• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Jangan Sampai Lolos: Memenjarakan Jokowi sebagai Tanggung Jawab Sejarah

Ali Syarief by Ali Syarief
February 1, 2025
in Crime, Feature
0
Jokowi Tidur Tak Nyenyak di IKN: Sebuah Refleksi dan Penyebab Umum Gangguan Tidur
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah hiruk-pikuk politik nasional, satu pertanyaan mendesak harus terus kita suarakan: apakah Jokowi akan lolos dari jerat hukum setelah masa jabatannya berakhir? Sejarah telah menunjukkan bahwa kekuasaan yang disalahgunakan tanpa pertanggungjawaban hanya akan melanggengkan kejahatan politik. Oleh karena itu, upaya untuk memenjarakan Jokowi bukan sekadar tuntutan emosional, melainkan sebuah kewajiban demi keadilan dan perbaikan bangsa.

Rezim yang Penuh Manipulasi dan Kepentingan Pribadi

Sejak awal pemerintahannya, Jokowi telah menunjukkan bahwa ia bukan pemimpin yang berpihak pada rakyat, melainkan seorang aktor politik yang lihai memainkan strategi oligarki demi kepentingan diri dan kelompoknya. Isu-isu seperti korupsi yang merajalela, nepotisme yang semakin terang-terangan, serta pemaksaan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan anggaran yang tidak masuk akal adalah bukti nyata betapa kekuasaannya disalahgunakan.

Sebagaimana laporan terbaru yang mengungkap anggaran upacara 17 Agustus di IKN mencapai Rp 87 miliar—jauh lebih mahal dibandingkan upacara di Jakarta tahun lalu yang ‘hanya’ Rp 53 miliar—kita melihat bagaimana proyek ini tidak lebih dari ajang bancakan dana negara. Publik layak bertanya: siapa yang diuntungkan? Ke mana aliran dana sesungguhnya? Bukankah ini bagian dari skenario besar untuk menguras APBN demi kepentingan segelintir elite?

Pelanggaran Konstitusi dan Pengkhianatan Demokrasi

Selain kasus-kasus korupsi, Jokowi juga harus bertanggung jawab atas berbagai pelanggaran konstitusi yang dilakukannya. Salah satu yang paling mencolok adalah perannya dalam mengatur Pilpres 2024 demi memastikan kepentingan politiknya tetap terjaga. Manipulasi Mahkamah Konstitusi yang akhirnya meloloskan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden bukanlah kebetulan. Ini adalah bentuk nyata bagaimana hukum dipermainkan demi dinasti politik.

Belum lagi dugaan keterlibatan Jokowi dalam intervensi KPK yang berujung pada pelemahan lembaga antikorupsi tersebut. Sejak revisi UU KPK yang dilakukan pada 2019, lembaga ini kehilangan taringnya dalam memberantas korupsi, dan puncaknya adalah pemecatan 57 pegawai KPK yang kritis terhadap pemerintahan Jokowi. Apakah semua ini hanya kebetulan? Atau ada skenario besar yang telah disiapkan untuk memastikan Jokowi dan lingkarannya kebal hukum?

Menjadikan Jokowi Tahanan Politik Demi Keadilan

Memenjarakan Jokowi bukan sekadar balas dendam politik, melainkan langkah konkret untuk memulihkan demokrasi yang telah dirusak oleh rezimnya. Dalam sejarah, para pemimpin yang terbukti merusak sistem negara harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Indonesia tidak boleh menjadi pengecualian.

Beberapa preseden internasional menunjukkan bahwa mantan kepala negara bisa dijerat hukum atas pelanggaran yang mereka lakukan. Di Korea Selatan, Park Geun-hye dijebloskan ke penjara atas skandal korupsi. Di Brasil, Lula da Silva sempat dipenjara karena dugaan suap dan pencucian uang. Jika negara-negara lain bisa menegakkan keadilan bagi rakyatnya, mengapa Indonesia tidak?

Maka, rakyat dan aparat hukum harus terus mengawal proses ini. Semua bukti yang mengarah pada kejahatan politik dan ekonomi Jokowi harus dikumpulkan dan dibawa ke ranah hukum. Tidak boleh ada kompromi, tidak boleh ada pengampunan. Sejarah akan mencatat apakah bangsa ini berani menuntut keadilan atau justru membiarkan seorang pemimpin yang telah merusak sistem hukum dan demokrasi berjalan bebas tanpa konsekuensi.

Jokowi tidak boleh lolos. Jika hukum benar-benar ditegakkan, maka penjara adalah tempat yang layak bagi seorang pemimpin yang telah mengkhianati amanah rakyat.

Penegak Hukum Sepakat, Akan Tindak Secara Pidana terhadap Proses Penerbitan Sertifikat Tanah Pagar Laut, di Tangerang

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Penegak Hukum Sepakat, Akan Tindak Secara Pidana terhadap Proses Penerbitan Sertifikat Tanah Pagar Laut, di Tangerang

Next Post

Siapa Sosok Kerempeng yang Akan Kudeta Prabowo?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Next Post
Siapa Sosok Kerempeng yang Akan Kudeta Prabowo?

Siapa Sosok Kerempeng yang Akan Kudeta Prabowo?

Google Tanggapi Rupiah “Melonjak” jadi Rp8170,65,-

Google Tanggapi Rupiah "Melonjak" jadi Rp8170,65,-

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...