• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Hotman Tuding Polisi Hilangkan Nama Dua DPO Pelaku Pembunuhan Vina dan Eky.

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
May 30, 2024
in Feature
0
Hotman Tuding Polisi Hilangkan Nama Dua DPO Pelaku Pembunuhan Vina dan Eky.

Hotman menambahkan, keterangan oleh tujuh orang tersangka juga dikuatkan dalam surat tuntutan jaksa, surat dakwaan jaksa, fakta persidangan, bahkan dalam putusan hakim yang menyebutkan ada tiga pelaku masuk DPO. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

Hotman menambahkan, keterangan oleh tujuh orang tersangka juga dikuatkan dalam surat tuntutan jaksa, surat dakwaan jaksa, fakta persidangan, bahkan dalam putusan hakim yang menyebutkan ada tiga pelaku masuk DPO.

Jakarta – Fusilatnews – Kuasa hukum keluarga almarhumah Vina, Hotman Paris Hutapea memberikan pandangannya terhadap keputusan polisi mengilangkan dua daftar pencarian orang (DPO) pelaku pembunuhan Vina.yang mulanya menetapkan tiga DPO pelaku pembunuhan Vina dan kekasihnya, Eki pada 2016 lalu di Cirebon.

Polda Jawa Barat telah menangkap satu DPO, Pegi alias Perong dan menyebut dua DPO lainnya, Andi dan Dani merupakan fiktif.

Dengan ditangkapnya Pegi Setiawan, total pelaku pada kasus pembunuhan Vina di Cirebon ini berjumlah sembilan orang, dengan delapan orang lainnya sebelumnya telah menjalani proses hukum dan dinyatakan terpidana.

Hotman Paris menggelar konferensi pers terkait perkembangan terkini kasus Vina. Berikut lima poin pandangannya, Rabu (29/5/2024),

1. Keluarga Kecewa Polisi Hapus 2 DPO

Hotman menyebut pihak keluarga Vina kecewa dengan pernyataan kepolisian yang menghilangkan dua orang DPO pelaku. Hotman menilai polisi terburu-buru menghilangkan dua pelaku lain yang ditetapkan sebagai DPO.

“Keluarga kecewa dengan penetapan pelaku Pegi alias Perong dan menghilangkan dua orang DPO sebagai pelaku oleh Polda Jawa Barat,” kata Hotman Paris.

Hotman menambahkan, keterangan oleh tujuh orang tersangka juga dikuatkan dalam surat tuntutan jaksa, surat dakwaan jaksa, fakta persidangan, bahkan dalam putusan hakim yang menyebutkan ada tiga pelaku masuk DPO.

“Jadi sudah berkekuatan hukum dan ini adalah tindak pidana yang dilakukan terbukti di persidangan. Ini perbuatan pidana yang dilakukan oleh delapan orang terpidana dan tiga orang DPO. Itulah hasil putusan perkara pidana yang sudah final,” jelasnya.

“Kalau polisi belum bisa menangkap pelaku, kami maklum karena kasus ini sudah berjalan lama. Namun, jika ada yang dihilangkan seperti ini tentu muncul pertanyaan,” ujar Hotman.

2. Prematur Tetapkan Pegi Pelaku

Hotman Paris Hutapea juga menyebut penetapan Pegi sebagai pelaku juga terkesan terburu-buru dan prematur. Apalagi, lima dari enam terpidana kasus pembunuhan Vina menyatakan Pegi bukan pelakunya.

“Jadi terhadap Pegi, yang dianggap sebagai pelaku yang tertangkap, keluarga mengimbau agar polisi jangan dulu terburu-buru. Terlalu cepat dan terlalu prematur untuk mengatakan itu. Kalau bilang belum tertangkap masih bisa diterima akal sehat,” kata Hotman.

Hotman menilai menyebut aparat penegak hukum dilarang melakukan penetapan secara tergesa-gesa sebelum ada alat bukti yang sah dan lengkap.

“Ternyata sebelum Pegi ditetapkan sebagai pelaku, DPO yang tertangkap, sudah ada di BAP enam pelaku terpidana dan lima mengatakan bukan Pegi pelakunya. Hanya 1 yang mengatakan Pegi sebagai pelaku,” ungkap Hotman.

3. Minta Pelaku Jalani Tes Kebohongan

Hotman juga meminta para pelaku dibawa ke Jakarta untuk menjalani tes kebohongan. Hal ini untuk memastikan apakah keterangan pelaku lainnya terkait status Pegi dapat diuji kebenarannya.

“Kami berharap seluruh pelaku yang ada dibawa ke Jakarta untuk dilakukan tes kebohongan dan pemeriksaan lainnya sehingga menjadi lebih jelas dan terang,” imbuh Hotman.

4. Pertanyakan Ayah Eki

Hotman Paris Hutapea juga mempertanyakan Iptu Rudiana, ayah dari Muhammad Rizki Rudiana (Eki) kekasih Vina yang juga menjadi korban pembunuhan di Cirebon pada 2016 lalu. Hotman menyebut pihaknya telah berusaha menjalin komunikasi dengan Rudiana, tetapi tak mendapatkan respons.

“Yang saya agak sedikit pertanyakan adalah saya sudah berulang-ulang posting di IG kepada bapaknya Eky. Tujuan kita kan untuk menangkap tiga DPO ini. Ada apa?” ungkap Hotman.

“Hanya Pak Rudi yang bisa jawab. Ini kan kepentingan almarhum anak kandungnya bukan kepentingan kami,” tambah Hotman.

5. Minta Jokowi Berikan Atensi

Hotman mengatakan pihak keluarga tidak dapat melakukan upaya hukum apa-apa selain hanya berharap pemangku kekuasaan hukum di negeri ini dapat meluruskan kasus ini sesuai dengan kebenaran.

“Kami berharap Presiden, Menko Polhukam dan lainnya memberikan atensi agar pemeriksaan ini berjalan dengan jelas sesuai dengan fakta dan bukti yang ada,” ungkap Hotman.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden Resmi Teken Keppres Pansel Pimpinan KPK, Beranggotakan 9 Orang

Next Post

Kejaksaan Agung Tepis Laporan Jampidus Terlibat Lelang PT GBU Sebagai Laporan Keliru

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Feature

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah
Feature

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?
Feature

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Next Post
Terkait Kasus Korupsi Timah, Kejagung Mulai Periksa Pejabat di Kementerian ESDM

Kejaksaan Agung Tepis Laporan Jampidus Terlibat Lelang PT GBU Sebagai Laporan Keliru

Anggaran Pendidikan Tak Dapat Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Anggaran Pendidikan Tak Dapat Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Jakarta - FuilatNews.--, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dimobilisasi untuk menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa di beberapa titik di Jakarta. Sehari sebelumnya,...

Read more
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist