Ketua Komisi Pemilihan Umum Hasyim Asy’ari membantah tudingan Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu Bersih bahwa KPU membantu Partai Gelora loloskan verifikasi faktual agar bisa jadi kontestan pemilu tahun 2024. yaitu dengan mengubah data hasil verifikasi faktual parpol calon peserta Pemilu 2024.
“Nggak ada ya (instruksi dari KPU pusat kepada KPUD untuk meloloskan parpol tertentu sebagai peserta Pemilu 2024). Saya sudah cek rekaman-rekaman dalam acara pada 22 November 2022 itu,” kata Hasyim kepada reporter usai beraudiensi dengan pimpinan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) di Kelenteng Kong Miao, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (13/1)
Hasyim menegaskan selama pertemuan bersama KPU pusat dan KPUD, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, ditujukan untuk berkonsultasi mengenai berbagai hal terkait dengan kepemiluan.
Selanjutnya Hasyim menegaskan bahwa forum atau pertemuan antara KPU pusat dan KPUD merupakan forum yang bersifat terbuka.
“Saya kira teman-teman (wartawan) yang ngepos di Media Center KPU RI pada bulan November sampai penghujung Desember itu kan sering menyaksikan teman-teman KPU daerah berkunjung ke KPU pusat untuk konsultasi. Di forum itu terbuka, semua bisa melihat, tidak ada misalkan instruksikan tertentu,” kata ketua KPU
Tidak ada intimidasi, paksaan yang bersifat intervensi dari KPU Pusat kepada KPU Daerah
“Sering saya sampaikan, ketika ada yang tanya soal intimidasi, paksaan, saya kira enggak ada karena teman-teman KPU provinsi, kabupaten, dan kota itu kan bagian dari keluarga besar KPU,” ucap Hasyim.
Munculnya kasus ini setelah adanya laporan dari Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu Bersih, Hadar Nafis Gumay dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/1).
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu Bersih, Hadar Nafis Gumay, menyampaikan pihaknya mendapatkan dugaan adanya instruksi dari KPU pusat kepada KPU daerah, untuk mengubah data hasil verifikasi faktual partai politik peserta Pemilu 2024.


























