• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jika Jokowi Jadi Ketum PSI, Relawan Pada Ngaciiir

Ali Syarief by Ali Syarief
June 19, 2025
in Feature, Politik
0
Jika Jokowi Jadi Ketum PSI, Relawan Pada Ngaciiir
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews— Di negeri yang menolak lupa tapi gemar amnesia politik, berita tentang Joko Widodo yang digadang-gadang bakal jadi Ketua Umum PSI terdengar seperti denting kentongan di malam buta: membuat sebagian terbangun, sebagian lagi pura-pura tidur. Tapi suara itu tak bisa diabaikan, termasuk oleh mereka yang dulu mengarak namanya dari gang sempit ke halaman istana: para relawan.

Bara JP—barisan relawan yang selama ini berdiri seperti pagar betis mengawal Jokowi dari cercaan lawan maupun kekecewaan kawan—akhirnya mulai bersuara. Mereka bukan menolak Jokowi masuk partai. Tidak, itu bukan soal. Masalah muncul ketika Jokowi hendak bertakhta. Menjadi anggota biasa masih dianggap santun. Tapi jadi Ketua Umum? Itu perkara lain.

Utje Gustaaf Patty, Ketua Umum Bara JP, menyampaikan nada diplomatis yang aroma kritiknya harum, meski tak menusuk. “Kami mendukung beliau masuk parpol, apalagi PSI,” ujarnya, seraya memberi tameng berikutnya: “Tapi kalau jadi Ketum, kami harus mengkaji ulang posisi kami.”

Ini bukan sekadar soal partai, tapi soal etika dan sejarah. Relawan adalah spesies politik yang unik. Mereka bukan tentara bayaran. Mereka juga bukan kader partai. Mereka percaya, atau setidaknya dulu percaya, bahwa Jokowi adalah wajah rakyat yang muncul dari lorong-lorong sempit, bukan hasil pabrikasi elite. Maka ketika sang pemimpin berbalik arah dan mendekati panggung partai sebagai aktor utama—bukan penonton, bukan komentator—mereka mulai bertanya-tanya: apakah ini Jokowi yang kami dukung dulu? Atau ini versi rekayasa ulangnya?

Apa yang sedang terjadi?

Sejak lengser dari Istana, Jokowi seperti belum benar-benar rela menyerahkan tongkat estafet. Masih ingin pegang komando, walau lewat pintu belakang. PSI, partai muda yang lebih mirip fans club dibandingkan kendaraan politik, menawarkan karpet merah, bahkan bisa jadi permadani terbang. Dan Jokowi tampaknya tertarik.

Pertanyaannya, apa yang dicari Jokowi di sana? Legitimasi? Kekuasaan bayangan? Atau sekadar panggung?

Relawan—yang selama ini dipuja sebagai kekuatan rakyat organik—mendadak terjepit. Mereka dipaksa memilih antara loyalitas pribadi kepada Jokowi atau prinsip kebhinekaan politik yang selama ini mereka rawat dalam tubuh sendiri. Bara JP, misalnya, terdiri dari anggota berbagai partai. Ketika Jokowi mengambil posisi puncak di satu partai, maka netralitas kolektif itu pun koyak.

Dan jangan lupa, ini bukan sekadar soal jabatan. Ini tentang arah sejarah. Bila Jokowi benar-benar menjadi Ketum PSI, maka ia sedang menjungkirbalikkan narasi awal tentang dirinya sebagai pemimpin dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat—tanpa perlu partai. Kini, narasi itu sedang diganti dengan versi baru: pemimpin dari istana, untuk PSI, dan demi… siapa?


Jika Jokowi benar-benar menjadi Ketum PSI, maka relawan boleh pamit. Tapi jangan lupa: pamit pun perlu protokoler. Jangan sampai nanti mereka dituduh tidak sopan, seperti rakyat yang berani kecewa pada pemimpin pilihannya sendiri.

Tapi sebelum pamit, bolehlah relawan bertanya sekali lagi: “Pak, ini benar-benar pilihan Anda? Atau hanya strategi untuk tetap berkuasa sambil pura-pura pensiun?”

Kalau tidak ada jawaban, ya sudahlah. Mungkin memang sudah waktunya relawan berhenti percaya. Karena dalam politik, cinta tanpa logika hanyalah ilusi yang dipelihara oleh pidato dan jargon. Sedangkan rakyat butuh pemimpin, bukan penghibur.

— Tamat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bulog di Persimpangan: Pembela Petani atau Alat Negara?

Next Post

Pamer Uang Seperti Pajangan Showroom: Ketika Hukum Berubah Jadi Atraksi Sirkus

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Feature

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah
Feature

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
Next Post
Pamer Uang Seperti Pajangan Showroom: Ketika Hukum Berubah Jadi Atraksi Sirkus

Pamer Uang Seperti Pajangan Showroom: Ketika Hukum Berubah Jadi Atraksi Sirkus

Sebuah Potret Sandiwara Negara: 7,3 juta dinonaktifkan Penerima Bantuan PBI JKN – Sudah Sejahtera

Sebuah Potret Sandiwara Negara: 7,3 juta dinonaktifkan Penerima Bantuan PBI JKN - Sudah Sejahtera

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

June 8, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist