• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Gerakan Separatis OPM Semakin Ganas, Setelah Membunuh Danramil Kini Membunuh Personil Polri di Yahukimo

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
April 17, 2024
in Feature
0
Gerakan Separatis OPM Semakin Ganas, Setelah Membunuh Danramil Kini Membunuh Personil Polri di Yahukimo

Anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) tersangka pembunuhan dua sipil di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, 30 April 2023. Berdiri dari kiri ke kanan: Edison Sobolim (1), Yekson Sobolim (3), dan Nindo Mohi (5). Istimewa]

Share on FacebookShare on Twitter

“Almarhum Bripda Oktavianus Buara gugur setelah dianiaya oleh orang tidak dikenal (OTK) yang terjadi tidak jauh dari Mako Polres Yahukimo,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Papua Komisaris Besar (Kombes) Ignatius Benny Prabowo dalam keterangan resmi yang diterima wartawan di Jakarta, Rabu (17/4/2024) dini hari.

Jakarta – Fusilatnews – Gerakqan separatis organisasi Papua Merdeka (OPM) semakin ganas saja, Kamis 11/4/2024) pekan lalu melakukan penyerangan dan membnuh Danramil 1703-04/Aradide Letda Inf Oktavianus Sogalrey (OS) di kawasan Pasir Putih, Distrik Aradide, Paniai

Kini personil keamanan dari satuan Brimob Polri gugur Polda Papua mengabarkan, pada Selasa (16/4/2024) terjadi penyerangan yang dilakukan terhadap anggota kepolisian, di Papua Pegunungan, atas nama Bripda Oktavianus Buara. Personel Polres Yahukimo itu dikatakan gugur setelah mendapatkan serangan dengan cara dianiaya menggunakan senjata tajam oleh sekelompok orang yang belum teridentifikasi.

“Almarhum Bripda Oktavianus Buara gugur setelah dianiaya oleh orang tidak dikenal (OTK) yang terjadi tidak jauh dari Mako Polres Yahukimo,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Papua Komisaris Besar (Kombes) Ignatius Benny Prabowo dalam keterangan resmi yang diterima wartawan di Jakarta, Rabu (17/4/2024) dini hari.

Kejadian penganiayaan yang membuat Bripda Oktavianus Buara gugur, terjadi pada Selasa (16/4/2024) pagi waktu setempat. Laporan resmi yang disampaikan Kapolres Yahukimo AKBP Heru Hidayanto, penganiayaan yang dialami Bripda Oktavianus Buara terjadi di kawasan Ruko Blok B Jalan Pasar Baru yang jaraknya cuma sekitar 200 meter dari Mako Polres Yahukimo.

Dari pemeriksaan fisik pada jenazah Bripda Oktavianus Buara, ditemukan luka-luka sabetan, dan tusukan senjata tajam. “Korban (Bripda Oktavianus Buara) mengalami luka-luka tusukan di sekujur tubuh pada sisi tangan kanan dan kiri, bagian belakang, dan luka sobekan pada bagian belakang leher korban,” demikian menurut laporan itu.

Benny menegaskan Bripda Oktavianus Buara gugur, pada siang hari itu juga jenazahnya diterbangkan ke Jayapura, di Papua. Pada Rabu (17/4/2024), Menurut Benny, jenazah Bripda Oktavianus Buara akan dimakamkan secara keprajuritan di Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi.

Sementara dalam pengusutan, Polres Yahukimo melakukan penangkapan terhadap tiga nama inisial UH (18 tahun), ARH (19), dan RW (21). “Tiga orang tersebut sementara diamankan untuk dilakukan penyelidikan,” kata Benny menambahkan

Gugurnya personel kepolisian dari Polres Yahukimo ini, menambah catatan mencekam atas situasi keamanan di sejumlah wilayah Papua. Pada hari yang sama, (16/4/2024), Polda Papua juga mengabarkan peristiwa penikaman yang juga dilakukan OTK terhadap warga sipil di Pelabuhan Aikai, di Kabupaten Paniai, di Papua Tengah. Dalam insiden tersebut, Kapolres Paniai AKBP Abdus Syukur Felani menyampaikan, warga paruh baya bernama Mansyur HY (65 tahun) mengalami luka-luka serius akibat penikaman.

“Korban adalah seorang tukang ojek yang ditikam menggunakan sangkur oleh OTK di Pelabuhan Aikai,” kata AKBP Abdus Syukur.

Dalam laporan resmi kepolisian, sebelum kejadian penikaman, Mansyur HY dengan mengendarai motor membawa penumpang dari Pelabuhan Aikai menuju Kampung Nunubado. Di dalam perjalanan tersebut, Mansyur HY melihat adanya sesama pengguna motor yang akan diserang oleh OTK di pinggiran jalan di dekat dermaga. Melihat kejadian itu, Mansyur HY mencoba menolong pengguna motor yang diserang oleh OTK itu. Akan tetapi Mansyur HY yang malah menjadi korban.

“Nahasnya justru Mansyur HY yang menjadi korban penikaman oleh OTK tersebut. Korban mengalami luka di bagian punggung, dan terpaksa dilarikan ke RSUD Paniai,” kata AKBP Abdus Syukur.

rganisasi Papua Merdeka (OPM) mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan personel kepolisian Bripda Oktavianus Buara. Juru Bicara Tentara Pembebebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) OPM Sebby Sambom menyampaikan, pembunuhan terhadap anggota Polres Yahukimo, Papua Pegunungan itu dilakukan oleh kelompok Elkius Kobak bersama-sama pasukannya.

“Panglima TPNPB-OPM Wilayah XVI Yahukimo dibawah pimpin Brigadir Elkius Kobak, dan pasukannya melaporkan bahwa mereka telah berhasil bunuh seorang anggota polisi di Yahukimo,” kata Sebby dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, pada Rabu (17/4/2024) dini hari.

“Dan Panglima Elkius Kobak bersama-sama pasukannya mengatakan bahwa mereka bertanggungjawab atas pembunuhan anggota kepolisian atas nama Oktavianus Buara tersebut,” ujar Sebby, menambahkan.

Sebby menerangkan, pembunuhan tersebut merupakan reaksi dari peningkatan situasi dalam pengerahan pasukan militer dan kepolisian di sejumlah wilayah di Papua. Termasuk di Yahukimo,

Menurut Sebby pembunhan ini merupakan jawaban karena adanya laporan kelompoknya terjadi peningkatan-peningkatan patroli malam di Yahukimo.

Sebby menegaskan TPNPB-OPM, melakukan pemantauan atas situasi tersebut dengan melakukan pengintaian. Dari pengintaian tersebut, kata Sebby, kelompok Elkianus Kobak menemukan Bripda Oktavianus Buara yang dalam pengaruh alkohol.

“Terpantau dengan jelas, bahwa Oktavianus Buara sedang dalam keadaan mabuk setelah mengonsumsi alkohol yang dijual oleh kaum imigran Indonesia di Kabupaten Yahukimo,” kata Sebby.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Lemkapi Desak Bareskrim Polri Usut Dugaan Penistaan Agama Pendeta Gilbert

Next Post

Pungli Tak Boleh Dibiarkan Di Masjid Al Jabbar Karena Anggaran Oprasional Sudah Mencukupi

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Pungli Tak Boleh Dibiarkan Di Masjid Al Jabbar Karena Anggaran Oprasional Sudah Mencukupi

Pungli Tak Boleh Dibiarkan Di Masjid Al Jabbar Karena Anggaran Oprasional Sudah Mencukupi

Keputusan Pleno KPU Tentang Hasil Pilpres Belum Finis, Perjuangan Anies-Muhaimin Berlanjut Menggugat ke MK

Cak Imin Bantah Ada Komunikasi dengan Prabowo Terkait Rekonsiliasi Politik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist