Timnas AMIN menegaskan penggunaan fasilitas TNI itu, bukan menandakan TNI mendukung Anies.
Jakarta – Fusilatnews – Acara Desak Anies dengan semena – mena dicabut ijinnya secara mendadak kurang dari 12 jam sebelum acara digelar.
Disebut semena – mena karena ijin penggunaan tempat sudah diijinkam dan secara mendadak dicabut.
Sedangkan tindakan ikut campur Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman yang meminta AMIN tak arogan memakai fasilitas TNI untuk acara ‘Desak Anies’ tidak pada tempatnya
Pernyataan Habiburrahman ini ditanggapi oleh Timnas Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN)
Timnas AMIN menegaskan penggunaan fasilitas TNI itu, bukan menandakan TNI mendukung Anies.
“Mempersilahkan Anies memakai fasilitas milik TNI untuk acara ‘Desak Anies’ bukan berarti TNI mendukung Anies,” kata Juru Bicara Timnas AMIN, Billy David, kepada wartawan, Selasa (23/1/2024).
“Tetapi itu berarti pengelola mempersilahkan capres untuk justru memperkenalkan asetnya untuk edukasi politik,” katanya menambahkan
Jika acara Desak Anies diijinkan, Anies merupakan capres pertama yang memanfaatkan gedung tersebut.
Bagi paslon lain yang ingin memanfaatkan gedung yang serupa untuk kegiatan, yah dipersilahkan ,
“Awalnya, juga sudah diperbolehkan berarti secara operasional perizinan tidak ada masalah, namun di tataran strategis di level yang lebih atas mungkin ada pertimbangan lain,” jelasnya.
Tim Amin tegaskan ada dampak positif jika pasangan calon diberikan izin untuk menggelar acara di fasilitas TNI. Menurut Biilly hal itu akan memberikan kesan baik terhadap aset TNI.
“TNI itu selalu bersama rakyat. Jangan ada kesan menghalangi rakyat untuk bertemu calon pemimpinnya apalagi untuk forum terbuka, untuk edukasi politik dan begitu banyaknya rakyat yang ingin datang,” kata Billy
Sementara itu, Jubir Timnas AMIN Mardani Ali Sera membantah bahwa pihaknya arogan, karena Museum Diponegoro memang biasa digunakan untuk publik.
“Tidak ada yang arogan. Pertimbangannya memang itu biasa digunakan publik. Dan acara ‘Desak Anies’ berisi kampanye mendidik yang sehat. Bagaimanapun wajar jika pembatalan dilakukan H-1 pasti ada respon,” tegas MardaniReaksi dicabutnya izin acara ‘Desak Anies’ di Museum Dponegoro Sasana Wiratama, Yogyakarta, menuai pernyataan Wakil Komandan Tim Hukum TKN Prabowo Gibran, Habiburokhman
Habiburokhman meminta pasangan Calon Nomor Urut 1, Anies Muhaimin mengedepankan etika dan menghormati netralitas TNI dalam Pemilu 2024.
“Paslon Amin jangan arogan dan memaksa pakai museum Diponegoro yang jelas-jelas merupakan fasilitas TNI. Jangan karena berstatus Paslon Pilpres lantas konstitusi sesukanya diabaikan bahkan ditabrak. Apalagi setelah itu diikuti dengan narasi menjadi korban ketidakadilan,” kata Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (23/1/2024).
























