama sekali baru dan (bahkan) menakutkan.

Saat kita memasuki era pertumbuhan ekonomi rendah, inflasi tinggi, degradasi lingkungan dan perubahan iklim, ancaman bagi kelangsungan pembangunan manusia, dan kerentanan ketahanan keluarga di masa depan.

WEF 2023 melalui metoda survei, Global Risk Perception Survey (GRPS) telah menghasilkan publikasi Laporan Risiko Global 2023. Laporan ini merupakan sumber utama profil risiko global untuk WEF. Tahun ini GRPS mengidentifikasi dan melakukan scoring risiko global yang bersumber lebih dari 1.200 pakar dari kalangan pemerintah, eksekutif, akademisi, organisasi internasional, dan masyarakat sipil.

Risiko global didefinisikan dengan kemungkinan terjadinya kondisi atau peristiwa yang akan mengakibatkan dampak negatif yang dalam pada pertumbuhan ekonomi global, masalah sosial, atau sumber daya alam.

Laporan risiko global pada 2023 dengan metoda GPRS menyimpulkan terjadinya risiko global, antara lain; pertama, terjadinya volatilitas pada stabilitas ekonomi global. Kedua, tingkat keparahan risiko kemungkinan dirasakan dalam jangka waktu hingga 10 tahun. Ketiga, ketidaksiapan tata kelola penanganan risiko global. Keempat, adanya risiko baru yang akan muncul.

Saat ini dunia menghadapi berbagai risiko yang terasa baru, namun sangat familier. Bentuk risiko lama seperti inflasi tinggi, tekanan biaya hidup, perang dagang, arus keluar modal, konflik sosial yang meluas, konfrontasi geopolitik, dan perebutan sumber daya alam.

Laporan Ekonomi juga mengkhawatirkan tingkat utang di banyak negara yang tidak berkelanjutan, pertumbuhan ekonomi yang rendah, disrupsi dalam perdagangan dan investasi global, deglobalisasi dan penurunan kualitas sumber daya manusia.

Pembangunan ekonomi yang cepat dalam tiga dekade yang lalu memang telah didukung dengan pengembangan teknologi yang cepat dan tidak terbatas, namun telah memberikan risiko kelangkaan sumber daya alam dan dampak perubahan iklim dan peningkatan suhu udara.

Bagaimana dengan laporan risiko Indonesia?

Menurut laporan ini, Indonesia diidentifikasi memiliki risiko ekonomi, politik, keuangan, teknologi, dan sumber daya yang moderat. Indonesia dianggap mengalami potensi krisis utang, potensi konflik antardaerah dan etnik, terjadinya inflasi tinggi yang cepat dan lama, ketidaksetaraan akses digital, dan perebutan sumber daya.

Sekali lagi kesimpulan ini muncul dari metodologi survei yang dipakai oleh WEF, persepsi dari 1200 responden terhadap risiko suatu negara dan dalam konsep global.

Negara yang tidak memiliki risiko secara indikator bisa dipersepsikan berisiko karena efek ketularan. Ini sering terjadi krisis keuangan pada suatu negara yang disebabkan adanya efek ketuluaran (contangion) dari negara tetangga.

Bisa jadi karena faktor hambatan aliran perdagangan barang, jasa, dan modal dari negara berisiko ke negara risiko kurang. Negara yang tidak berisiko bisa dipersepsikan akan mengalami risiko akibat hal tersebut.

Dalam melakukan tindakan mitigasi, peran pemerintah dan kerjasama multilateral dan organisasi internasional sangat penting untuk mengatur pengelolaan risiko global ini. Namun disadari bahwa risiko global itu kompleks, dan diperlukan sinergi dari tindakan di tingkat lokal, nasional, regional, dan global.

Saat ini kerja sama internasional telah mencapai tingkat itu sulit dilakukan secara konsisten. Krisis pendemi yang sangat berat ini telah mengalihkan fokus negara menangani kondisi dalam negeri, dan menomorduakan kerja sama internasional.

Reformasi organisasi multilateral sangat penting untuk masa depan dalam menghadapi dan mengelola risiko global.

Penanganan Risiko

Laporan risiko global dari GRSP pada forum ekonomi dunia perlu dijadikan referensi terhadap upaya penanganan risiko global secara terintegrasi di Indonesia. Beberapa hal perlu disarankan; pertama, menunjuk satu kementerian (yang netral) untuk melakukan pemodelan pemantauan dini risiko secara komposit dari waktu ke waktu.

Kedua, mengidentifikasi melalui dashboard pemantauan risiko, dan segera memberikan warning kepada Kabinet atau kementerian/daerah tertentu apabila scoring risiko sudah berada di atas ambang. Ketiga mempersiapkan langkah-langkah mitigasi risiko di bidang ekonomi, keuangan, politik, hukum, sosial, bencana, sumber daya alam, kesehatan, dan teknologi secara parsial atau sinergi.

Pemantauan dan pengendalian risiko ini perlu dilakukan di tingkat pusat dan daerah. Selain itu, kerja sama khusus di tingkat sektoral, bilateral dan regional akan menjadi semakin penting dalam lingkungan ini. Pertukaran data yang efektif dan proses pemantauan kolaboratif telah ditetapkan untuk beberapa risiko global (antara lain cuaca ekstrim, bencana alam, dan teroris).

Dalam prospek risiko yang kompleks, harus ada keseimbangan yang lebih baik antara kesiapan dan kesiagaan nasional dan kerja sama global. Kita perlu bertindak bersama untuk membentuk jalan keluar dari risiko yang akan datang dan membangun kesiapsiagaan kolektif terhadap guncangan (shock) global berikutnya.

Saat kita memasuki era pertumbuhan rendah, investasi rendah, risiko keberlangsungan, dan hambatan kerja sama internasional. Tindakan yang kita ambil hari ini sebagai negara akan memitigasi risiko masa depan kita. Kita harus memastikan bahwa dalam mengatasi dan mencegah risiko saat ini tidak boleh mengganggu sasaran jangka panjang.

Dr Anggito Abimanyu, dosen UGM.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pegang Tiket 20%, Jalan Anies Menuju Pilres Dinilai Tak Lancar, AHY Lebih Moncer

Next Post

Kasus Indosurya dan Pembaruan Hukum Kejahatan Korupsi

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Jaksa Ajukan Kasasi atas Vonis Lepas Henry Surya Kasus KSP Indosurya, Hakim Tak Berpihak ke Korban

Kasus Indosurya dan Pembaruan Hukum Kejahatan Korupsi

Perjanjian Apa Gerangan Antara Anies dengan Prabowo, Gerindra?

Perjanjian Apa Gerangan Antara Anies dengan Prabowo, Gerindra?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist