• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ironi Negeri Sakit: Rp100 Triliun Mengalir ke RS Penang dan RS Luar Negeri Lainnya

Ali Syarief by Ali Syarief
June 11, 2025
in Feature, Health
0
Ironi Negeri Sakit: Rp100 Triliun Mengalir ke RS Penang dan RS Luar Negeri Lainnya
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Saya masih ingat dengan jelas sebuah perjalanan resmi yang membuka banyak mata. Waktu itu saya turut serta dalam rombongan Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan, dalam sebuah kunjungan antarprovinsi ke Penang, Malaysia. Rombongan itu terdiri dari sejumlah pejabat penting, termasuk Panglima Kodam III/Siliwangi, serta beberapa perwakilan Kadin Jawa Barat—saya di antaranya. Tujuan utamanya diplomatik: mempererat hubungan antarwilayah, membahas potensi kerja sama, dan mempromosikan investasi. Tapi ada yang menarik, bahkan mengejutkan.

Di luar jadwal resmi, sebagian dari rombongan menyempatkan diri untuk melakukan medical check-up di rumah sakit swasta Penang. Bahkan ada yang membawa anggota keluarga sekalian. Alasannya simpel, tapi sarat makna: hasil diagnosa di Penang dianggap lebih akurat, pelayanannya lebih baik, dan teknologinya lebih canggih. Saya bertanya dalam hati: mengapa harus ke Penang hanya untuk periksa kesehatan? Bukankah di Bandung dan Jakarta tersedia rumah sakit besar dan dokter ahli?

Bertahun-tahun kemudian, saya membaca kesaksian yang membangkitkan kembali memori itu. Tantowi Yahya, mantan Duta Besar RI, berbagi pengalaman serupa. Ia melakukan general check-up di Penang dan terkejut ketika dokter di sana berkata bahwa 80 persen pasien mereka berasal dari Indonesia. Angka itu tak hanya mencengangkan, tapi juga menyedihkan.

Fenomena ini tidak terjadi di kalangan elite saja. Warga dari Aceh dan Sumatera Barat, misalnya, telah lama memilih berobat ke rumah sakit Malaysia daripada ke Jakarta. Penang dan Melaka terasa lebih dekat secara geografis, dan—yang lebih penting—lebih terpercaya secara psikologis. Bagi mereka, rumah sakit di Malaysia memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan lebih manusiawi. Sedangkan di Indonesia, citra rumah sakit justru sebaliknya: mahal, rumit, dan sering kali membuat pasien merasa seperti barang antrean, bukan manusia yang sedang sakit.

Pertanyaannya sederhana tapi menyakitkan: mengapa warga Indonesia lebih percaya rumah sakit di luar negeri ketimbang rumah sakit di negerinya sendiri?

Jawabannya ada di banyak tempat. Pertama, kepercayaan publik terhadap sistem kesehatan nasional begitu rendah. Banyak orang merasa tidak aman dan tidak yakin pada diagnosis dokter lokal. Trauma akibat salah diagnosa, prosedur yang bertele-tele, hingga biaya yang tak masuk akal—semuanya memperkuat persepsi negatif.

Kedua, soal pelayanan. Di rumah sakit Penang, dokter dikenal sabar, komunikatif, dan mampu menjelaskan detail kondisi pasien dengan tenang. Pasien merasa dihargai. Bandingkan dengan layanan medis di rumah sendiri, di mana tak jarang dokter terburu-buru, enggan berdialog, bahkan terkesan mengintimidasi.

Ketiga, justru lebih ironis: biaya pengobatan di luar negeri sering kali lebih murah dan transparan. Bayangkan, untuk check-up lengkap di Penang, banyak warga Indonesia hanya perlu merogoh kocek lebih sedikit dibanding rumah sakit swasta ternama di Jakarta, bahkan setelah dihitung dengan biaya tiket dan penginapan.

Dan ini bukan fenomena kecil. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pariwisata, warga Indonesia menghabiskan sekitar Rp100 triliun setiap tahun untuk berobat ke luar negeri, terutama ke Malaysia, Singapura, dan Thailand. Seratus triliun rupiah—angka yang fantastis, dan sekaligus menyedihkan. Itu artinya, negara ini tidak hanya kehilangan kepercayaan, tetapi juga kehilangan devisa dalam jumlah besar hanya karena gagal menghadirkan layanan kesehatan yang bisa dipercaya.

Penang, bagi banyak warga Indonesia, bukan lagi destinasi wisata, melainkan rumah sakit kedua. Dan rumah sakit dalam negeri, dengan segala gembar-gembor “kelas dunia”-nya, seolah hanya jadi pelengkap penderitaan. Kita membangun fasilitas mewah, tapi gagal membangun kepercayaan.

Saya tidak sedang mengajak semua orang berhenti berobat ke luar negeri. Tapi pertanyaannya harus kita jawab bersama: sampai kapan kita rela membiarkan ratusan triliun rupiah keluar negeri setiap tahun, hanya untuk sesuatu yang seharusnya bisa kita sediakan sendiri—pelayanan kesehatan yang bermutu dan penuh empati?

Karena sehat, di negeri ini, ternyata belum tentu bisa didapat di rumah sendiri. Ironi yang menyesakkan. Sebuah potret negeri yang sakit—secara harfiah dan simbolik.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Teka-Teki Prabowo Melindungi Jokowi

Next Post

Fungsi Pertahanan TNI dalam Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan Alami Distorsi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah
Economy

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

January 25, 2026
PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG
Feature

PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

January 25, 2026
Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia
Aya Aya Wae

Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia

January 25, 2026
Next Post
Fungsi Pertahanan TNI dalam Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan Alami Distorsi

Fungsi Pertahanan TNI dalam Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan Alami Distorsi

Aksi Protes Menyebar ke Kota – kota  Besar  Lainnya di  AS, Jam Malam  Diberlakukan 

Aksi Protes Menyebar ke Kota - kota  Besar  Lainnya di  AS, Jam Malam  Diberlakukan 

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi
News

Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

by Karyudi Sutajah Putra
January 24, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews -  - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) Mugiyanto Sipin menyampaikan inisiasi pendanaan untuk Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) atau...

Read more
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

January 21, 2026
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

January 25, 2026
DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

January 25, 2026
Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

January 25, 2026
PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

January 25, 2026
Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia

Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia

January 25, 2026
Megawati 79 Tahun dan Ujian Terakhir Kepemimpinan Partai

Megawati 79 Tahun dan Ujian Terakhir Kepemimpinan Partai

January 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

January 25, 2026
DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

January 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist