Jakarta – Fusilatnews – siapa bakal calon gubernur DKI 2024 yang akan dijagokan Presiden Joko Widodo alias Jokowi Tentu saja Presiden Jokowi akan menetapkan bakal calon gubernur DKI yang akan diajukannya melalui PDIP.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono menjelaskan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Sosial Tri Rismaharini masuk dalam radar calon gubernur potensial untuk bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2024.
Sampai saat ini Pihak DPP PDIP belum menentukan siapa calon pengganti mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Penetapan calon gubernur DKI 2024 menjadi wewenangnya Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP..
Gembong menyatakan, calon gubernur Jakarta terpilih adalah figur yang dianggap berhasil memimpin daerah atau instansi lainnya. Keberhasilan menjadi alat ukur untuk menentukan siapa calon gubernur DKI 2024 dari PDIP.
Pemerintah pusat telah menetapkan pemilihan kepala daerah alias pilkada diundur dari 2022 menjadi tahun 2024. Pilkada akan diadakan secara serentak di tahun yang sama dengan pemilihan presiden. Saat ini, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tengah menentukan kapan tanggal pasti pilkada akan digelar.
Gibran Rakabuming Raka (lahir 1 Oktober 1987) adalah seorang pengusaha dan politisi Indonesia yang menjabat sebagai Wali Kota Surakarta yang dilantik pada 26 Februari 2021. Terlahir sebagai putra sulung Joko Widodo. Gibran merintis bisnisnya dengan membuka usaha katering yang diberi nama Chilli Pari. Ia juga merupakan pendiri perusahaan kuliner martabak yang disebut Markobar
Dr. (H.C.) Ir. Hj. Tri Rismaharini, http://M.T. atau yang akrab disapa Risma (lahir 20 November 1961) adalah Menteri Sosial Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju yang mulai menjabat sejak 23 Desember 2020.
Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Surabaya pada 28 September 2010 hingga 28 September 2015 dan 17 Februari 2016 hingga 23 Desember 2020. Risma adalah wanita pertama yang terpilih sebagai Wali Kota Surabaya sepanjang sejarah. Risma juga tercatat sebagai wanita pertama yang dipilih langsung menjadi wali kota melalui pemilihan kepala daerah sepanjang sejarah demokrasi Indonesia di era reformasi dan merupakan kepala daerah perempuan pertama di Indonesia yang berulang kali masuk dalam daftar pemimpin terbaik dunia


























