• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Gejala “Otak Solo” Diwariskan Jokowi Kepada Gibran

Ali Syarief by Ali Syarief
November 2, 2024
in Feature, Layanan Publik, Politik
0
Gejala “Otak Solo” Diwariskan Jokowi Kepada Gibran
Share on FacebookShare on Twitter

Peran seorang pejabat daerah atau nasional dalam menjalankan tugas pemerintahan sejatinya telah diatur dalam aturan dan pembagian tanggung jawab yang jelas. Namun, di era pemerintahan yang menonjolkan blusukan atau turun langsung ke masyarakat, gaya yang dikenal sebagai “otak Solo” ini kembali hadir dengan Jokowi sebagai tokoh utama yang mempopulerkannya—sebuah pendekatan yang menekankan pendekatan langsung kepada masyarakat melalui interaksi spontan. Blusukan ini, yang seharusnya menjadi gaya khas seorang wali kota dalam melayani masyarakat langsung, ternyata justru terbawa hingga Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, bahkan terus dilanjutkan saat ia menjadi Presiden Republik Indonesia.

Blusukan pada masa kepemimpinan Jokowi sebagai wali kota Solo menjadi simbol kedekatan dengan masyarakat. Di Solo, pendekatan ini kerap berhasil karena cakupan wilayah yang lebih kecil, memungkinkan walikota untuk berinteraksi langsung dengan warga dan mengurus kebutuhan harian mereka. Inilah peran mendasar seorang wali kota: memfasilitasi, mengelola layanan publik, dan merespons langsung persoalan sehari-hari warga yang lebih praktis. Di tingkat ini, blusukan memang menjadi hal yang efektif dan mencerminkan pemimpin yang benar-benar ingin tahu situasi masyarakat di lapangan. Namun, dengan gaya yang sama dibawa ke level yang lebih besar, seperti pada jabatan gubernur atau presiden, pola ini menjadi rumit dan menimbulkan perdebatan terkait efektivitas dan keefisienannya.

Begitu Jokowi dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta, alih-alih fokus pada pembangunan wilayah yang lebih kompleks dan berskala luas, ia justru mengedepankan gaya blusukan yang seolah kembali ke “otak Solo” sebagai landasan pendekatan. Gubernur, berbeda dengan wali kota, memiliki tugas utama untuk mengelola wilayah secara keseluruhan, menyusun kebijakan pembangunan, dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial. Dengan tetap menjalankan blusukan, Jokowi seolah ingin menampilkan gaya yang sama seperti ketika ia menjadi wali kota, bahkan hingga akhirnya saat menjabat sebagai presiden.

Sebagai kepala negara, Presiden memikul beban yang jauh lebih besar dan kompleks dari sekadar pertemuan langsung dengan masyarakat. Pemerintahan di tingkat nasional mencakup perencanaan kebijakan strategis, pembagian anggaran, serta koordinasi lintas lembaga. Namun, Jokowi tetap membawa gaya blusukan ini hingga level presiden, suatu pendekatan yang justru mengundang kritik sebagai gaya “populisme” tanpa arah yang jelas. Di tingkat nasional, presiden memiliki tugas utama untuk mengawasi dan memandu implementasi kebijakan yang sudah ditetapkan, bukan lagi turun tangan dalam hal-hal yang lebih operasional seperti pembagian sertifikat tanah atau bantuan langsung yang sifatnya temporer. Namun, dengan blusukan yang dilakukan Jokowi ini, penataan pemerintahan justru tampak kembali terfokus pada hal-hal kecil yang seharusnya dapat diserahkan kepada perangkat pemerintah lainnya.

Fenomena ini tampaknya juga turun ke generasi berikutnya. Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden, tampaknya mengikuti jejak sang ayah dengan blusukan yang intens di berbagai tempat. Gibran bahkan sering kali turun tangan membagi-bagikan bantuan langsung, suatu bentuk kegiatan yang seharusnya menjadi ranah tugas kepala daerah setempat atau bahkan lembaga sosial pemerintah. Meski menunjukkan keprihatinan dan kedekatan, blusukan semacam ini sering kali dikritik sebagai langkah yang tidak tepat sasaran dan berpotensi menjadi alat populisme tanpa dampak yang signifikan dalam jangka panjang.

Jika menilik dari perspektif hukum dan aturan tata kelola negara, ada pembagian jelas mengenai tugas presiden, gubernur, dan wali kota sesuai dengan Undang-Undang Pemerintahan Daerah. Peran presiden semestinya lebih pada fungsi strategis dan pengawasan makro, sementara peran operasional langsung lebih sesuai diemban oleh jajaran pemerintahan di bawahnya. Namun, kecenderungan “otak Solo” ini, yaitu membumikan setiap kebijakan lewat blusukan, justru menyulitkan pembentukan struktur pemerintahan yang efektif dan profesional.

Akhirnya, gejala “otak Solo” ini seolah menunjukkan bahwa banyak pemimpin, bahkan hingga level pusat, masih terpaku pada gaya kepemimpinan yang sangat bersifat personal dan tidak mengadopsi sepenuhnya fungsi institusi. Menjadi penting untuk mempertimbangkan sejauh mana peran blusukan dapat mengganggu fokus kepemimpinan dalam tugas-tugas besar yang telah diamanahkan undang-undang. Sebab, pemerintahan bukanlah soal popularitas pribadi, melainkan struktur yang harus berfungsi efektif dari pusat hingga daerah dengan peran yang telah ditetapkan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tanpa Integritas, Nonsens Advokat Berperan dalam Pemberantasan Korupsi

Next Post

Brutal: Israel Bom Pusat Vaksinasi Polio di Gaza, Enam Orang Terluka Termasuk Empat Anak-Anak

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika
Economy

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus
Feature

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS
Feature

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Next Post
Brutal: Israel Bom Pusat Vaksinasi Polio di Gaza, Enam Orang Terluka Termasuk Empat Anak-Anak

Brutal: Israel Bom Pusat Vaksinasi Polio di Gaza, Enam Orang Terluka Termasuk Empat Anak-Anak

Pada Usia Berapa Puncak Karier Anda Tercapai?

Pada Usia Berapa Puncak Karier Anda Tercapai?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

by fusilat
April 27, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Suharyono alias Dobrak (42), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini menyandang status tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Tersangka...

Read more
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026
Syarat Dosen Lebih Tinggi dari Presiden/Wapres: Paradoks yang Dibiarkan

Syarat Dosen Lebih Tinggi dari Presiden/Wapres: Paradoks yang Dibiarkan

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist