• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Janji Gombal Di Balik Gagalnya Revolusi Pertanian Jokowi dan Prabowo

Ali Syarief by Ali Syarief
May 15, 2024
in Feature, Politik
0
Budiman Bantah Tudingan Hasto, Prabowo Peniru Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

Pada Pilpres 2019, Jokowi mengumandangkan program ambisius untuk mencetak 2 juta hektar sawah baru. Sementara Prabowo Subianto, lawannya kala itu, mengkritik rencana tersebut dengan mempertanyakan sumber air yang akan digunakan untuk menghidupi sawah-sawah baru ini, darimana?. Sebagai gantinya, Prabowo menjanjikan pembangunan bendungan-bendungan baru yang akan memastikan pasokan air yang memadai.

Takdir tak sengaja, kemudian mempertemukan kedua penjanji itu dalam satu pemerintahan pasca-Pilpres, dengan Jokowi sebagai pemenang dan Prabowo bergabung sebagai Menteri Pertahanan.

Namun, apa yang sebenarnya terjadi dengan janji-janji tersebut?

Hingga saat ini, program 2 juta hektar sawah baru masih jauh dari kenyataan. Masalah-masalah klasik seperti birokrasi yang lamban, pembebasan lahan yang rumit, dan tantangan teknis serta lingkungan menjadi penghalang utama. Janji-janji pembangunan infrastruktur pertanian besar tampak tidak lebih dari sekedar wacana politik yang tidak terealisasi di lapangan. Bahkan, situasi menjadi lebih ironis ketika impor beras justru semakin meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa ambisi untuk mencapai swasembada pangan masih sangat jauh dari kenyataan.

Prabowo, yang akan dilantik menjadi presiden selanjutnya, juga tidak terlepas dari kritik. Ia tak bias menghundar dari kritik massive soal kegagalam food estate.

Sebagai Menteri Pertahanan, ia tidak langsung bertanggung jawab atas sektor pertanian, tetapi janji-janji politiknya di masa kampanye tetap menjadi sorotan. Janji untuk membangun banyak bendungan guna memastikan pasokan air bagi pertanian tidak konsisten dimunculkan lagi.

Memang, beberapa bendungan telah dibangun, namun jumlahnya masih jauh dari cukup untuk mendukung ekspansi besar-besaran lahan pertanian yang ada selama ini.

Lebih dari itu, Prabowo sebagai figur politik yang berambisi menjadi presiden itu,  seharusnya menunjukkan pemahaman yang mendalam dan solusi nyata terhadap masalah-masalah pertanian. Namun, hingga kini, tindakan konkret yang menunjukkan keseriusannya dalam menangani isu pertanian masih minim.  Jika benar-benar ingin membuktikan komitmennya, Prabowo harus mulai fokus pada kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.

Ketergantungan Indonesia pada impor beras dan jagung untuk pakan ternak adalah potret yang menunjukkan adanya masalah mendasar yang tidak terselesaikan. Kebijakan yang diambil pemerintah sering kali tidak tepat sasaran dan tidak konsisten. Hal ini mengakibatkan ketidakpastian bagi para petani dan gagal meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan. Prabowo, dengan pengaruh politiknya, seharusnya dapat mendorong perubahan kebijakan yang lebih berpihak kepada petani dan memastikan implementasinya berjalan dengan baik.

Di sisi lain, kondisi petani masih jauh dari kata sejahtera. Harga pupuk dan bahan bakar yang tinggi, akses terbatas ke teknologi modern, dan kurangnya dukungan pemerintah membuat petani kesulitan untuk meningkatkan hasil panen mereka. Banyak petani yang akhirnya terpaksa meninggalkan profesi mereka karena tidak mampu bersaing dengan produk impor yang lebih murah. Pemerintah perlu memperhatikan kesejahteraan petani dengan memberikan subsidi yang tepat, pelatihan, dan akses ke teknologi pertanian yang lebih baik.

Kritik terhadap Prabowo dan Jokowi tidak hanya sekedar tentang janji yang tidak terpenuhi, tetapi juga tentang kurangnya visi jangka panjang dan keberanian untuk mengambil langkah-langkah inovatif. Jika Prabowo benar-benar ingin menjadi presiden yang berhasil, ia harus menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan komitmen nyata untuk mengatasi masalah-masalah pertanian ini.

Tidak hanya itu, Prabowo harus berani mengakui kegagalan-kegagalan masa lalu dan belajar darinya. Menjadi presiden bukan hanya soal retorika kampanye, tetapi tentang memberikan solusi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat, terutama petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan bangsa. Masa depan pertanian Indonesia membutuhkan pemimpin yang visioner, bukan sekadar pembuat janji.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Disomasi Hendri Bangun, Dewan Kehormatan PWI Semakin Tidak Terhormat

Next Post

Untuk Penuhi Permintaan BPK Pejabat Waskita Karya Buat Proyek Fiktif Senilai Rp 10 M

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Untuk Penuhi Permintaan BPK Pejabat Waskita Karya Buat Proyek Fiktif Senilai Rp 10 M

Untuk Penuhi Permintaan BPK Pejabat Waskita Karya Buat Proyek Fiktif Senilai Rp 10 M

Hari Ini Sandra Dewi Dijadwalkan Menghadap Penyidik Kejagung Dalam Kasus Dugaan Korupsi Timah

Hari Ini Sandra Dewi Dijadwalkan Menghadap Penyidik Kejagung Dalam Kasus Dugaan Korupsi Timah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist