• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

INDONESIA MERDEKA, MESTINYA PETANI SEJAHTERA !

by
August 14, 2024
in Feature, Layanan Publik
0
Survei SKDU BI: Kuartal I 2024 Kegiatan Dunia Usaha Meningkat
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Beberapa hari ke depan, bangsa kita kembali akan memperingati Hari Kemerdekaannya. 17 Agustus 2024 nanti segenap komponen bangsa akan menyemaraki peringatan Indonesia Merdeka yang ke 79 tahun. Tema yang dipilih tahun ini adalah “Nusantara Baru Indonesia Maju”. Tema ini memiliki makna menggambarkan transisi kepindahan ibu kota negara dan estafet kepemimpinan bangsa.

5 tahun ke depan (2024-2029), bangsa ini akan memiliki Presiden/Wakil Presiden baru, hasil Pemilihan Presiden 2024 lalu. Sesuai jadwal Komisi Pemilihan Umum (KPU), Prabowo/Gibran akan dilantik tanggal 20 Oktober 2024. Seusai dilantik, kita akan saksikan bagaimana duet mereka dalam nenakhkidai bangsa dan negeri tercinta ini.

Bagi Keluarga Besar kaum tani, terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden NKRI, betul-betul menjadikan kebahagiaan tersendiri. Pasalnya, bukan saja Prabowo dikenal sebagai sosok pemimpin bangsa yang tak pernah ragu melindungi petani, namun Prabowo pun telah dipercaya kaum tani di negeri ini untuk menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) selama dua periode kepengurusan.
Kaum tani di Tanah Merdeka, sangat berharap agar Prabowo/Gibran lebih memperlihatkan keberpihakannya kepada sektor pertanian dan kecintaan yang mendalam terhadap para petani. Kaum tani sangat meyakini Prabowo tahu persis apa yang selama ini menjadi keinginan (will) dan kebutuhan (need) kaum tani. Maklum pengalaman panjang jadi aktivis organisasi petani, pasti akan memperkaya pemahamannya atas kehidupan petani.

Itulah Prabowo Subianto, Presiden NKRI periode 2024-2029. Banyak harapan dan gagasannya untuk melakukan perlindungan dan pembelaan terhadap petani. Prabowo tidak pernah kendor untuk dalam tempo sesingkat-singkatnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Itu sebabnya, dalam Kabinet mendatang, Menteri Pertanian yang ditunjuknya, mestilah sosok yang benar-benar paham betul soal pertanian dan petani.

79 tahun Indonesia Merdeka, betul-betul menjadi momentum terbaik untuk mengumandangkan betapa penting dan strategisnya Pemerintah secepatnya mensejahterakan kehidupan petani. Petani sejahtera, tidak pantas lagi hanya dijadikan wacana atau pemanis pidato para pejabat publik. Tidak boleh juga hanya dijadikan kantong suara untuk dimanfaatkan suaranya. Cara-cara ini sudah saatnya dihentikan.

Catatan kritis yang menarik untuk dibincangkan adalah mengapa selama 79 tahun Indonesia Merdeka, seolah-olah Pemerintah sangat kesusahan untuk mensejahterakan petani ? Ada apa sebetulnya dengan Pemerintah di negeri ini ? Jawaban atas pertanyaan ini, sangatlah kita butuhkan, untuk dijadikan bahan pembelajaran mencari langkah cerdas dan bernas.

Upaya mensejahterakan petani dalam kurun waktu 5 tahun ke depan, bukanlah hal gampang untuk ditempuh. Banyak tantangan dan problem yang perlu penanganan lebih seksama. Salah satu masalah yang perlu jalan keluar secara cepat adalah soal Nilai Tukar Petani (NTP) yang selama ini dijadikan ukuran utama untuk mengetahui tingkat kesejahteraan petani.

Selain itu, banyak pihak mempertanyakan, mengapa Pemerintah seperti yang enggan mencari ukuran baru dan lebih tehnokratik dalam pendekatan yang dilakukannya. Padahal, kritik keras terhadap NTP ini sudah sangat sering disampaikan banyak pihak. NTP sendiri sudah tidak pantas lagi dipertahankan sebagai ukuran menentukan tingkat kesejahteraan petani.

Badan Pusat Statistik (BPS) hampir setiap bulan merilis tentang NTP ini. Untuk bulan Juli 2024, NTP diumumkan berada pada poin 119. Angka ini menunjukkan perbandingan antara biaya yang dikeluarkan petani dengan yang diterima petani, memperlihatkan poin 19. Artinya petani mendapat keuntungan dari usahatani yang digarapnya. Kalau poinnya dibawah 100, maka petani merugi.

Dalam beberapa tahun belakangan ini NTP selalu berada pada angka diatas 100. Angka NTP diatas 100 mengisyaratkan penghasilan petani berada diatas pengeluarannya. Catatan pentingnya adalah berapa pantasnya NTP agar petani layak disebut mampu hidup sejahtera ? Ada yang menyebut minimal NTP petani bisa mencapai 130 saja, tingkat kesejahteraan petani sudah membaik. Apalagi jika lebih.

79 tahun Indonesia Merdeka, mestinya mampu menghantarkan petani untuk dapat hidup sejahtera. Terlebih seusai bangsa ini mampu memproklamirkan diri swasembada beras tahun 1984. Jika para petani dapat menggenjot produksi padi hingga swasembada, seharusnya pendapatan petani juga meningkat. Artinya, kesejahteraan petaninya pun bakal semakin membaik.

Namun begitu, dalam perkembangannya, anggapan naiknya produksi otomatis diikuti dengan naiknya penghasilan petani, rupanya tidak berlaku dalam suasana kekinian. Untuk komoditas padi misalnya, naiknya produksi terbukti tidak mendongkrak kesejahteraan petaninya, jika saat panen harga jual gabahnya selalu anjlok.

Jadi, faktor harga menjadi salah satu penentu penghasilan petani meningkat atau tidak. Itu sebabnya, jika kita ingin meningkatkan kesejahteraan petani, maka Pemerintah prnting membuat jaminan, pada saat panen raya harga di tingkat petani tidak melorot, tapi malah menguntungkan petani. Petani sangat mensntikan adanya jaminan harga tersebut.

“Nusantara Baru Indonesia Maju” adalah tema yang dipilih Pemerintah dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI yang ke 79 tahun. Kalau hal ini dikaitkan dengan dunia petani, maka tema itu dapat dikemas menjadi I donesia Merdeka Petani Sejahtera. Semoga demikian adanya ! (PENULIS, KETUA HARIAN DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hot News : 34 DPD Solid Dukung Bahlil Lahadalia Sebagai Ketua Umum Golkar

Next Post

Agus Gumiwang Tegaskan Tidak Akan Maju Jadi Caketum Golkar, Nama Bahlil Semakin Kuat

Related Posts

Feature

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026
Feature

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah
Feature

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026
Next Post
Siapa Calon Ketum Golkar? Agus Gumiwang, Kahar Muzakir, atau Bahlil Lahadalia

Agus Gumiwang Tegaskan Tidak Akan Maju Jadi Caketum Golkar, Nama Bahlil Semakin Kuat

Putusan MK: Pejabat Negara Jadi Capres Tak Perlu Mundur, Cukup Persetujuan Presiden

PTUN Kabulkan Gugatan Anwar Usman, SK Pengangkatan Suhartoyo sebagai Ketua MK Dibatalkan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tangkap Tiyo Ardianto!
Feature

Tangkap Tiyo Ardianto!

by Karyudi Sutajah Putra
June 16, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta -  Dalam hati mungkin Tiyo Ardianto memang ingin...

Read more
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

June 16, 2026

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...