• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

HUT Kemerdekaan RI Yang Dilupakan

fusilat by fusilat
April 2, 2023
in Feature
0
Jateng, UMR Paling Rendah di Tanah Air

Moch Eksan/Net

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Moch Eksan

HARI ini, 9 Ramadhan 1444 Hijriah, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) genap berusia ke-80 tahun. Sebuah Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan berdasarkan kalender Hijriah yang tak pernah dirayakan. Seluruh elemen anak bangsa, tak ada satu pun ingat pada tonggak peristiwa sejarah penting yang membawa negeri ini pada kemerdekaan.

Padahal, proklamasi kemerdekaan Indonesia, tak lepas dari spirit puasa Ramadhan. Banyak anak negeri ini tak tahu. Bahwa 17 Agustus 1945 itu bersamaan dengan 9 Ramadhan 1364 Hijriah. Ternyata, pemilihan Tanggal 17 dan Hari Jumat berdasarkan pertimbangan spiritual. Ada makna simbolik di balik hari dan tanggal tersebut.

Bung Karno ternyata mengakui bahwa 17 merupakan angka keramat. Al-Quran diturun pada 17 Ramadhan. Dan, sholat sehari semalam sebanyak 17 rakaat. Sementara,  Jumat adalah sayyidul ayyam (pemimpin hari) yang dimuliakan.

Penentuan hari dan tanggal kemerdekaan berdasarkan rekomendasi dari ulama Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Yaitu KH Abdoel Moekti dan KH Hasyim Asy’ari. Dua ormas Islam terbesar di Indonesia berarti ikut mendirikan NKRI sebagai pancang beton bangunan keindonesiaan.

Sesungguhnya, bagi Indonesia, bulan Kemerdekaan bukan hanya bulan Agustus tetapi juga bulan Ramadhan. Semestinya kita memperingati proklamasi kemerdekaan dua kali dalam setahun. Namun, pengambil kebijakan dan penyelenggara negara hanya menggelar HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus saja. Sedangkan 9 Ramadhan sama sekali dilupakan.

Bung Hatta juga mengakui pesan simbolik Ramadhan yang membulatkan tekad para tokoh untuk membidani Indonesia merdeka. Namun, nuansa kemerdekaan selama ini tak pernah tampak. Spirit Ramadhan benar-benar diceraikan dari kemerdekaan.

Seperti yang kita maklumi, Ramadhan bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam Indonesia. Bulan yang memiliki makna keagamaan dan kebangsaan sekaligus. Makna tersebut berupa itqon minannar (kebebasan dari api neraka), dan Al-Istiqlal ‘anil-Isti’mar (kemerdekaan dari penjajahan).

Memang secara historis, Ramadhan bulan kemenangan. Dua peperangan penting dan strategis dalam perjalanan sejarah Islam dunia, terjadi di bulan ini. Yaitu perang Badar dan penaklukan Makkah.

Pertama, Perang Badar adalah perang antara pasukan muslim dengan pasukan Quraisy yang terjadi di Badar Hunain. Sebuah kota di Provinsi Madinah yang jaraknya tak kurang dari 130 KM dari Kota Suci tersebut. Perang besar pertama ini berlangsung pada 17 Ramadhan 2 Hijriah atau bertepatan dengan 13 Maret 624 Masehi.

Pertempuran yang menewaskan 14 dari pasukan muslim dan 70 dari pasukan Quraisy ini dari segi personel taklah seimbang. Bagaimana tidak, jumlah Pasukan Nabi Muhammad hanya 313 orang. Sementara, jumlah pasukan  Amr Bin Hisyam 1000 orang. Kendati tak seimbang, pasukan muslim memenangkan perang yang berlangsung 2 jam ini.

Kemenangan pada Perang Badar mengokohkan posisi Nabi Muhammad sebagai pemimpin agama dan negara Madinah. Kekuatan kaum muslim dari Muhajirin dan Ansor akhirnya sangat diperhitungkan oleh kaum yang lain. Setelah mereka sebelumnya terusir dari negara kelahirannya. Juga, mereka seringkali menjadi sasaran bully dan persekusi.

Kedua, Penaklukan Mekkah adalah agresi militer kaum muslimin terhadap kaum Quraisy yang telah wanprestasi terhadap Perjanjian Hudaibiyah. Perjanjian genjatan senjata yang berlangsung 10 tahun antara Madinah dan Mekkah. Perjanjian damai ini diciderai oleh serangan Bani Bakr yang merupakan sekutu  kaum Quraisy terhadap Bani Khuza’ah yang merupakan sekutu kaum muslimin.

Pasukan Nabi Muhammad menaklukan Mekkah dengan kekuatan 10.000 pasukan. Aksi pembebasan Mekkah ini terjadi pada 20 Ramadhan 8 Hijriah atau bertepatan dengan  630 Masehi. Ada 2 korban dari pihak kaum muslimin. Dan 13 dari kaum Quraisy.

Penaklukan Makkah ini nyaris tak ada perlawanan. Nabi Muhammad bersama pasukannya masuk ke Kota Mekkah dengan sangat mudah dan lancar. Diawali dengan tawaf di Ka’bah dan menghancurkan semua berhala yang ada di Masjidil Haram.

Rasulullah SAW kemudian menjatuhkan hukuman mati terhadap 17 orang Mekkah yang bertindak jahat pada kaum muslimin. Meskipun pada akhirnya beberapa orang di antara mereka diberikan amnesti.

Alhasil, kemenangan dua perang besar di atas pasti mengilhami para tokoh kemerdekaan Indonesia untuk membebaskan negeri ini. Anies Rasyid Baswedan mengatakan bahwa para pendiri bangsa mendirikan negara bukan sekadar untuk menggulung kolonialisme, akan tetapi juga untuk menggelar keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Moch Eksan Pendiri Eksan Institute

Dikutip Rmol.id Sabtu, 01 April 2023

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Memilih Pemimpin yang Menguasai Geopolitik Indonesia

Next Post

Kilang Minyak Pertamina di Dumài Riau Meledak

fusilat

fusilat

Related Posts

Export Manusia – Apa Untungnya?
Feature

Export Manusia – Apa Untungnya?

May 2, 2026
Krisis Global, Ketergantungan Lokal: Indonesia di Ujung Rapuh Energi
Economy

Krisis Global, Ketergantungan Lokal: Indonesia di Ujung Rapuh Energi

May 2, 2026
Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan
Feature

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026
Next Post
Kilang Minyak Pertamina di Dumài Riau Meledak

Kilang Minyak Pertamina di Dumài Riau Meledak

Komisioner KPK Sindir Mahfud Terkait  Misteri Pergerakan  Rp 349 T

Penjelasan Wamenkeu soal Transaksi Janggal, Ini Respon Mahfud MD

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Export Manusia – Apa Untungnya?

Export Manusia – Apa Untungnya?

May 2, 2026
Krisis Global, Ketergantungan Lokal: Indonesia di Ujung Rapuh Energi

Krisis Global, Ketergantungan Lokal: Indonesia di Ujung Rapuh Energi

May 2, 2026
Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Export Manusia – Apa Untungnya?

Export Manusia – Apa Untungnya?

May 2, 2026
Krisis Global, Ketergantungan Lokal: Indonesia di Ujung Rapuh Energi

Krisis Global, Ketergantungan Lokal: Indonesia di Ujung Rapuh Energi

May 2, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist