• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Untuk Penuhi Permintaan BPK Pejabat Waskita Karya Buat Proyek Fiktif Senilai Rp 10 M

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
May 15, 2024
in Feature
0
Untuk Penuhi Permintaan BPK Pejabat Waskita Karya Buat Proyek Fiktif Senilai Rp 10 M

Direktur Operasional Waskita Beton Precast Sugiharto dalam kesaksiannya untuk saksi terdakwa Direktur PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) periode 2016-2020 Djoko Dwijono dkk di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2024) mengatakan pernah menyiapkan uang Rp10 miliar untuk memenuhi permintaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. (Foto Kompas)

Share on FacebookShare on Twitter

Permintaan itu didasari karena banyak temuan dalam proyek jalan tol layang Jakarta-Cikampek (Japek) II alias Tol MBZ tahun 2016-2017.Untuk memenuhi permintaan itu, Sugiharto membuat sejumlah proyek fiktif.

Jakarta – Fusilatnews – Dalam persidangan kasus dugaan korupsi proyek jalan tol layang Jakarta-Cikampek (Japek) II alias Tol MBZ tahun 2016-2017.

Direktur Operasional Waskita Beton Precast Sugiharto dalam kesaksiannya untuk saksi terdakwa Direktur PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) periode 2016-2020 Djoko Dwijono dkk di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2024) mengatakan pernah menyiapkan uang Rp10 miliar untuk memenuhi permintaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Permintaan itu didasari karena banyak temuan dalam proyek jalan tol layang Jakarta-Cikampek (Japek) II alias Tol MBZ tahun 2016-2017.Untuk memenuhi permintaan itu, Sugiharto membuat sejumlah proyek fiktif.

Saat itu, ia menjabat sebagai Super Vice President (SPV) Infrastruktur 2 Waskita, sedangkan yang menjabat Direktur Operasional adalah Bambang Rianto.

“Di BAP saudara ada ditanya terkait proyek fiktif. Saudara ditanya oleh penyidik apakah ada proyek fiktif terkait pelaksanaan Tol Japek ini? Bisa dijelaskan?” tanya jaksa.

“Itu pada saat saya yang menjabat, Pak. Pada saat saya menjabat sebagai SPV-nya pada tahun 2021,” jawab Sugiharto.

“Apa pekerjaan fiktifnya?” lanjut jaksa.

“Pekerjaan fiktifnya itu untuk pekerjaan, saya hanya karena pekerjaan sudah 100 persen, pemeliharaan, hanya patching-patching (menambal) saja, Pak. Itu kecil saja,” terang dia.

“Berapa nilainya?” cecar jaksa.

“Rp10,5 miliar,” ungkap Sugiharto.

Jaksa kemudian menanyakan pihak yang menginisiasi proyek fiktif tersebut. Sugiharto mengatakan pada saat itu ia diperintah oleh atasannya yaitu Bambang Rianto.

“Oke. Gimana instruksinya?” tanya jaksa.

“‘Tolong disediain dana untuk di Japek ini ada keperluan untuk BPK Rp10,5 M’, Rp10 M-an lah, Pak. Nah, itu,” terang Sugiharto.

“Jadi, dari saya dipanggil, saya kumpulin teman-teman saya, VP saya saat itu, Pak Rozak (Faturrozak). Kan, setelah menjabat sebagai Kapro (kepala proyek), dia (Faturrozak) sebagai engineer dan VP, wakil saya pada saat 2021.

Saya panggil juga pengendali saya, namanya pak Reza. Menyampaikan di situ bahwa ada keperluan untuk BPK,” lanjut dia.

“Akhirnya dibuatkanlah dokumen seolah-olah ada pekerjaan senilai Rp10,5 miliar itu?” timpal jaksa yang dibenarkan Sugiharto.

Selanjutnya, jaksa mengonfirmasi keterangan para saksi di persidangan sebelumnya mengenai sejumlah proyek fiktif lainnya.

“Karena di keterangan saksi sebelumnya, di Pak Yudhi Mahyudin juga ada pekerjaan fiktif senilai Rp25 miliar, digunakan untuk pembelian mobil Pajero Sport. Kemudian di zaman Pak Faturrozak juga ada kemarin Rp10 miliar juga nilainya. Saudara tahu juga nilainya?” tanya jaksa.

“Kalau yang Rp10 miliar itu zamannya saya, Pak. Tapi, kalau yang sebelum itu saya enggak tahu,” jawab Sugiharto.

“Karena dari persidangan sebelumnya Pak Faturrozak menjelaskan ada proyek Rp10,2 miliar itu juga fiktif untuk pembelian mobil nih?” sambung jaksa mengonfirmasi.

“Oh, itu kurang tahu, Pak,” jawab Sugiharto.

“Berarti beda lagi nih? Banyak sekali proyek-proyek fiktifnya ya di Waskita?” sentil jaksa.

Jaksa turut mendalami detail temuan-temuan BPK dalam pelaksanaan proyek jalan tol MBZ. Hanya saja, Sugiharto mengaku tidak mengetahui temuan detailnya.

“Saya hanya diinstruksikan sama pak BR (Bambang Rianto), Direktur Operasional saya untuk keperluan pemenuhan BPK itu,” jawab Sugiharto.

Jaksa lantas membeberkan temuan-temuan yang dipermasalahkan BPK. Di antaranya kekurangan mutu beton, slab beton, struktur beton, termasuk kekurangan gerbang (gate) tol, yang totalnya ada kekurangan senilai Rp76 miliar.

“Tapi, saya yang tahunya pada saat ternyata ada temuan dari BPK bahwa gate (gerbang) tolnya kita kurang gitu, Pak. Awalnya di kontrak enam (gerbang), tapi kita kerjakan tiga (gerbang),” ucap Sugiharto mengakui.

“Berarti ada kekurangan ini senilai Rp76 miliar. Betul?” cecar jaksa.

“Betul, Pak,” ucap Sugiharto.

Jaksa kemudian mendalami temuan mengenai kekurangan senilai Rp76 miliar itu, apakah akhirnya dipenuhi atau tidak, termasuk soal pemenuhan Rp10 miliar ke BPK sehingga temuan-temuan itu tidak lagi muncul.

“Berita acara tadi saya kan enggak tahu juga, tapi keluar informasinya dari Pak Lasino katanya sudah dikembalikan juga Rp76 miliar itu,” ucap Sugiharto.

“Akhirnya uang tadi di ke manakan?” lanjut jaksa.

“Saya tidak tahu, Pak,” jawab Sugiharto.

Djoko Dwijono selaku Direktur PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) periode 2016-2020 didakwa merugikan keuangan negara sejumlah Rp510 miliar dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Tol MBZ tahun 2016-2017.

Tindak pidana tersebut dilakukan Djoko bersama-sama dengan Ketua Panitia Lelang di PT JJC Yudhi Mahyudin; Direktur Operasional II PT Bukaka Teknik Utama sejak tahun 2008 dan Kuasa KSO Bukaka PT KS Sofiah Balfas; dan Tony Budianto Sihite selaku Team Leader Konsultan Perencana PT LAPI Ganesatama Consulting dan Pemilik PT Delta Global Struktur. Masing-masing dari mereka dilakukan penuntutan terpisah.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Janji Gombal Di Balik Gagalnya Revolusi Pertanian Jokowi dan Prabowo

Next Post

Hari Ini Sandra Dewi Dijadwalkan Menghadap Penyidik Kejagung Dalam Kasus Dugaan Korupsi Timah

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Hari Ini Sandra Dewi Dijadwalkan Menghadap Penyidik Kejagung Dalam Kasus Dugaan Korupsi Timah

Hari Ini Sandra Dewi Dijadwalkan Menghadap Penyidik Kejagung Dalam Kasus Dugaan Korupsi Timah

Usulan PSI Soal Fraksi Threshold Tak Masuk Akal Tak Berdasar Hukum

Formappi Tuding DPR Berambisi Kerdilkan MK Lewat Revisi UU

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist