• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Layanan Publik

Habib Umar Alhamid Dorong Prabowo Gelar KAA untuk Atasi Kemelut Internasional

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
February 11, 2025
in Layanan Publik, News
0
Habib Umar Alhamid Dorong Prabowo Gelar KAA untuk Atasi Kemelut Internasional
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta-FusilatNews – Ketua Umum Generasi Cinta Negeri (Gentari), Habib Umar Alhamid, mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk menggelar Konferensi Asia-Afrika (KAA) sebagai strategi memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional. Langkah ini dinilai dapat menjadi kejutan bagi Asia bahkan dunia, sebagaimana yang dilakukan Presiden Soekarno pada 1955.

“Prabowo sedang menciptakan blok dunia baru dengan bergabung ke BRICS. Sebaiknya Prabowo mengadakan Konferensi Asia-Afrika (KAA) seperti yang pernah dilakukan oleh Bung Karno. Ini bagian dari amanah pembukaan UUD 1945 untuk melaksanakan perdamaian dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” ujar Habib Umar kepada wartawan, Selasa (11/2/2025).

Menurutnya, prinsip-prinsip Dasasila Bandung seperti penghormatan terhadap kedaulatan negara, non-intervensi, dan kerja sama ekonomi yang adil masih relevan di era globalisasi saat ini. Banyak negara Asia dan Afrika menghadapi ketimpangan ekonomi, ketergantungan terhadap negara maju, serta ancaman geopolitik dari persaingan negara adidaya.

“Dengan menghidupkan kembali semangat Bandung, Indonesia dapat menjadi pemimpin gerakan non-blok yang relevan dengan kondisi saat ini untuk mengatasi kemelut yang terjadi di dunia belakangan ini,” tuturnya.

Habib Umar menambahkan bahwa sebagai negara dengan politik luar negeri bebas aktif, Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo memiliki peluang besar untuk menjadi jembatan antara negara-negara berkembang dan kekuatan global.

“Dengan mengadakan KAA, Indonesia dapat memperkuat diplomasi multilateral dan membangun aliansi strategis dengan negara-negara Asia-Afrika dalam berbagai sektor, seperti perdagangan, teknologi, dan ketahanan pangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti meningkatnya ketegangan geopolitik global dalam beberapa tahun terakhir, termasuk rivalitas antara Amerika Serikat dan China, konflik di Timur Tengah, serta instabilitas ekonomi global. Negara-negara Asia-Afrika kerap menjadi korban dari dinamika ini, baik dalam bentuk perang dagang, eksploitasi sumber daya, maupun ketergantungan terhadap bantuan luar negeri.

“KAA yang diselenggarakan Presiden Prabowo dapat menjadi forum untuk mendiskusikan strategi bersama dalam menghadapi tantangan ini, termasuk mengembangkan mekanisme perdagangan dan investasi yang lebih mandiri,” paparnya.

Ia juga menekankan bahwa KAA dapat menjadi wadah bagi negara-negara Asia dan Afrika untuk menyusun agenda bersama dalam menghadapi isu-isu global seperti perubahan iklim, ketimpangan ekonomi, dan krisis kesehatan. Menurutnya, dalam forum internasional seperti G20 dan PBB, suara negara-negara berkembang sering kali kurang terdengar.

“Dengan memperkuat solidaritas antara negara-negara Selatan, Indonesia dapat membantu menciptakan tatanan dunia yang lebih adil dan inklusif,” pungkasnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prabowo dan Jokowi: Jodoh Politik di Tengah Badai

Next Post

Dirjen Migas Dinonaktifkan, Diduga Terkait Polemik Larangan Penjualan LPG 3 Kg

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?
Feature

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026
DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG
Bencana

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

January 25, 2026
Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia
Aya Aya Wae

Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia

January 25, 2026
Next Post
Dirjen Migas Dinonaktifkan, Diduga Terkait Polemik Larangan Penjualan LPG 3 Kg

Dirjen Migas Dinonaktifkan, Diduga Terkait Polemik Larangan Penjualan LPG 3 Kg

Dibalik Stigma Ada Dua Presiden: Apa Sesungguhnya yang Sedang Dilakukan Jokowi?

Bedakan Persahabatan dan Konspirasi: Menyikapi Statement Prabowo yang Ingin Tetap Bersama Jokowi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi
News

Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

by Karyudi Sutajah Putra
January 24, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews -  - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) Mugiyanto Sipin menyampaikan inisiasi pendanaan untuk Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) atau...

Read more
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

January 21, 2026
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026
Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

January 25, 2026
Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

January 25, 2026
DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

January 25, 2026
Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

January 25, 2026
PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

January 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026
Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

January 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist