• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Memilih Pemimpin yang Menguasai Geopolitik Indonesia

fusilat by fusilat
April 2, 2023
in Feature
0
Pakar: Putusan Tunda Pemilu PN Jakpus Tak Perlu Dipatuhi!
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Prof Dr Ermaya, Dewan Pakar Bidang Geopolitik dan Geostrategi BPIP RI.

Jakarta – Bung Karno dalam pidato pembukaan Kongres Nasional ke-8 BAPERKI di Istana Olahraga Gelora “Bung Karno”, pada 14 Maret 1963, memberitahukan bahwa pemimpin itu, bukanlah orang yang mengakat diri sendiri menjadi pemimpin. Pemimpin yang benar pemimpin, adalah perasan dari perjuangan.

Amanat Presiden Pertama RI ini menjadi relevan manakala kita simak dalam hari-hari belakangan ini. Sejumlah orang sudah mencalonkan diri menjadi pemimpin atau pun dideklarasikan menjadi pemimpin dalam konteks putaran Pemilu 2024. Bersamaan pula pernyataan Bung Karno itu mempertegas kontektualitas bahwa pemimpin adalah sosok harapan yang ideal.

Dengan demikian, representasi ini dalam kebutuhan kepemimpinan nasional –termasuk kepemimpinan pemerintahan — diperlukan penguasaan ilmu pengetahuan yang kuat, disiplin, serta merefleksikan karakter bangsa.

Bilamana kita menelusuri lewat teori sosial (lawan teori genetis), pemimpin harus punya jam terbang tinggi. Harus disiapkan, dididik, dan dibentuk, tidak terlahirkan begitu saja. Ada harapan yang terpresentasikan untuk memilih sebaik-baiknya pemimpin.

Menurut filsuf abad 10, Abu Hamid Al Ghazali, sebaik-baiknya pemimpin ialah “beradab dan mulia hati”. Atau kita pakai pengertian pemimpin yang efektif terhadap keadaan kontemporer ini, seperti yang dikatakan penulis abad 20, Peter F. Drucker, “Pemimpin yang efektif bukan soal pintar berpidato dan mencitrakan diri agar disukai; kepemimpinan tergambar dari hasil kerjanya, bukan atribut-atributnya.”

Hari-hari belakang ini dalam babak-babak awal konstelasi Pemilu 2024, telah ada sejumlah partai politik (parpol) bergegas sibuk menggalang koalisi untuk menghadirkan sosok pemimpin negara, agar kita pilih. Kesibukan-kesibukan ini, bagaimana pun, bagian dari ekspresi harapan kita juga untuk mempunyai sebaik-baiknya pemimpin ”beradab dan mulia hati.”

Dalam episode memilih pemimpin ini bukan saja tersemayam harapan, juga terselipkan tuntutan. Tuntutan ini bisa secara gamblang agar pemimpin berkesesuaian dengan opini (politik) yang kita apungkan, atau secara halus mengakomodasikan aspirasi kita atas nama aspirasi rakyat.

Memilik integritas Geopolitik Indonesia

Dari sana terejawantahkan strategi sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Dalam istilah Bung Karno – perasan. Maka perasan ini menjadi bagian dari elemen bangsa yang bernilai strategis. Oleh karena itu, karakter bangsa yang terakomodasi dalam sosok pemimpin begini, perlu didukung pula dengan sikap kenegarawanan dan profesionalisme yang tinggi, yang bebas dari bias-bias diskriminasi dan dikotomi parsial. Ini semua demi terwujudnya cita-cita dan tujuan nasional bangsa Indonesia.

Tetapi lebih jauh, bagi seorang pemimpin bermodalkan kecerdasan, pengendalian emosional, sampai spiritual, maupun bermodalkan uang –tidaklah cukup, melainkan diperlukan pula modal sosial. Modal sosial ini, antara lain, kepercayaan rakyat pada pemimpinnya, dan kejujuran pemimpin pada rakyatnya.

Integritas kepemimpinan nasional dalam kemajemukan masyarakat Indonesia, diperlukan kepemimpinan, patriotisme, nasionalisme, dan kerja keras untuk keberhasilannya selama masa jabatannya. Juga, kemampuan seseorang sebagai pemimpin selain berkemampuan pemerintahan, pun memiliki kemampuan mengambil putusan secara cepat, tepat, dan terukur.

Harapan dan kriteria terhadap pemimpin demikianlah yang seharusnya muncul dalam jajaran kandidat tokoh-tokoh di dalam ajang Pemilu 2024. Pesta demokrasi ini bukan sembarang pesta yang mencoblos gambar partai dan foto kandidat pemimpin semata. Rakyat juga menintipkan amanah terhadap sosok pemimpin yang dipilihnya.

Maka pemimpin bukan sekadar pemimpin yang dipilih, lebih dasar lagi, ia harus mampu memimpin tata pemerintahan yang baik, yaitu mengelola sumber daya menjadi sumber daya berkualitas tinggi berdasarkan etika pemerintahan. Hal-hal tersebut dalam mewujudkan good governace ini harus dilandasi moral, etika, dan paradigma nasional bangsa Indonesia, yaitu Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, Wawasan Nusantara, dan Ketahanan Nasional.

Demokrasi memilih pemimpin

Tradisi demokrasi yang kita pakai — sejak Pemilu pertama 29 Sepetember 1955 sampai Pemilu ketigabelas pada 14 Februari 2024 — adalah untuk memilih dan menetapkan pemimpin. Definisi ini dalam menetapkan pemimpin dengan tradisi kebudayaan Indonesia, adalah konsep menetapkan pemimpin agar tidak boleh berjauhan dengan masyarakat yang dipimpinnya. Tujuannya agar setiap peristiwa yang terjadi dalam masyarakat, terekam pula dalam pengalamannya.

Dalam ketetapan ini orang yang patut diminta tunjuk ajar, serta saran pendapat atas segala persoalan yang terjadi pada anak kemenakan. Ketetapan pemimpin ini, dalam filsafat Melayu berbunyi: didahulukan selangkah, ditinggikan seranting, dituakan sehari.

Senapas dengan ini tradisi demokrasi yang kita pakai bahwa memilih dan menetapkan pemimpin, adalah kronologis pesta demokrasi. Sistem nilai ini menjadi kukuh ketika Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial.

Menurut Arend sistem pemerintahan presidensial adalah kepala pemerintahan yang merupakan hasil pilihan rakyat secara langsung, dan berganti atas dasar periode masa jabatan yang tetap (Arend Lijphart, Yale University Press, 1999).

Konstitusi Indonesia juga telah tegas mengatur bahwa presiden dan wakil presiden dipilih secara langsung oleh rakyat dan membatasi masa jabatan selama lima tahun. Kemudian boleh dipilih kembali hanya untuk satu kali masa jabatan berikutnya.

Tetapi belum lagi periode kepemimpinan nasional berakhir, serta masih tahapan-tahapan pemilu, siapa bakal calon presiden (pemimpin) sudah digadang-gadang. Termasuk sejumlah lembaga survei menabuh gendang tarian figur siapa-siapa saja bakal calon presiden (pemimpin).

Haruslah tetap kita ingat, bahwa filsafat kebudayaan Indonesia telah memberitahukan bahwa (calon) pemimpin itu tidak boleh terpijak di lapik orang. Maksudnya: seorang calon pemimpin tidak pernah atau tidak sedang menguasai hak orang lain untuk kepentingan sendiri. Tujuannya agar kelak setelah menjadi pemimpin, ia tidak menumpangkan kehidupan atas jabatanya sehingga mengabaikan hak orang lain.

Dikutip dari Komas.com, Sabtu 1 April 2023.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang Penyelundupan Emas Rp 189 Triliun: Sri Mulyani atau Dirjen yang Bohong?

Next Post

HUT Kemerdekaan RI Yang Dilupakan

fusilat

fusilat

Related Posts

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan
Feature

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026
Economy

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI
Birokrasi

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026
Next Post
Jateng, UMR Paling Rendah di Tanah Air

HUT Kemerdekaan RI Yang Dilupakan

Kilang Minyak Pertamina di Dumài Riau Meledak

Kilang Minyak Pertamina di Dumài Riau Meledak

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026

Mengawal Asta Cita di KIT Batang: Transformasi Industri Berbasis Kedaulatan dan Pertahanan

May 1, 2026

Manajemen Risiko di Masa Perang (Fondasi Survival Economy: Pangan, Air, dan Energi)

May 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist