• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Gabah Murah, Beras Mahal: Siapa yang Bermain di Balik Harga?

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
August 27, 2025
in Economy, Feature
0
Indonesia Among the Unhappiest Countries in South-East Asia
Share on FacebookShare on Twitter

 

Oleh: Entang Sastraatmadja

Gabah dan beras—dua kata sederhana, tapi kini menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan petani, pedagang, dan Pemerintah. Melimpahnya produksi beras justru dibarengi dengan lonjakan harga di pasaran, sebuah anomali yang membuat Pemerintah kelimpungan mencari solusi.

Kebijakan menambah areal tanam dan mempercepat masa tanam ternyata tidak otomatis menurunkan harga. Sebaliknya, harga beras tetap melesat. Publik pun mulai bertanya: apakah masalah ini sekadar soal pasokan, atau ada yang lebih mendasar, yaitu buruknya tata kelola perberasan nasional?

Untuk menekan harga, Pemerintah mengeluarkan kebijakan fleksibilitas pembelian gabah dan beras, sekaligus menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET). Harapannya sederhana: harga beras kembali wajar. Namun, realitas di lapangan tidak sesederhana itu.

Bagi petani, kenaikan harga gabah sempat menghadirkan senyum. Harga gabah kering panen yang biasanya berkisar Rp6.000/kg sempat menembus Rp7.000/kg. Jerih payah selama tiga bulan terasa terbayar pantas. Di Subang dan Indramayu, banyak petani berterima kasih kepada Pemerintah.

Sayangnya, kegembiraan itu tak bertahan lama. Upaya menurunkan harga beras di pasar hampir selalu menyeret harga gabah ikut turun. Harapan petani agar harga beras bisa ditekan tanpa mengorbankan harga gabah, masih jauh dari kenyataan. Logika Pemerintah tetap terpaku: harga beras sekitar dua kali lipat harga gabah. Jika beras dipatok Rp12.500/kg, gabah tak boleh lebih dari Rp6.500/kg.

Pertanyaannya, apakah tidak ada skema lain yang lebih adil? Apakah tidak mungkin menghitung harga gabah dan beras dengan formula yang memberi keuntungan layak bagi petani, tanpa memberatkan konsumen?

Di sinilah pentingnya hadir pendekatan yang lebih ilmiah sekaligus partisipatif. Akademisi bisa menawarkan solusi teknokratik berbasis riset. Sementara komunitas petani—yang paling paham ongkos produksi, risiko, dan keuntungan riil—layak dilibatkan. Pemerintah kemudian tinggal mengemasnya dengan pendekatan politis yang berpihak pada petani, bukan hanya pada pasar.

Fakta di lapangan, sebagian besar petani hanya berhenti di tahap gabah kering panen (GKP). Hanya sedikit yang mampu membawa hasilnya ke gabah kering giling (GKG), apalagi ke beras siap jual. Padahal, jika petani didorong menjadi produsen beras, nilai tambah ekonomi akan langsung mereka nikmati.

Sayangnya, keinginan menggeser status “petani gabah” menjadi “petani beras” belum sungguh-sungguh dijalankan. Padahal cukup dengan memberi fasilitas penggilingan mini di tingkat kelompok tani, petani bisa langsung naik kelas. Nilai tambah yang selama ini dinikmati bandar, tengkulak, dan pengusaha penggilingan, bisa beralih ke tangan petani.

Akhirnya, gabah dan beras adalah dua kata yang tak bisa dipisahkan. Tidak ada beras tanpa gabah, tidak ada gabah tanpa benih. Selama ini petani mengubah benih menjadi gabah. Sudah saatnya mereka juga mengubah gabah menjadi beras. Bukan sekadar penonton dalam rantai panjang yang justru lebih banyak menguntungkan para bandar dan tengkulak.

(Penulis, Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dikriminalisasi dengan 6 LP Palsu di Polda Metro Jaya, Faisal Minta Perlindungan Hukum ke Mabes Polri

Next Post

Menjadi Anggota DPR RI: Antara Pengorbanan dan Tak Punya Rumah di Jakarta

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Next Post
Salah Kaprah Gaji DPR 3 Juta Sehari

Menjadi Anggota DPR RI: Antara Pengorbanan dan Tak Punya Rumah di Jakarta

Antara Gibran, Anwar Usman – Jokowi dan Pilpres 2024  Dalam Perspektif Hukum Prof. Suteki

Dihadapan Penyidik, DHL Tegaskan: "Belum Pernah Ditegur oleh Dasco selaku Dewan Pengawas"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...