• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Gus Choi : Kelemahan Demokrasi Dengan Cara Kuasai Wasit – Publik Cerdas Maknai Unggahan Anies

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
January 2, 2023
in News, Politik
0
NasDem : Yang Menggunakan Politik Identitas itu Ahok, Bukan Anies

Ketua DPP Partai Nasdem Effendy Choirie. (Foto : Nasdem)

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews.- Unggahan film documenter perjalanan politik Presiden Brazil, Lula da Silva, oleh Anies Baswedan, ditanggapi Effendy Choirie atau yang sering juga disebut Gus Choi; “publik akan sangat cerdas memaknai pesan yang tersirat dalam unggahan tersebut”. Lengkapnya bahwa Anies Baswedan membagikan unggahan soal film dokumenter politik perjalanan Presiden Brasil Lula da Silva dan membicarakan pelemahan demokrasi dengan cara ‘kuasai wasit’

“Publik sudah cerdas, pasti paham,” kata Gus Choi, Senin (2/1/2023). Gus Choi menjawab apakah pemerintah saat ini perlu mewanti-wanti soal kemunduran demokrasi!?. Gus Choi mengatakan pembahasan yang dilempar Anies Baswedan bagus untuk dimaknai pesannya. Pengetahuan dari film dan buku bisa menjadi pelajaran bagi pemimpin di Indonesia. “Bagus. Itu pengetahuan dari buku, film dan pengalaman dari negara lain. Itu harus menjadi pelajaran, komparasi at inspirasi bagi kita, termasuk pejabat dan pemimpin Indonesia,” lanjut Gus Choi.

Gus Choi juga menyinggung soal pemimpin yang kaya akan pengetahuan. Menurutnya seseorang itu akan lebih bijaksana lantaran memiliki banyak pengalaman. “Suatu negara atau seseorang yang makin banyak bacaannya, pengetahuan dan pengalamannya akan lebih cerdas, lebih arif dan bijaksana,” ujar Gus Choi.

Sebelumnya, Anies Baswedan membagikan momen Tahun Baru 2023 bersama keluarganya. Salah satunya dengan menonton film dokumenter politik perjalanan Presiden Brasil Lula da Silva bersama putranya, Mikail Azizi. Momen itu dibagikan Anies melalui akun Instagram-nya, Senin (2/1/2023). Dalam unggahan itu terlihat Anies berkaus santai bersama Mikail di sofa.

“Menghabiskan awal tahun bersama Mikail dengan menonton The Edge of Democracy (2019) di Netflix. Dokumenter yang dibuat oleh Petra Costa, sineas perempuan milenial dari Brazil, bercerita tentang erosi demokrasi dan perjalanan politik Lula da Silva sebagai Presiden,” tulis Anies dalam keterangan fotonya.

Anies menyampaikan dokumen itu bercerita soal upaya penyingkiran terhadap Presiden ke-39 Brasil Lula da Silva. Menurutnya, kejatuhan Lula bersamaan dengan fenomena erosi demokrasi di negeri samba itu.

“Dokumenter ini lalu bercerita tentang upaya penyingkiran terhadapnya melalui pengadilan yang kontroversial atas tuduhan korupsi walau pada 2021 Mahkamah Agung membatalkan hukumannya,” kata Anies.

“Kejatuhan Lula dan erosi demokrasi di Brazil membuka jalan bagi Jair Bolsonaro,” ujarnya.

Lebih lanjut dia membicarakan buku ‘How Democracies Die’ keluaran tahun 2018. Dia menyebutkan ada tiga tahap untuk melemahkan demokrasi.

“Menonton dokumenter ini mengingatkan pada buku How Democracies Die, bahwa ada tiga tahap untuk melemahkan demokrasi secara perlahan dan tak disadari,” katanya.

“Pertama, ‘kuasai wasitnya’. Ganti para pemegang kekuasaan di lembaga negara netral dengan pendukung status quo. Kedua, ‘singkirkan pemain lawan’. Singkirkan lawan politik dengan cara kriminalisasi, suap, atau skandal. Ketiga, ‘ganti aturan mainnya’. Ubah peraturan negara untuk melegalkan penambahan dan pelanggengan kekuasaan,” kata Anies.

Menurut Anies, pelemahan demokrasi sebagaimana yang dijabarkan dalam buku itu dapat menyebabkan publik menjadi terbiasa dengan kondisi baru yang sebetulnya buruk. Dia menyebut fenomena buruk itu bisa saja dianggap kewajaran baru.

Sumber Detikom


Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Persami Penuh Optimisme Menyambut Tahun 2023

Next Post

Perppu Nomor 2 Tahun 2022, Tak Perbaiki Substansi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Feature

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026
Feature

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
Feature

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Next Post
Perppu Nomor 2 Tahun 2022, Tak Perbaiki Substansi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja

Perppu Nomor 2 Tahun 2022, Tak Perbaiki Substansi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja

Menlu Amir-Abdollahian: Iran Gunakan Semua Saluran Hukum Untuk menyeret Mereka Yang Terlibat Pembunuhan Jenderal Soleimani Ke Pengadilan 

Menlu Amir-Abdollahian: Iran Gunakan Semua Saluran Hukum Untuk menyeret Mereka Yang Terlibat Pembunuhan Jenderal Soleimani Ke Pengadilan 

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tangkap Tiyo Ardianto!
Feature

Tangkap Tiyo Ardianto!

by Karyudi Sutajah Putra
June 16, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta -  Dalam hati mungkin Tiyo Ardianto memang ingin...

Read more
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

June 16, 2026

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist