TOKYO – Jepang berencana bekerja sama dengan ASEAN untuk melatih 100.000 profesional digital berketerampilan tinggi di bidang kecerdasan buatan dan semikonduktor dalam lima tahun ke depan, kata Perdana Menteri Fumio Kishida pada hari Kamis.
Dalam pidatonya di Tokyo, Kishida juga mengumumkan bahwa pertemuan menteri kedua dari kerangka Komunitas Nol Emisi Asia yang dipimpin Jepang, yang melibatkan Australia dan negara-negara anggota ASEAN kecuali Myanmar, akan diadakan di ibu kota Indonesia, Jakarta, pada bulan Agustus.
Inisiatif ini muncul di tengah upaya untuk memperkuat kerja sama dengan blok regional yang beranggotakan 10 negara tersebut.
Selain itu, Jepang dan ASEAN akan mengembangkan strategi 10 tahun hingga tahun 2035 untuk mempromosikan industri otomotif generasi berikutnya, dengan rencana tersebut akan diumumkan pada musim gugur, kata Kishida.
Strategi ini akan dirumuskan bekerja sama dengan Lembaga Penelitian Ekonomi untuk ASEAN dan Asia Timur, yang berkantor pusat di Jakarta.
ASEAN terdiri dari Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
© KYODO

























