• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Guru Supriyani dan Dugaan Pemerasan Rp 50 Juta Itu

fusilat by fusilat
October 25, 2024
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
Guru Supriyani dan Dugaan Pemerasan Rp 50 Juta Itu
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Sarjana Pendidikan UNS Solo

Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI), Jakarta.

Jakarta, Fusilatnews – Supriyani (36), guru honorer di Sulawesi Barat, harus mendekam di bui selama sedikitnya seminggu gegara tidak bisa memenuhi permintaan uang Rp 50 juta, yang patut diduga sebagai pemerasan, sehingga ia dilaporkan ke polisi.

Kamis (24/10/2024) kemarin, Supriyani menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Andoolo, Konawe Selatan, sebagai terdakwa perkara penganiayaan terhadap CD (8), muridnya sendiri di SDN 4 Baito, anak dari seorang oknum polisi.

David vs Goliath

Masih ingatkah kita akan kisah David, seorang anak gembala bertubuh mungil yang berhasil mengalahkan Goliath, seorang raja bertubuh besar?

Jika sudah lupa, simaklah kasus perseteruan Supriyani versus oknum polisi itu, sehingga kita akan teringat kembali kisah David versus Goliath yang terjadi 3000 tahun lalu itu.

Dalam sidang perdana yang dipimpin Stevie Rosano selaku Ketua Majelis Hakim PN Andoolo, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ujang Sutrisna, seperti dilansir sejumlah media, membacakan dakwaan. JPU mendakwa Supriyani melakukan kekerasan terhadap CD (8), Rabu (24/4/2024) sekitar pukul 10.00. Kekerasan itu disebut dilakukan dengan cara memukul dengan gagang sapu ijuk.

JPU menyebut akibat kekerasan yang dilakukan terdakwa, korban mengalami luka memar dan lecet di paha belakang, sesuai hasil visum Puskesmas Pallangga, Jumat (26/4/2024).

Namun, dalam persidangan itu terdakwa Supriyani selalu menggelengkan kepalanya yang berarti tidak mengakui kenenaran dakwaan JPU.

Simak pula temuan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulawesi Barat.

Dikutip dari jpnn.com, Rabu (23/10/2024), Ketua PGRI Sultra Abdul Halim Momo memaparkan, Supriyani sempat ditahan polisi karena menegur siswa yang orangtuanya adalah anggota polisi.

PGRI, katanya, telah melakukan penelusuran untuk mendapatkan kronologi yang sebenarnya. Adapun kronologi yang diperoleh dari pihak sekolah, kata Abdul Halim Momo, sebagai berikut:

Pertama, kejadian tersebut sebetulnya sudah lama, berawal siswa luka goresan di paha.

Siswa itu kemudian mengadu ke orang tuanya bahwa dirinya dipukul. Padahal, kata Abdul, gurunya hanya menegur, tidak memukul, tetapi orangtuanya tidak terima.

Supriyani pun sempat beberapa malam ditahan di Polda Sulbar.

Kedua, kata Abdul, waktu datang ke rumah siswanya untuk meminta maaf, orangtua siswa tersebut diduga minta uang Rp 50 juta. Orang tua siswa juga meminta kepada pihak sekolah agar Supriyani dikeluarkan dari sekolah.

Namun, kata Abdul, karena Supriyani merasa tidak melakukan penganiayaan kepada siswanya, dirinya pun menolak membayar. Begitu juga pihak sekolah, tidak mau mengeluarkan Supriyani.

Ketiga, kata Abdul, siswa tersebut sempat dijewer telinganya oleh Supriyani, tetapi masih dalam batas wajar. Supriyani juga sudah meminta maaf kepada orangtua siswa (korban).

Supriyani pun mengira persoalan sudah selesai setelah meminta maaf, tetapi tiba-tiba ada panggilan dari Kejaksaan dan guru honorer yang sedang mendaftar lowongan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) itu langsung ditahan karena berkas perkara tiba-tiba sudah lengkap atau P21.

Kini, Supriyani yang punya anak kecil itu akan menjalani serangkaian persidangan lagi sebagai terdakwa. Apakah ia akan mampu mengalahkan sang pelapor ibarat David mengalahkan Goliath?

Tanda-tanda ke arah kemenangan mulai kelihatan. Pertama, Supriyani atas permintaan dan jaminan PGRI, ditangguhkan penahanannya.

Kedua, ratusan guru memadati sidang perdana Supriyani di PN Andoolo sebagai bentuk dukungan.

Ketiga, Abdul Mu’ti yang baru saja diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah berjanji akan mengangkat Supriyani sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Keempat, kasus Supriyani sudah viral, sehingga biasanya akan menemukan keadilan. No viral no justice.

Namun apakah Supriyani akan jadi menang, dalam arti divonis bebas atau tidak, tergantung Majelis Hakim PN Andoolo yang menyidangkan perkaranya.

Yang jelas, bila memang ada dugaan pemerasan seperti temuan PGRI Sulbar, sudah sepatutnya aparat penegak hukum bertindak. Jangan hanya berani kepada Supriyani yang hanya seorang guru honorer, ibarat David anak gembala yang bertubuh mungil.

Sedangkan kepada pelapor yang ibarat Goliath, seorang raja yang bertubuh besar, aparat penegak hukum tak bernyali. Itulah!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengungkap Kedzaliman: Sunatullah dalam Sejarah dan Kitab Suci

Next Post

Suporter Diminta Tetap Dukung Shin Tae-yong

fusilat

fusilat

Related Posts

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral
Crime

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing
Birokrasi

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Next Post
Usai Kalah dari China Shin Tae-yong Janji Perbaiki Performa Timnas Indonesia

Suporter Diminta Tetap Dukung Shin Tae-yong

REMBUK ĶEBANGSAAN MENYELAMATKAN INDONESIA.

REMBUK ĶEBANGSAAN MENYELAMATKAN INDONESIA.

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...