• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Gabah Basah, Beras Runtuh: Risiko Kualitas dalam Kebijakan Bulog

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
May 4, 2025
in Economy, Feature
0
KEMANA ARAH KETAHANAN PANGAN KE DEPAN ?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastroatmadja – Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat

Ada kekhawatiran yang mencuat dari berbagai kalangan terkait penyerapan gabah petani oleh Perum Bulog pada musim panen tahun 2025. Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Jika kita cermati pola penyerapan selama ini, terutama dengan adanya aturan baru yang mewajibkan Bulog membeli gabah apa adanya, banyak pihak pantas merasa risau.

Dengan dibebaskannya petani menjual gabah hasil panen tanpa syarat kadar air dan kadar hampa, kecenderungan pragmatis pun muncul. Petani tak lagi terpacu mengeringkan gabah hingga kadar air maksimal 25% dan kadar hampa 10%. Mereka memilih menjual gabah ‘apa adanya’, selama harga tetap Rp6.500 per kilogram. Maka tak mengherankan, gabah yang diserap Bulog rata-rata adalah gabah basah.

Dampak Gabah Basah: Beras Bermasalah

Inilah pangkal persoalan. Beras yang dihasilkan dari gabah basah menyimpan banyak kelemahan. Setidaknya lima persoalan utama mengintai:

  1. Kualitas rendah: Gabah basah rentan rusak, menghasilkan beras dengan mutu buruk.
  2. Rentan jamur: Kadar air tinggi mendorong pertumbuhan jamur, memperparah kerusakan selama penyimpanan.
  3. Warna dan tekstur buruk: Proses pengeringan yang tak sempurna memengaruhi tampilan beras.
  4. Rasa dan aroma tak sedap: Beras dari gabah basah seringkali bau dan kurang enak.
  5. Umur simpan pendek: Daya tahan produk menurun drastis, berisiko cepat rusak.

Karena itu, pengeringan gabah tetap menjadi proses krusial yang tak boleh diabaikan. Problemnya, bagaimana memastikan petani tetap melakukan pengeringan sebelum menjual ke Bulog?

Edukasi Petani dan Kolaborasi Strategis

Perum Bulog tidak bisa bekerja sendiri. Edukasi petani adalah kunci, agar mereka memahami pentingnya kadar air dan hampa dalam menentukan kualitas beras. Bulog harus bersinergi dengan pihak terkait: Kementerian Pertanian, Pemda, perguruan tinggi, hingga kelompok tani.

Sayangnya, pepatah “nasi telah menjadi bubur” kini cukup relevan. Banyak gabah basah telah masuk gudang Bulog sebagai cadangan beras pemerintah (CBP). Maka, agar kualitas tetap terjaga, berikut langkah mendesak yang harus diambil:

  1. Pengeringan segera hingga kadar air sekitar 14%.
  2. Gunakan mesin pengering untuk efisiensi dan mengurangi risiko.
  3. Kendalikan suhu dan kelembapan saat pengeringan.
  4. Tangani gabah dengan hati-hati untuk mencegah kerusakan fisik.

Langkah-langkah ini harus menjadi prioritas sebelum gabah disimpan jangka panjang di gudang Bulog.

Momentum Pembelajaran: Musim Panen 2025

Menghadapi musim panen April–September 2025 yang dimulai serentak dan dipimpin langsung Presiden Prabowo dari Banyuasin, Bulog harus bercermin dari pengalaman Oktober–Maret lalu. Apakah membeli gabah sembarangan, tanpa memedulikan kadar air, adalah kebijakan yang layak dilanjutkan?

Ini pertanyaan strategis yang menuntut jawaban lugas. Jika tujuan akhir adalah cadangan beras nasional yang berkualitas, maka gabah yang diserap pun harus bermutu, bukan “any quality”.

Penutup

Kualitas beras ditentukan oleh kualitas gabah. Gabah bermutu berarti kadar air dan hampa sesuai ketentuan. Tanpa itu, jangan harap menghasilkan beras yang tahan lama dan layak konsumsi. Perum Bulog mungkin lihai mengolah gabah basah menjadi beras, tapi upaya ini akan jauh lebih efektif jika kualitas bahan bakunya sejak awal sudah terjaga.

Karena itu, mari kita koreksi arah, benahi kebijakan, dan jaga mutu dari hulu. Jika tidak, kita hanya akan menuai beras yang cepat rusak dan menyia-nyiakan perjuangan petani serta anggaran negara. Begitu!

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dari NKKBS ke Vasektomi: Ketika Visi Ditinggalkan, Kebijakan Jadi Benda Mati

Next Post

Kejahatan Berikutnya “Menggunakan Instrumen Lembaga Negara Untuk Membungkam Mereka Yg Merasa MemFitnah”

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain
Feature

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026
Next Post
Tak Satu Pun Pasal Bisa Menghukum Mereka yang Taat pada Perintah UU

Kejahatan Berikutnya "Menggunakan Instrumen Lembaga Negara Untuk Membungkam Mereka Yg Merasa MemFitnah"

Siasat Jokowi Dibalik Reshuffle Kabinet

Mati Langkah di Atas Panggung Kepalsuan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Tak pernah kita menyaksikan Jusuf Kalla seemosional...

Read more
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

April 19, 2026
JK dan Keris Mpu Gandring

JK dan Keris Mpu Gandring

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist