• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

FTA ,(FORUM TANAH AIR ), MEMPERKUAT DEMOKRASI LIBERAL ALA AMERIKA.

Ir. Prihandoyo Kuswanto by Ir. Prihandoyo Kuswanto
October 5, 2024
in Feature, Politik
0
FTA ,(FORUM TANAH AIR ), MEMPERKUAT DEMOKRASI LIBERAL ALA AMERIKA.
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Prihandoyo Kuswanto-Ketua Pusat Study Kajian Rumah Panca Sila.

Inisiator FTA adalah Chris Komari ,saya mengenal beliau sejak tahun 2010 diskusi di Forum Indonesia Sejahtera (FIS) forum yang di Pandegani oleh Almarhum Prof Hendarmin dan Mas Ade Muhammad, ada juga sahabat saya yang sampai hari ini bersahabat yaitu Ali Syarief, ada Almarhum Hasan Basri . Ada Don Lumento, ada Parikesit ,dan Burhan Rosidi ,Jadi jauh sebelum kawan -kawan saya ikut menjadi penggerak FTA diberbagai daerah .

Saya sudah berdebat dengan Chris Komari yang menentang Demokrasi Pancasila Sejak tahun 2010 perdebatan itu bukan sehari dua hari bulanan bahkan Tahunan saya bagian yang di tawur atau di keroyok oleh mereka yang ingin Indonesia menjadi liberal seperti demokrasi ala Amerika .

Peristiwa Diskusi Kemang yang dobrak abrik oleh Preman buat saya hal yang tidak mengejutkan dibanding dengan cara-cara menyogok elit politik untuk mengganti UUD 1945 dengan rakyat ditipu UUD 2002 masih dikatakan UUD 1945 ,dan raķyat tidak minta persetujuan untuk amandemen UUD 1945 masih kurang ajarkan ini dibanding para preman mengobrak àbrik acara diskusi ,walau para elit politik yang hadir melakukan sumpah serapah tetapi mengapa pada amandemen yang penuh dengan pelanggaran etika dan demokrasi semua diam membisu.

Sebahagian besar kawan saya banyak yang tidak mengerti bahwa FTA adalah mempunyai tujuan dan gerakan memperkokoh demokrasi liberal yang sesungguh nya mereka telah memporak porandakan UUD 1945 dan Pancasila yang didukung oleh USAID.NDI, melalui NGO dalam negeri Indonesia yang telah mendukung diamañdemen nya UUD 1945 tanpa menanyakan pada Rakyat Indonesia bahkan kemufakatan jahat ini didahului dengan menghapus Tap MPR No. IV/MPR/1983 tentang Referendum dan UU No 5 tahun 1985 tentang referendum sebelum melakukan amandemen kedua aturan ini di cabut agar rakyat tidak perlu dimintai pertimbangan suara .

Apakah USAID dan NDI yang mensponsori amandemen ini melakukan proses demokrasi ?ya tidak !
Padahal di Amerika sendiri untuk merubah satu ayat butuh jajak pendapat selama dua tahun minta persetujuan pada rakyat .

Tetapi mengapa tidak pada Rakyat Indonesia cukup menggelontor kan uang sogokan pada elite untuk mengganti UUD 1945.

Inilah penghinaan terhadap kedaulatan Rakyat Indonesia telah dilakukan kudeta konstitusi tetapi para guru besar dan kaum intelektual kampus bicara sampai berbusa soal Etika politik ,bagaimana menuntut Etika Politik sementara dalam kudeta konstitusi jauh dari etika politik tiba tiba mereka merasa paling punya etik ….etik gondul mu itu sudah benar sebab mereka sedang mabok demokrasi tanpa nilai .

Memang kita harus hati-hati kawan saya yang dulu berjuang di KAMI dan juga mendirikan petisi 100 untuk menuntut kembali ke UUD 1945 dan Pancasila justru sekarang hanyut didalam FTA ikut hanyut dalam demokrasi Liberal ajaran Chris Komari yang akan menerapkan demokrasi cara cara Amerika.

Demokrasi ala Walondo istilah Prof Sofyan Efendi justru dipuja banyak Guru Besar dan Aktivis kampus melupakan semua nilai-nilai karakter kebangsaan nilai-nilai Pancasila .
Bahkan Pusat Studi Pancasila UGM dalam kongres Pancasila baru baru ini aneh Pancasila yang sudah final sebagai ideologi pilihan bangsa untuk mendirikan Indonesia merdeka masih dipertanyaan dan di bongkar ala demokrasi liberal oleh Rocky Gerung .

Dengan merasa paling beretika mengatakan dungu,bajingan tolol. Apa pantas keluar dari mulut intelektual akhli filsafat kata nya.

FTA buat saya adalah musuh ideologi oleh sebab itu bantah saja uraian saya ini dengan argumentasi yang mencerahkan sebab bagi kami Indonesia adalah tanah air beta ,tidak butuh Forum Tanah Air kalau forum itu ingin menjajah Tanah Air Beta yang berdasar Pancasila dan UUD 1945.Kami tidak akan perna berkhianat pada Tanah Air Beta sebab nenek moyang kami Orang Indonesia yang mendirikan Tanah Tumpah Darah Indonesia.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Evaluasi Pertumbuhan Ekonomi di Era Jokowi “Terburuk Sejak Era Pak Harto”

Next Post

3 Figur Ex PDIP Masuk Kabinet Prabowo, Dasco Masih Tunggu Keputusan Megawati

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Related Posts

Feature

Semoga Menjadi Hijrah Tahun Yang Lebih Baik

June 16, 2026
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda
Feature

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku
Feature

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026
Next Post
Wakil Ketua DPR : Tak Ada Alasan Memakzulkan Presiden Lewat Perppu Cipta Kerja

3 Figur Ex PDIP Masuk Kabinet Prabowo, Dasco Masih Tunggu Keputusan Megawati

” Panik” Karena Sebagian Besar Skuadnya Cedera, Media China Tuding Naturalisasi Mees Hilgers Ilegal

" Panik" Karena Sebagian Besar Skuadnya Cedera, Media China Tuding Naturalisasi Mees Hilgers Ilegal

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Semoga Menjadi Hijrah Tahun Yang Lebih Baik

June 16, 2026
DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

June 16, 2026
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Semoga Menjadi Hijrah Tahun Yang Lebih Baik

June 16, 2026
DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist