• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Isra Miraj di Hadapan Batas Kecepatan Cahaya: Ketika Iman dan Fisika Berdebat

Ali Syarief by Ali Syarief
January 18, 2026
in Feature, Science & Cultural
0
Isra Miraj di Hadapan Batas Kecepatan Cahaya: Ketika Iman dan Fisika Berdebat
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Peristiwa Isra Miraj diyakini umat Islam sebagai perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik menembus langit dalam waktu satu malam. Sebuah perjalanan yang bagi iman adalah mukjizat. Namun bagi sebagian kalangan, terutama yang memegang teguh logika fisika modern, kisah ini sering dipertanyakan. Salah satu argumen yang kerap diajukan adalah batas mutlak kecepatan cahaya. Dalam fisika, tidak ada materi yang diizinkan bergerak melebihi kecepatan cahaya. Bahkan untuk mendekatinya saja, energi yang dibutuhkan menuju tak terbatas. Maka muncul kesimpulan cepat, manusia tidak mungkin bergerak secepat itu, apalagi melampauinya.

Teori relativitas Einstein menjelaskan bahwa ketika suatu benda bergerak mendekati kecepatan cahaya, waktu yang dialaminya melambat. Dua pengamat dengan kecepatan berbeda akan merasakan durasi waktu yang berbeda. Jika seseorang bergerak mendekati kecepatan cahaya, bagi dirinya waktu berjalan normal, tetapi bagi orang yang diam, ia tampak bergerak sangat lambat. Bahkan secara teoritis, bila seseorang dapat bergerak tepat pada kecepatan cahaya, waktu baginya berhenti. Namun persoalannya jelas, manusia adalah materi bermassa. Dan materi bermassa tidak mungkin mencapai, apalagi melampaui, kecepatan cahaya.

Di sinilah sebagian orang berkata, “Tidak ada yang tidak mungkin.” Tetapi fisika menjawab tegas, justru banyak hal yang mustahil. Tidak mungkin materi bermassa bergerak lebih cepat dari cahaya. Tidak mungkin energi terbatas mendorong benda bermassa menuju kecepatan tak terbatas. Alam semesta memiliki aturan. Hukum fisika bukan sekadar teori, tetapi hasil pengamatan dan pengukuran berulang. Maka bantahan pun muncul, jika Isra Miraj dipahami sebagai perjalanan fisik dengan tubuh utuh melintasi ruang kosmik, ia berbenturan dengan batas ini.

Namun persoalan sesungguhnya bukan sekadar fisika. Persoalan terletak pada cara kita memaknai peristiwa tersebut. Apakah Isra Miraj harus dipahami sepenuhnya sebagai perjalanan fisik dalam ruang tiga dimensi yang kita kenal, atau sebagai peristiwa di luar sistem ruang dan waktu yang biasa kita alami. Sains hanya bekerja di dalam semesta yang terukur. Ia tidak memiliki alat untuk mengukur sesuatu yang berada di luar kerangka ruang dan waktu itu sendiri. Ketika seseorang berkata, “Secara fisika itu mustahil,” ia benar di wilayah fisika. Tetapi ketika iman berkata, “Itu mukjizat,” ia berbicara tentang wilayah lain, wilayah yang tidak tunduk pada hukum alam biasa.

Perdebatan ini akhirnya membawa kita pada pertanyaan mendasar. Apakah segala sesuatu harus tunduk pada hukum fisika yang kita kenal saat ini. Sejarah sains menunjukkan bahwa hukum yang dianggap mutlak hari ini bisa direvisi esok hari. Dahulu manusia mengira waktu bersifat absolut. Einstein mematahkannya. Dahulu manusia mengira alam semesta statis. Kini kita tahu ia mengembang. Artinya, batas pengetahuan manusia selalu bergerak.

Maka ketika seseorang berkata, “Tidak ada yang tidak mungkin,” ia salah jika berbicara tentang fisika. Tetapi ia bisa benar jika berbicara tentang keterbatasan pengetahuan manusia. Banyak hal yang hari ini kita anggap mustahil, mungkin suatu hari dijelaskan dengan kerangka baru. Namun hingga saat itu tiba, hukum cahaya tetap berdiri kokoh. Tidak ada materi bermassa yang dapat melampauinya.

Isra Miraj pun akhirnya berdiri di persimpangan antara iman dan rasio. Sains berkata, perjalanan fisik melebihi kecepatan cahaya mustahil. Iman berkata, mukjizat tidak tunduk pada hukum biasa. Di antara keduanya, manusia belajar rendah hati. Bahwa akal punya batas, dan alam pun punya pagar. Bahwa tidak semua yang diimani bisa diukur, dan tidak semua yang diukur bisa menjelaskan seluruh kenyataan.

Di situlah makna terdalam perdebatan ini. Bukan untuk mematahkan iman, atau menolak sains. Tetapi untuk menyadari bahwa manusia hidup di antara dua dunia, dunia hukum alam yang terukur, dan dunia makna yang melampaui angka.

Dan mungkin, justru di batas kecepatan cahaya itulah, manusia diingatkan bahwa tidak semua perjalanan bisa ditempuh oleh tubuh. Sebagian hanya bisa ditempuh oleh kesadaran.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport Ditemukan di Hutan Leang-Leang Maros, Tim SAR Masih Berjuang Capai Lokasi

Next Post

Paradoks Iman: Saat Logika Menyerah pada Keyakinan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Paradoks Iman: Saat Logika Menyerah pada Keyakinan

Paradoks Iman: Saat Logika Menyerah pada Keyakinan

Menjodohkan Raksasa dan Sahabat: Membawa Prototipe Koperasi Digital ke Panggung Nasional

Menjodohkan Raksasa dan Sahabat: Membawa Prototipe Koperasi Digital ke Panggung Nasional

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist