• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Siapa Sosok Kerempeng yang Akan Kudeta Prabowo?

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
February 1, 2025
in Feature, Politik
0
Siapa Sosok Kerempeng yang Akan Kudeta Prabowo?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Siapa sosok kurus yang pernah berkuasa yang akan melakukan kudeta terhadap Presiden Prabowo Subianto? Adalah Hardiansyah Gumay alias Hard Gumay (36), seorang indigo yang juga artis, yang meramal di tahun 2025 ini akan terjadi kudeta terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang melibatkan sosok misterius.

Hard Gumay, yang sejumlah ramalannya susah terbukti jitu, menyebutkan, upaya kudeta itu dirancang oleh seorang tokoh yang pernah memiliki jabatan penting di pemerintahan.

Sosok yang akan melakukan kudeta itu, kata Hard Gumay, berperawakan kurus, berkulit sawo matang, berambut pendek cepak, dan saat ini berada dalam lingkaran relasi Prabowo. Sosok itu memiliki jaringan yang kuat dan strategi yang matang.

Kudeta tersebut, kata Hard Gumay, merupakan ancaman serius yang dapat mengguncang stabilitas politik Indonesia, meskipun hasil akhirnya masih menjadi misteri.

Mengarah ke Jokowi

Ciri-ciri yang disebut Hard Gumay yang akan melakukan kudeta terhadap pemerintahan Prabowo mengarah kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo, baik ciri fisik seperti berbadan kurus, berkulit sawo matang dan berambut pendek cepak, maupun ciri nonfisik seperti pernah memiliki jabatan penting di pemerintahan, serta memiliki jaringan kuat dan strategi matang.

Terpilihnya Jokowi sebagai Presiden RI pada Pemilu 2014 dan 2019 serta majunya Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi sebagai calon wakil presiden di Pemilu 2024 dan terpilih merupakan bukti nyata bahwa Jokowi memiliki jaringan yang kuat dan strategi yang matang, kendati strategi yang dipilih itu berupa kebohongan demi kebohongan alias kamuflase.

Jaringan yang kuat juga sudah terbukti dimiliki Jokowi dengan menguasai TNI dan Polri, bahkan hingga wong Solo itu lengser keprabon sejak 20 Oktober 2024.

Panglima TNI saat ini, yakni Jenderal Agus Subianto, dan Kapolri saat ini, Jenderal Listyo Sigit Prabowo adalah pejabat yang diangkat oleh Jokowi yang kemudian dipertahankan oleh Prabowo.

Indikator Jokowi Kudeta

Jika yang dimaksud Hard Gumay yang akan melakukan kudeta terhadap Prabowo itu adalah Jokowi, maka masuk akal. Lalu, apa indikatornya?

Pertama, Jokowi adalah sosok yang ambisius. Terbukti, ia sempat berupaya memperpanjang masa jabatannya hingga tiga periode dengan berupaya mengamandemen Pasal 7 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 meskipun pada akhirnya gagal karena ditentang PDI Perjuangan di DPR RI.

Jokowi juga menyodorkan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden di Pemilu 2024 dengan mengintervensi Mahkamah Konstitusi (MK) sehingga menerbitkan Putusan No 90 Tahun 2023 yang memberikan karpet merah bagi Gibran.

Sebelum menjadi wapres, Gibran adalah Walikota Surakarta, Jawa Tengah. Selain Gibran, Jokowi juga menjadikan menantunya, Bobby Nasution sebagai Walikota Medan yang kemudian maju sebagai calon gubernur Sumatera Utara pada Pilkada 2024 dan terpilih.

Selain itu, Jokowi juga menjadikan putra bungsunya, Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Semua itu mengindikasikan bahwa Jokowi adalah sosok ambisius, bahkan sedang membangun dinasti politik di Tanah Air.

Kedua, Jokowi adalah sosok yang mudah berkhianat. Pada Pilkada 2005 dan 2010, ia diusung PDIP sebagai calon walikota Surakarta, Jawa Tengah, dan terpilih.

Begitu pun pada Pilkada DKI Jakarta 2012, Jokowi juga diusung PDIP sebagai calon gubernur dan terpilih. Pun pada Pilpres 2014 dan 2019, Jokowi diusung PDIP sebagai calon presiden dan terpilih.

Tidak itu saja. Yang mengusung Gibran dan Bobby sebagai calon walikota pada Pilkada 2020 juga PDIP dan terpilih.

Tapi lihatlah, dengan mudah Jokowi mengkhianati PDIP dan ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri. Pada Pilpres 2024, Jokowi lebih memilih mendukung Prabowo-Gibran daripada capres-cawapres yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

Ketiga, Jokowi punya jaringan yang kuat dan hubungan yang baik dengan TNI dan Polri. Bahkan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mengangkat adalah Jokowi yang kemudian dipertahankan oleh Prabowo. Hubungan yang baik Jokowi dengan TNI dan Polri sudah terbukti di Pilpres dan Pilkada 2024.

Jika TNI dan Polri mendukung, niscaya kudeta yang akan dilancarkan oleh siapa pun, termasuk mungkin Jokowi akan lancar.

Sebaliknya, kalau tidak didukung oleh TNI dan Polri, kudeta tak akan berhasil. Lihat saja kudeta gagal yang dilancarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1965.

Abdurrahman Wahid saat menjabat Presiden RI juga sempat mengeluarkan dekrit pembubaran DPR RI dan Partai Golkar. Tapi karena tidak didukung TNI dan Polri, Gus Dur pun gagal. Bahkan bekas Ketua Umum PBNU itu yang akhirnya dilengserkan oleh MPR RI atas dukungan TNI dan Polri.

Akan tetapi, dalam sejarah Indonesia, tak pernah TNI dan Polri mendukung kudeta terhadap pemerintahan yang sah. Apalagi melakukan kudeta. Sebab itu, jika Jokowi akan melakukan kudeta, belum tentu didukung TNI dan Polri. Mungkin karena itulah Hard Gumay menerawang hasil kudeta yang akan dilakukan sosok kurus itu masih misterius.

Akan tetapi, secara natural, tanpa kudeta pun Gibran bisa naik ke kursi Presiden RI jika karena faktor kesehatan Prabowo yang saat ini berusia 74 tahun berhalangan tetap. Itulah!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jangan Sampai Lolos: Memenjarakan Jokowi sebagai Tanggung Jawab Sejarah

Next Post

Google Tanggapi Rupiah “Melonjak” jadi Rp8170,65,-

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis
Birokrasi

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah
Feature

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
Next Post
Google Tanggapi Rupiah “Melonjak” jadi Rp8170,65,-

Google Tanggapi Rupiah "Melonjak" jadi Rp8170,65,-

PETANI TANPA BULOG

DI HATI PETANI PASTI ADA BULOG

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Jakarta - FuilatNews.--, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dimobilisasi untuk menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa di beberapa titik di Jakarta. Sehari sebelumnya,...

Read more
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist